Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
Antisipasi Tawuran Pelajar di Blitar Kepolisian Minta Siswa Tak Mudah Terpancing Provokasi Media Sosial/Warna Biru Hijau Jadi Simbol Baru Kemajuan Teknologi Kendaraan Otonom/Kinerja Keuangan Cemerlang, Laba Bersih Trimegah UVCR Melonjak Tajam 395 Persen/Lula Cetak Sejarah Terpilih Kembali Jadi Presiden Brasil untuk Keempat Kalinya/QatarEnergy Amankan Pasokan 4 Juta Ton LNG per Tahun dari Amerika Serikat/Lula da Silva Kembali Pimpin Brasil di Tengah Tumpukan Krisis Ekonomi/Singapura Desak Pemasok Hormati Kontrak Usai Indonesia Hentikan Pasokan Gas/KPK Hibahkan Aset Rampasan Korupsi Rp250 Juta demi Optimalkan Layanan Pertanahan Labuhanbatu/Pemkab Malang Genjot Gerakan Pangan Murah Demi Amankan Daya Beli Warga/Rekomendasi Aplikasi Terbaik untuk Catat Riwayat Bacaan dan Berburu Buku Baru/IHSG Berbalik Anjlok di Sesi Pertama meski 5 Saham Ini Sukses Melaju pesat/Protes Mahasiswa Tumbangkan Dominasi Pemimpin Serbia di Pemilu/Gelombang Demo Lumpuhkan Prancis: 400 Ribu Warga Turun ke Jalan, 1.000 Perusuh Ditangkap/Pilpres Brasil Ketat: Era Baru Lula da Silva atau Kembalinya Dinasti Bolsonaro/Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jakarta Selatan Resmi Jadi Tersangka/
Antisipasi Tawuran Pelajar di Blitar Kepolisian Minta Siswa Tak Mudah Terpancing Provokasi Media Sosial/Warna Biru Hijau Jadi Simbol Baru Kemajuan Teknologi Kendaraan Otonom/Kinerja Keuangan Cemerlang, Laba Bersih Trimegah UVCR Melonjak Tajam 395 Persen/Lula Cetak Sejarah Terpilih Kembali Jadi Presiden Brasil untuk Keempat Kalinya/QatarEnergy Amankan Pasokan 4 Juta Ton LNG per Tahun dari Amerika Serikat/Lula da Silva Kembali Pimpin Brasil di Tengah Tumpukan Krisis Ekonomi/Singapura Desak Pemasok Hormati Kontrak Usai Indonesia Hentikan Pasokan Gas/KPK Hibahkan Aset Rampasan Korupsi Rp250 Juta demi Optimalkan Layanan Pertanahan Labuhanbatu/Pemkab Malang Genjot Gerakan Pangan Murah Demi Amankan Daya Beli Warga/Rekomendasi Aplikasi Terbaik untuk Catat Riwayat Bacaan dan Berburu Buku Baru/IHSG Berbalik Anjlok di Sesi Pertama meski 5 Saham Ini Sukses Melaju pesat/Protes Mahasiswa Tumbangkan Dominasi Pemimpin Serbia di Pemilu/Gelombang Demo Lumpuhkan Prancis: 400 Ribu Warga Turun ke Jalan, 1.000 Perusuh Ditangkap/Pilpres Brasil Ketat: Era Baru Lula da Silva atau Kembalinya Dinasti Bolsonaro/Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jakarta Selatan Resmi Jadi Tersangka/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

Inovasi Better Cotton Bawa Standar Baru Pertanian Regeneratif Sektor Fashion Global

by Malang Today
October 15, 2026
Inovasi Better Cotton Bawa Standar Baru Pertanian Regeneratif Sektor Fashion

Inovasi Better Cotton Bawa Standar Baru Pertanian Regeneratif Sektor Fashion

Industri mode global tengah bersiap mengarungi era baru keberlanjutan yang lebih radikal. Better Cotton Initiative (BCI), organisasi nirlaba yang kini mengawasi lebih dari 20 persen produksi katun dunia, secara resmi mengumumkan transformasi mahabesar dalam sistem operasionalnya. BCI bertransisi penuh menjadi sistem standar regeneratif demi mendefinisikan ulang standar kesehatan tanah, ketahanan ekosistem, hingga kesejahteraan para petani di tingkat tapak.

Langkah strategis ini bukan sekadar pergantian istilah di atas kertas, melainkan fondasi baru bagi peta jalan sustainable fashion dunia. Melalui kerangka kerja anyar ini, para petani yang berafiliasi diwajibkan menerapkan praktik pertanian regeneratif yang disesuaikan dengan kondisi lokal. Tak hanya itu, mereka didorong untuk menetapkan target perbaikan berkelanjutan berbasis kriteria lingkungan dan sosial. Imbasnya, para raksasa peritel, label busana, hingga pemasok global akan mendapatkan alat ukur dampak lingkungan yang jauh lebih presisi serta jaminan pelacakan rantai pasok (traceability) yang transparan.

Kemenangan Tiga Arah bagi Alam, Petani, dan Industri Mode

Pergeseran paradigma ini disambut optimis oleh para petinggi industri. CEO Better Cotton, Nick Weatherill, menegaskan bahwa transformasi menuju sistem standar regeneratif ini dirancang untuk menciptakan dampak positif yang saling menguntungkan bagi seluruh ekosistem mode.

“Transisi kami ke sistem standar regeneratif bertujuan untuk membuka ‘kemenangan tiga arah’ (triple win) bagi alam, petani, dan industri secara keseluruhan,” ujar Nick Weatherill. “Ketika alam berkembang pesat, petani pun akan sejahtera. Saat para peritel dan merek busana mendukung kondisi ini melalui strategi akuisisi bahan baku dan investasi mereka, mereka sejatinya sedang membangun rantai pasok yang jauh lebih tangguh sekaligus mengamankan ketersediaan bahan baku katun jangka panjang.”

Inovasi Teknologi dan Akuisisi Digital

Untuk mengakselerasi transisi operasional ini di tingkat global, Better Cotton melangkah lebih jauh dengan menguasai infrastruktur teknologi modern. Organisasi ini resmi mengakuisisi tim dan teknologi Co:Farm dari perusahaan AgTech, Materra. Sistem digital ini dirancang khusus untuk memangkas birokrasi, mempermudah pengumpulan data lapangan, serta meringankan beban administratif para petani dan mitra lokal.

Direktur Komersial Better Cotton, Alia Malik, menekankan bahwa akuisisi teknologi ini menjadi pilar kunci dalam menjawab tuntutan transparansi pasar modern yang kian kritis terhadap isu lingkungan.

“Co:Farm lebih dari sekadar akuisisi teknologi biasa,” tegas Alia Malik. “Kami berinvestasi pada infrastruktur mendasar yang diperlukan untuk mendukung pertanian regeneratif dan tingkat transparansi yang kian diharapkan oleh pasar. Ambisi kami adalah menyebarkan inovasi—yang telah terbukti berhasil pada 10.000 petani—ke dalam jaringan pertanian kami yang jauh lebih luas.”

Uji Coba Lapangan Bersama Raksasa Mode H&M Group

Implementasi nyata dari strategi regeneratif ini telah mulai berdenyut di lapangan. Projek percontohan perdana difokuskan di wilayah Gujarat, India, bekerja sama dengan salah satu konlomerat mode terbesar dunia, H&M Group. Program kolaboratif ini memberikan pelatihan komprehensif serta pendampingan berkelanjutan kepada sedikitnya 12.000 petani lokal.

Pada tahun pertama pelaksanaannya, proyek ini menunjukkan hasil yang sangat menjanjikan:

  • Sebanyak 1.764 petani telah menerima pembayaran insentif atas komitmen mereka menerapkan praktik ramah lingkungan.
  • Rantai pasok H&M Group tercatat sukses menyerap sekitar 1.700 metrik ton serat katun BCI yang terintegrasi dan dapat dilacak asal-usulnya.
  • Capaian tersebut setara dengan 50 persen dari target awal yang ditetapkan oleh kedua belah pihak dalam fase percontohan.

Langkah transformatif ini melengkapi peta jalan keberlanjutan Better Cotton, setelah setahun sebelumnya mereka meluncurkan label konsumen baru yang kini tertera pada label pakaian di toko-toko retail. Dengan integrasi teknologi pelacakan dan standar pertanian regeneratif ini, para pecinta mode di seluruh dunia kini dapat menikmati busana favorit mereka dengan kepastian bahwa setiap helai benang katun yang mereka kenakan dibuat dengan menghormati bumi dan para pemetiknya.

Logo Malang Today
Malang Today

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.

Related Posts

Lula Da Silva Kembali Pimpin Brasil Di Tengah Tumpukan Krisis

Lula da Silva Kembali Pimpin Brasil di Tengah Tumpukan Krisis Ekonomi

by Malang Today
October 26, 2026

Luiz Inacio Lula da Silva kembali raih kemenangan di Pilpres Brazil untuk periode keempat di tengah bayang-bayang krisis ekonomi yang...

Singapura Desak Pemasok Hormati Kontrak Usai Indonesia Hentikan Pasokan Gas

Singapura Desak Pemasok Hormati Kontrak Usai Indonesia Hentikan Pasokan Gas

by Malang Today
October 26, 2026

Singapura mendesak pemasok hormati kontrak gas setelah Indonesia menghentikan ekspor guna mengamankan pasokan dan stabilitas energi nasional.

Gelombang Demo Lumpuhkan Prancis 400 Ribu Warga Turun Ke Jalan

Gelombang Demo Lumpuhkan Prancis: 400 Ribu Warga Turun ke Jalan, 1.000 Perusuh Ditangkap

by Malang Today
October 26, 2026

Aksi demo 400 ribu orang di Prancis berujung ricuh hingga 1.000 warga ditangkap. Ketahui penyebab kondisi negara yang masih membara...

Pilpres Brasil Ketat Era Baru Lula Da Silva Atau Kembalinya

Pilpres Brasil Ketat: Era Baru Lula da Silva atau Kembalinya Dinasti Bolsonaro

by Malang Today
October 26, 2026

Pemilu Brasil berlangsung sengit saat rakyat menentukan pilihan antara melanjutkan kepemimpinan Lula atau kembali ke era keluarga Bolsonaro.

Zelensky Sebut Pertemuan Trilateral As Ukraina Rusia Digelar November Mendatang

Zelensky Sebut Pertemuan Trilateral AS-Ukraina-Rusia Digelar November Mendatang

by Malang Today
October 26, 2026

Presiden Zelensky mengungkapkan pertemuan trilateral AS, Ukraina, dan Rusia dijadwalkan berlangsung pada November untuk membahas perdamaian.

Pabrik Sepatu Di Banten Gulung Tikar 1100 Buruh Kena Phk

Pabrik Sepatu di Banten Gulung Tikar, 1.100 Buruh Kena PHK Massal

by Malang Today
October 26, 2026

Pabrik sepatu di Banten resmi tutup dan berdampak pada 1.100 pekerja. Simak alasan penutupan serta dampaknya bagi industri manufaktur lokal.

Singapura Minta Indonesia Setia Pada Komitmen Pasokan Gas Bumi

Singapura Minta Indonesia Setia pada Komitmen Pasokan Gas Bumi

by Malang Today
October 25, 2026

PM Singapura tegaskan semua pihak wajib penuhi komitmen kontrak terkait pengurangan pasokan gas dari Indonesia demi menjaga stabilitas energi.

Utamakan Industri Dalam Negeri Indonesia Pangkas Ekspor Gas Ke Singapura

Utamakan Industri Dalam Negeri, Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura

by Malang Today
October 25, 2026

Indonesia memangkas ekspor gas ke Singapura demi memenuhi kebutuhan industri domestik dan memperkuat ketahanan energi nasional.

Prancis Memanas Hampir 1000 Pendemo Ditangkap Saat 70 Ribu Aparat

Prancis Memanas: Hampir 1.000 Pendemo Ditangkap saat 70 Ribu Aparat Dikerahkan

by Malang Today
October 25, 2026

Demo di Prancis berakhir ricuh hingga hampir 1.000 orang ditangkap. Pemerintah mengerahkan 70.000 aparat pengaman untuk mengendalikan situasi terkini.

Guncang Jakarta Ye Dobrak Kerinduan 50 Ribu Penggemar Lewat Deretan

Guncang Jakarta, Ye Dobrak Kerinduan 50 Ribu Penggemar Lewat Deretan Tembang Lawas Kanye West

by Malang Today
October 25, 2026

Ye pukau 50 ribu penggemar di Jakarta lewat konser megah yang membawakan deretan lagu hits klasik sang rapper dalam aksi...

Discussion about this post

Signaturee 2026 Badge
Signaturee Avatar
View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

8283
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.