SINGAPURA — Memburuknya kualitas udara akibat paparan kabut asap tidak menyurutkan semangat komunitas pelari di Singapura untuk tetap beraktivitas fisik. Demi menghindari paparan polusi udara yang berbahaya bagi kesehatan, sekelompok pelari yang tergabung dalam komunitas X-Run Singapore mengalihkan rute latihan mereka dari jalanan terbuka ke dalam pusat perbelanjaan.
Aksi lari dalam ruangan (indoor running) ini digelar di lantai dua dan tiga pusat perbelanjaan Marina Square. Sebanyak puluhan pegiat lari melintasi koridor mal di antara deretan toko yang masih tutup, berhasil menempuh jarak bervariasi mulai dari 9 kilometer hingga 21 kilometer dalam durasi latihan selama dua jam.
Solusi Kreatif Menembus Solusi Polusi Udara
Inisiatif memanfaatkan area komersial sebagai lintasan lari ini dicetuskan oleh Joseph Estrella, penggerak sekaligus pimpinan komunitas X-Run Singapore. Langkah ini diambil agar para pelari tetap dapat menjaga konsistensi dan target latihan maraton tanpa harus mengorbankan kesehatan sistem pernapasan mereka akibat menghirup asap pencemar.
Gagasan inovatif tersebut mendapat respons positif dan izin dari pihak pengelola Marina Square. Melihat keberhasilan agenda perdana ini, pihak penyelenggara berencana menjadikan sesi lari dalam mal sebagai opsi latihan rutin alternatif setiap kali indeks kualitas udara di luar ruangan memburuk.
Sensasi Baru dan Kenyamanan Lebih Bagi Pelari
Para peserta menyambut hangat pengalaman unik berlari di dalam pusat perbelanjaan ini. Salah satu peserta, Elmer Loy, mengungkapkan bahwa sesi latihan di dalam mal memberikan kesegaran baru setelah sebelumnya ia harus berlari di atas mesin treadmill selama lebih dari sepekan akibat kondisi udara luar yang tidak mendukung.
Selain menghadirkan pengalaman visual yang berbeda, fasilitas pendingin udara (AC) di dalam mal turut menjaga suhu ruangan tetap sejuk. Kondisi lingkungan yang terkontrol ini dinilai jauh lebih nyaman dan aman bagi ketahanan fisik para pelari dibandingkan berlari di tengah kepungan kabut asap.
Kualitas Udara Menjauh dari Batas Aman
Sesi lari dalam ruangan tersebut dilakukan di tengah kondisi kualitas udara Singapura yang terus merosot. Pada saat kegiatan berlangsung, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) setempat mencatatkan angka berada pada rentang 130 hingga 199, yang mengindikasikan tingkat kualitas udara masuk dalam kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat bagi aktivitas luar ruangan.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post