NANNING — Pemerintah Kota Nanning di Daerah Otonom Zhuang Guangxi, China, menggelar Konferensi Koridor Ekonomi Nanning-Hanoi dan Kota Persahabatan Nanning Sabuk dan Jalan. Forum strategis ini mempertemukan perwakilan pemerintah, pelaku bisnis, dan akademisi dari berbagai negara untuk memperkuat kerja sama lintas negara berbasis teknologi digital dan infrastruktur konektivitas.
Mengusung tema “Memberdayakan Kota dengan Kecerdasan Digital, Terhubung untuk Masa Depan Bersama,” konferensi ini berfokus pada tiga pilar utama, yakni pengembangan kecerdasan buatan (AI), optimalisasi Kanal Pinglu, dan penguatan sektor pariwisata budaya.
Dorong Momentum Baru Kerja Sama China-ASEAN
Kerja sama antara Nanning dan kota-kota di kawasan ASEAN kini memasuki babak baru. Momentum ini didorong oleh perkembangan Koridor Perdagangan Darat-Laut Internasional Baru, penandatanganan Protokol Peningkatan Kawasan Perdagangan Bebas China-ASEAN 3.0, serta hadirnya Kanal Pinglu. Berbagai faktor tersebut dinilai mempercepat integrasi sektor perdagangan, logistik, ekonomi digital, hingga pertukaran antarmasyarakat.
Penjabat Wali Kota Nanning, Zhong Dezhi, menyampaikan komitmennya untuk memperdalam kolaborasi bersama kota-kota persahabatan internasional. Fokus kemitraan mencakup peningkatan konektivitas, perluasan volume perdagangan, adopsi kecerdasan buatan, hingga pengembangan budaya dan pertukaran pemuda.
Komitmen serupa datang dari kawasan ASEAN. Bertepatan dengan peringatan 20 tahun hubungan persahabatan Nanning dan Hai Phong, Wakil Ketua Komite Rakyat Hai Phong (Vietnam), Hoang Minh Cuong, menyambut positif penguatan kerja sama ini. Pihaknya membidik kolaborasi lebih erat pada sektor transformasi digital, logistik, serta pariwisata.
Aliansi AI dan Integrasi Kanal Pinglu
Teknologi kecerdasan buatan menjadi sorotan utama dalam forum ini. Para delegasi mendiskusikan pemanfaatan teknologi digital untuk menunjang tata kelola perkotaan dan efisiensi industri. Sebagai langkah konkret, aliansi kerja sama industri AI antar-kota persahabatan Nanning resmi diluncurkan guna memfasilitasi transfer teknologi dan kolaborasi bisnis.
Di sisi lain, peranan Kanal Pinglu dinilai sangat vital dalam memperkuat jalur logistik regional. Kanal ini dirancang untuk menghubungkan Kota Nanning secara langsung dengan pelabuhan-pelabuhan di Teluk Beibu serta pasar ASEAN. Pemerintah Nanning juga mulai mengintegrasikan infrastruktur transportasi air tersebut dengan sektor pariwisata melalui pembukaan rute kapal penumpang dan wisata budaya berbasis kanal.
Penguatan Pariwisata dan Penandatanganan Proyek Strategis
Sektor pariwisata dan budaya turut menjadi fokus pembahasan untuk mempererat hubungan antarmasyarakat. Para peserta sepakat merancang rute pariwisata bersama, memfasilitasi pertukaran wisatawan, serta menggelar berbagai program budaya antar-negara.
Rangkaian konferensi ini diakhiri dengan penandatanganan sejumlah kesepakatan proyek kerja sama strategis. Kesepakatan tersebut diproyeksikan akan semakin memperluas jaringan kemitraan Nanning, khususnya dengan kota-kota di kawasan ASEAN.

Xinhuanet is a comprehensive service-oriented news information portal and the most influential online media in China











Discussion about this post