Putra dari presenter papan atas Deddy Corbuzier, Azka Corbuzier, resmi menandai langkah perdananya di dunia seni peran melalui film pendek bergenre drama-aksi berjudul Home, Almost. Tidak tanggung-tanggung, debut akting Azka langsung menembus kancah internasional setelah karya tersebut terpilih untuk menjalani pemutaran perdana dunia (world premiere) sekaligus berkompetisi di festival film bergengsi, Urbanworld Film Festival 2026, di New York, Amerika Serikat.
Film yang disutradarai oleh Tumpal Tampubolon ini dijadwalkan tayang di Regal Union Square, New York City, pada Kamis, 15 Oktober 2026 waktu setempat (atau Jumat, 16 Oktober 2026 WIB). Pemutaran film ini masuk dalam program khusus bertajuk Love, Home + Becoming I. Poin krusial dari pencapaian ini adalah status Urbanworld Film Festival ke-30 sebagai festival yang memiliki kualifikasi Academy Award®-qualifying. Artinya, karya yang berhasil memenangi kategori tertentu dalam festival ini berpeluang masuk dalam daftar pertimbangan ajang penghargaan film tertinggi dunia, Oscar.
Persiapan Setahun Demi Karakter Petarung MMA
Dalam film berdurasi 18 menit ini, Azka dipercaya memegang peran utama sebagai seorang petarung amatir Mixed Martial Arts (MMA). Peran tersebut menuntut stamina fisik yang prima, penguasaan koreografi laga yang presisi, serta kedalaman emosi untuk menghidupkan konflik utama narasi.
Azka mengungkapkan bahwa dirinya menghabiskan waktu hingga satu tahun penuh untuk melakukan persiapan matang, baik secara mental, fisik, maupun emosional demi memberikan penampilan terbaiknya di depan kamera.
“Film ini adalah debut aku sebagai aktor. Aku sangat bersyukur bisa mendapatkan kesempatan untuk bermain bersama aktor-aktor dan kru yang luar biasa. Memberikan penampilan yang benar-benar kuat tentu bukan hal yang mudah. Selama satu tahun aku mempersiapkan diri secara mental, fisik, dan emosi agar bisa memberikan yang terbaik untuk film ini,” ujar Azka Corbuzier menguraikan pengalamannya.
Eksplorasi Maskulinitas dan Hubungan Tiga Generasi
Secara garis besar, Home, Almost menyoroti dinamika hubungan keluarga Tionghoa-Indonesia melalui sudut pandang tiga generasi laki-laki. Cerita bermula saat sang karakter utama meraih kemenangan di atas ring MMA. Namun, euforia tersebut mendadak berubah keruh ketika ia harus terlibat bentrokan jalanan saat mengantar pulang adiknya yang mabuk, di bawah kepungan rasa cemas sang ayah.
Melalui perjalanan satu malam yang intensif, film ini membedah bagaimana rasa cinta, perlindungan, dan tanggung jawab diekspresikan secara kontras lewat kontrol, kekerasan, hingga sikap diam. Benturan ego dan emosi tersebut perlahan meruntuhkan hierarki maskulinitas dalam keluarga tersebut, hingga berujung pada peristiwa yang mengubah jalan hidup mereka selamanya.
Kolaborasi Sineas Berbakat Tanah Air
Proyek film pendek ini diproduksi oleh rumah produksi Aftersun Creative yang berkolaborasi dengan Dektos. Posisi produser diisi oleh Annisa Adjam dan Pramudya Andika, dengan Leona Lestaria bertindak sebagai co-producer. Naskah cerita ditulis oleh Kenneth Lisungan, sementara sosok Deddy Corbuzier turut ambil bagian di balik layar sebagai executive producer.
Selain menampilkan bakat muda Azka Corbuzier, film ini juga diperkuat oleh jajaran aktor berpengalaman seperti Verdi Solaiman dan aktor muda Millo Taslim. Penampilan kolektif para pemeran ini berhasil membawa narasi lokal Indonesia dengan tema universal mengenai keluarga dan identitas ke panggung perfilman global.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post