Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
Perusahaan Roket China Siap Uji Coba Pengiriman Farmasi ke Luar Angkasa/The Solitaire Dorong Bali Jadi Pusat Destinasi Bedah Estetika dan Longevity Dunia/Final Piala ASEAN di GBK: Timnas Indonesia Usung Misi Balas Dendam Kontra Thailand/Rayakan Milad ke-81, Gerakan Pemuda Islam Konsolidasi Organisasi Lewat Sidang Dewan di Bogor/Lewat Sisa Percakapan, LayarKaca Tegaskan Resonansi Musik Perdananya/Polres Malang Penggerebek Arena Sabung Ayam di Poncokusumo dan Gagalkan Perjudian Warga/Bukan Sekadar AI, Gedung Putih Kini Sebut Teknologi Kecerdasan Buatan Sebagai Super Intelligence/DSSA Memimpin, 10 Saham Pilihan Sukses Menjadi Penopang Utama IHSG/Menanti Hukuman Mati Selama 41 Tahun, Pria Ini Akhirnya Dibebaskan/Kompetisi Inovasi dan Kewirausahaan Talenta Luar Negeri Nanning Ke-9 Resmi Berakhir/Kunci Sederhana Dongkrak Kualitas Hidup Mulai dari Memperbaiki Pola Tidur/Gempur 32 Hari Keliling AS, Trump Pertaruhkan Dominasi Partai Republik Jelang Pemilu/Apindo Peringatkan RUU Ketenagakerjaan Berpotensi Hambat Investasi dan Pembukaan Lapangan Kerja/Gelar Mutasi Besar-besaran, Kapolri Rotasi 14 Pejabat Utama Mabes Polri Termasuk Kabareskrim/Lewat Kini Harus Selesai, The Latifa Merayakan Seni Merelakan dalam Balut Musik yang Dewasa/
Perusahaan Roket China Siap Uji Coba Pengiriman Farmasi ke Luar Angkasa/The Solitaire Dorong Bali Jadi Pusat Destinasi Bedah Estetika dan Longevity Dunia/Final Piala ASEAN di GBK: Timnas Indonesia Usung Misi Balas Dendam Kontra Thailand/Rayakan Milad ke-81, Gerakan Pemuda Islam Konsolidasi Organisasi Lewat Sidang Dewan di Bogor/Lewat Sisa Percakapan, LayarKaca Tegaskan Resonansi Musik Perdananya/Polres Malang Penggerebek Arena Sabung Ayam di Poncokusumo dan Gagalkan Perjudian Warga/Bukan Sekadar AI, Gedung Putih Kini Sebut Teknologi Kecerdasan Buatan Sebagai Super Intelligence/DSSA Memimpin, 10 Saham Pilihan Sukses Menjadi Penopang Utama IHSG/Menanti Hukuman Mati Selama 41 Tahun, Pria Ini Akhirnya Dibebaskan/Kompetisi Inovasi dan Kewirausahaan Talenta Luar Negeri Nanning Ke-9 Resmi Berakhir/Kunci Sederhana Dongkrak Kualitas Hidup Mulai dari Memperbaiki Pola Tidur/Gempur 32 Hari Keliling AS, Trump Pertaruhkan Dominasi Partai Republik Jelang Pemilu/Apindo Peringatkan RUU Ketenagakerjaan Berpotensi Hambat Investasi dan Pembukaan Lapangan Kerja/Gelar Mutasi Besar-besaran, Kapolri Rotasi 14 Pejabat Utama Mabes Polri Termasuk Kabareskrim/Lewat Kini Harus Selesai, The Latifa Merayakan Seni Merelakan dalam Balut Musik yang Dewasa/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

Final Piala ASEAN di GBK: Timnas Indonesia Usung Misi Balas Dendam Kontra Thailand

by Malang Today
October 3, 2026
Final Piala Asean Di Gbk Timnas Indonesia Usung Misi Balas

Final Piala Asean Di Gbk Timnas Indonesia Usung Misi Balas

Promo Hujan Bonus Fiberzone #Internetcepatindonesia

JAKARTA — Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) bakal menjadi panggung duel panas saat Tim Nasional Indonesia bertemu rival abadi mereka, Thailand, dalam laga pamungkas FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (5/10) malam WIB. Pertandingan puncak ini menjadi momentum emas bagi skuad Garuda untuk mengakhiri trauma masa lalu dan meretas sejarah baru di hadapan puluhan ribu pendukungnya sendiri.

Laga yang dijadwalkan kick-off pukul 20.00 WIB tersebut membawa misi besar bagi Indonesia: memutus kutukan kekalahan adu penalti dari tim berjuluk The War Elephants yang kerap menghantui di stadion kebanggaan tanah air tersebut.

Bayang-Bayang Tragedi Adu Penalti di GBK

Sejarah mencatat, GBK kerap menjadi tempat yang menyakitkan bagi Indonesia saat menjamu Thailand di partai final. Dua kali melangkah ke laga puncak di stadion ini, dua kali pula Indonesia harus mengelus dada lantaran kalah tragis lewat drama adu penalti.

Momen pahit pertama terjadi pada final SEA Games 1997 tanggal 18 Oktober 1997. Bermain sengit selama 120 menit dengan skor imbang 1-1, mimpi Indonesia meraih medali emas kandas setelah Thailand unggul 4-2 dalam adu tos-tosan.

Skenario serupa terulang lima tahun kemudian pada final Piala AFF 2002, tepatnya 29 Desember 2002. Indonesia sempat tertinggal dua gol lebih dulu lewat aksi Chukiat Noosalung dan Therdsak Chaiman. Namun, semangat pantang menyerah ditunjukkan skuad Garuda yang berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui gol Yaris Riyadi dan Gendut Doni.

Sayang, setelah skor imbang bertahan hingga perpanjangan waktu, keberuntungan kembali memihak Tim Gajah Putih. Indonesia lagi-lagi menelan kekalahan dengan skor identik 2-4 di babak adu penalti. Kini, setelah lebih dari dua dekade, kesempatan untuk membalas dendam sejarah itu akhirnya terbuka lebar.

Langkah Menuju Partai Puncak

Indonesia melenggang ke partai final dengan catatan impresif. Skuad Garuda mengamankan tiket laga puncak usai melumat Bangladesh dengan skor telak 9-2 pada laga pamungkas Grup A, Kamis lalu. Hasil tersebut mengokohkan posisi Indonesia di puncak klasemen Grup A dengan koleksi tujuh poin, unggul selisih gol dari Malaysia.

Di sisi lain, Thailand memastikan langkahnya ke final usai menundukkan Vietnam 2-0 dan mengunci status juara Grup B. Meski sempat menelan kekalahan tipis 1-2 dari Filipina pada laga terakhir grup di Stadion Si Jalak Harupat, posisi Thailand tetap tak tergoyahkan.

Adu Taktik Dua Juru Taktik Inggris

Laga final ini kian menarik lantaran menyajikan adu mekanik dan adu kecerdasan taktik antara dua pelatih asal Inggris: John Herdman di kubu Indonesia dan Anthony Hudson di kubu Thailand. Rivalitas keduanya bukan barang baru, sebab mereka pernah saling berhadapan saat Herdman menukangi Timnas Kanada dan Hudson berada di jajaran pelatih Timnas Amerika Serikat.

Herdman mengaku sangat antusias menyambut duel taktis ini. Menurutnya, Hudson sudah sangat memahami karakter permainan yang diusungnya sejak mereka berkiprah di kawasan zona Concacaf.

“Dia tahu betul cara saya bermain. Dia mempelajari Kanada saat kami berhadapan dengan Amerika Serikat dalam banyak kesempatan,” ujar Herdman.

Pelatih berpaspor Inggris itu menilai laga final ini sebagai panggung ideal untuk menguji kedalaman taktik masing-masing. “Kami memiliki peluang besar untuk meraih trofi pertama, mengukir sejarah, dan terus membuat negara ini bangga,” tegas Herdman seraya meminta para pemainnya tetap fokus pada pemulihan fisik.

Sementara itu, pelatih Thailand Anthony Hudson mengusung target tunggal untuk membawa pulang piala. Ia menyoroti tingginya kualitas turnamen kali ini lantaran mayoritas kontestan menurunkan komposisi skuad terbaik mereka.

“Level turnamen ini jelas lebih tinggi karena semua tim membawa pemain-pemain utama mereka. Berbeda dengan gelaran sebelumnya, kali ini kami tampil penuh. Target kami sangat jelas, yaitu keluar sebagai juara,” tegas Hudson.

Pertandingan Senin malam nanti akan menjadi pembuktian pamungkas: mampukah Indonesia menghapus trauma masa lalu di GBK, ataukah Thailand yang kembali menegaskan dominasinya di Asia Tenggara?

Logo Malang Today
Malang Today

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.

Related Posts

Perusahaan Roket China Siap Uji Coba Pengiriman Farmasi Ke Luar

Perusahaan Roket China Siap Uji Coba Pengiriman Farmasi ke Luar Angkasa

by Xinhua News
October 3, 2026

Perusahaan roket China siap uji coba pengiriman muatan farmasi ke luar angkasa guna mendukung riset medis dan inovasi obat masa...

Rayakan Milad Ke 81 Gerakan Pemuda Islam Konsolidasi Organisasi Lewat Sidang

Rayakan Milad ke-81, Gerakan Pemuda Islam Konsolidasi Organisasi Lewat Sidang Dewan di Bogor

by Malang Today
October 3, 2026

Rayakan Milad ke-81, Gerakan Pemuda Islam menggelar Sidang Dewan Organisasi di Bogor untuk perkuat konsolidasi dan merumuskan arah strategi bangsa.

Dssa Memimpin 10 Saham Pilihan Sukses Menjadi Penopang Utama Ihsg

DSSA Memimpin, 10 Saham Pilihan Sukses Menjadi Penopang Utama IHSG

by Malang Today
October 3, 2026

DSSA memimpin penguatan IHSG bersama 10 saham penopang utama lainnya. Simak daftar lengkap saham penyangga bursa dan analisis pergerakannya di...

Menanti Hukuman Mati Selama 41 Tahun Pria Ini Akhirnya Dibebaskan

Menanti Hukuman Mati Selama 41 Tahun, Pria Ini Akhirnya Dibebaskan

by BBC Indonesia
October 3, 2026

Pria ini akhirnya dibebaskan dari hukuman mati setelah menanti selama 41 tahun karena terbukti tidak bersalah dalam kasus hukum rumit.

Kompetisi Inovasi Dan Kewirausahaan Talenta Luar Negeri Nanning Ke 9 Resmi

Kompetisi Inovasi dan Kewirausahaan Talenta Luar Negeri Nanning Ke-9 Resmi Berakhir

by Xinhua News
October 3, 2026

Kompetisi Inovasi Talenta Luar Negeri Nanning ke-9 resmi berakhir dan sukses melahirkan jajaran wirausahawan global serta inovasi teknologi terbaik.

Gempur 32 Hari Keliling As Trump Pertaruhkan Dominasi Partai Republik

Gempur 32 Hari Keliling AS, Trump Pertaruhkan Dominasi Partai Republik Jelang Pemilu

by Malang Today
October 3, 2026

Trump gelar safari politik 32 hari keliling AS demi tingkatkan dukungan Partai Republik jelang Pemilu. Simak strategi penuhnya di sini!

Apindo Peringatkan Ruu Ketenagakerjaan Berpotensi Hambat Investasi Dan Pembukaan Lapangan

Apindo Peringatkan RUU Ketenagakerjaan Berpotensi Hambat Investasi dan Pembukaan Lapangan Kerja

by Malang Today
October 3, 2026

Apindo memperingatkan bahwa RUU Ketenagakerjaan berpotensi menghambat masuknya investasi dan menekan pertumbuhan lapangan kerja di Indonesia.

Gelar Mutasi Besar Besaran Kapolri Rotasi 14 Pejabat Utama Mabes Polri

Gelar Mutasi Besar-besaran, Kapolri Rotasi 14 Pejabat Utama Mabes Polri Termasuk Kabareskrim

by Malang Today
October 3, 2026

Kapolri resmi rotasi 14 pejabat utama Mabes Polri termasuk posisi Kabareskrim dan Kakortastipidkor guna penyegaran serta penguatan organisasi.

Satu Dekade Indonesia Comic Con Akselerasi Pertumbuhan Sektor Ekonomi Kreatif

Satu Dekade Indonesia Comic Con Akselerasi Pertumbuhan Sektor Ekonomi Kreatif

by Malang Today
October 3, 2026

Rayakan satu dekade, Indonesia Comic Con 2026 siap memajukan industri ekonomi kreatif nasional melalui kolaborasi pop culture dan UMKM lokal.

Drama Penyanderaan Berakhir Empat Wni Korban Pembajakan Somalia Bebas

Drama Penyanderaan Berakhir, Empat WNI Korban Pembajakan Somalia Bebas

by BBC Indonesia
October 3, 2026

Empat WNI berhasil dibebaskan setelah drama penyanderaan oleh bajak laut Somalia berakhir damai. Simak kronologi selengkapnya di sini.

Discussion about this post

View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

imunify-bot-check 6604
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.