MATARAM — Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) menerjunkan 200 personel Satuan Brimob untuk memperkuat penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Tengah. Pengiriman pasukan dalam skema Bawah Kendali Operasi (BKO) Operasi Aman Nusa II ini dilepas langsung oleh Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja di Mataram.
Langkah taktis ini diambil guna mendukung pemadaman, pemantauan titik api (hotspot), serta patroli pencegahan intensif di lima wilayah hukum kepolisian yang rawan karhutla. Langkah kolaboratif lintas polda ini diharapkan mampu menekan potensi bencana asap yang mengancam ekosistem dan kesehatan masyarakat setempat.
Misi Kemanusiaan dan Pembagian Tim Taktis
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid menyampaikan bahwa sebanyak dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) yang dikirimkan terbagi ke dalam 24 tim taktis. Setiap tim diisi oleh delapan personel berpengalaman yang dirancang bergerak cepat dan fleksibel di medan sulit.
“Penempatan pasukan dirancang presisi untuk menjangkau titik-titik rawan. Polres Kapuas dan Polres Pulang Pisau masing-masing mendapatkan porsi enam tim atau 48 personel. Sementara untuk Polres Kotawaringin Barat, Polres Kotawaringin Timur, dan Polres Katingan masing-masing ditempatkan empat tim atau 32 personel,” ujar Kholid dalam keterangannya.
Untuk mengoptimalkan jalur komando dan koordinasi lapangan, posko utama sekaligus kedudukan komandan batalyon penugasan dipusatkan di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat.
Penekanan Keselamatan dan Marwah Kesatuan
Dalam arahan pelepasannya, Kapolda NTB menginstruksikan agar seluruh personel tetap mengedepankan profesionalisme, menjaga integritas, serta memprioritaskan keselamatan jiwa selama berhadapan dengan bahaya karhutla di lapangan.
“Bapak Kapolda menekankan bahwa ini adalah misi kemanusiaan yang membutuhkan dedikasi dan kesiapan mental tinggi. Pesan tegas beliau, berangkat penugasan kemanusiaan 200 personel, kembali pun harus tetap lengkap 200 personel dalam keadaan sehat,” kata Kholid menirukan arahan Kapolda.
Kehadiran ratusan prajurit Brimob Polda NTB ini diharapkan mampu mengakselerasi pemadaman darat, memperketat patroli edukasi pencegahan pembakaran lahan, serta memberikan rasa aman dan perlindungan maksimal bagi masyarakat Kalimantan Tengah dari bahaya karhutla.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post