Pesona Siluet Berdaya: Sarah Burton Reboisasi Estetika Givenchy di Paris Fashion Week
Satu setengah tahun pasca mengambil alih kemudi kreatif dari Matthew M. Williams, Sarah Burton makin mempertegas taringnya di rumah mode mewah Givenchy. Tangan dingin mantan wadir kreatif Alexander McQueen ini berhasil menghadirkan konsistensi visual yang kokoh, memadukan tradisi haute couture dengan kebutuhan gaya hidup perempuan modern. Lewat koleksi Busana Wanita Spring/Summer 2027 yang diperagakan di area bersejarah Les Invalides pada gelaran Paris Fashion Week, Burton membuktikan kemampuannya menyajikannya sebuah pergelaran busana yang memikat dan menuai pujian kritis.
Puncak kemegahan koleksi ini terpancar saat supermodel legendaris Eva Herzigova melangkah anggun di atas runway. Ia mengenakan gaun malam hitam asimetris berkerah megah dengan detail drape dramatis, dipadukan sarung tangan kulit berhiaskan pita besar. Kemunculan tersebut mempertegas visi utama sang desainer: melahirkan siluet yang memancarkan kekuatan, keberanian, sekaligus perlindungan bagi tubuh perempuan.
Dekomposisi Tailoring: Rekonstruksi Gaya Formal yang Maskulin dan Puitis
Di atas panggung peragaan yang dirancang menyerupai labirin geometris, Burton menampilkan eksplorasi pemotongan (cut) dan drapery yang mengagumkan. Pakaian kerja dan busana formal mengalami dekonstruksi total. Gaun terusan (sheath dress) dari kulit hitam tanpa lengan yang membuka peragaan tampil beda lewat lapisan dalam berwarna kuning asam serta deretan ritsleting logam multifungsi, memberikan kebebasan fleksibilitas gaya bagi pemakainya.
Sarah Burton merevisi proporsi busana klasik seperti rok pensil, blazer double-breasted, hingga kemeja satin. Celana panjang dirancang dalam potongan ultra-wide yang bervolume, sementara struktur jas dimodifikasi secara berani—mulai dari potongan lengan berlapis yang menyilang di dada hingga bagian belakang jas yang dipotong melengkung untuk mengekspos garis pinggul. Permainan kontras ini memberi napas baru pada gaya tailoring yang biasanya kaku menjadi lebih puitis namun tetap profesional.
Aksesori Mewah dan Sentuhan Sinematik Gaun Malam
Di bawah kepemimpinan CEO Amandine Ohayon, rumah mode milik konglomerat LVMH ini juga makin agresif menonjolkan lini aksesorisnya. Panggung peragaan dipenuhi jajaran sepatu bot kulit, pumps warna cerah berhias pom-pom aksentual, perhiasan maksi berupa kalung dan gelang tegas, hingga variasi tas kulit bertekstur eksotis serta bermotif fauna yang mewah.
Menjelang penutup peragaan, suasana berubah bak narasi dongeng yang magis. Burton menghadirkan gaun-gaun hijau tua berbalut teknik drape rumit, gaun putih berbentuk kelopak bunga yang mengembang indah, hingga gaun malam dengan struktur lingkaran emas di bagian punggung. Lewat perpaduan elemen maskulin yang tegas dan kelembutan material yang melayang, Givenchy untuk musim Spring/Summer 2027 berhasil menyampaikan sebuah pernyataan gaya yang tangguh, elegan, dan memesona.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post