Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
Isu Papua Bergulir di PBB, Akankah Konflik Bersenjata Berakhir?/Ancaman Musim Dingin Ekstrem Intai Warga Afghanistan di Tengah Keterbatasan Pangan dan Bantuan/Perkuat Hubungan Diplomatik, Dubes Djauhari Oratmangun Hadiri Peringatan Kemitraan Indonesia dan Mongolia/Kilat Karier Suyudi: Ditelepon Pagi Hari, Resmi Jabat Kapolri Saat Sore/Danlanud Abd Saleh Pimpin Tradisi Kenaikan Pangkat Puluhan Prajurit TNI AU di Malang/Bitcoin Melonjak Saat Yield Obligasi AS Merosot/IRGC Ancam Pakai Senjata Baru jika AS Nekat Serang Iran/Pilot dan Kopilot Berkelahi di Kokpit, Keselamatan Penerbangan Terancam Bahaya/Eksplorasi Kontras dan Obsesi Estetika Chemena Kamali di Panggung Chloé/Bantai Bangladesh 9-2, Timnas Indonesia Melenggang Gagah ke Final FIFA ASEAN Cup/Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Pemkot Batu Tegaskan Pentingnya Menjaga Persatuan Warga/Pakar Peringatkan El Nino Ancam Perburuk Krisis Ekonomi Amerika Latin/Inovasi Mode Klasik hingga Futuristik Mengguncang Panggung Milan Fashion Week/Trump Ancam Balas Iran Jika Terbukti Terlibat Serangan Pesawat Flydubai/Babak Pertama, Timnas Indonesia Bantai Bangladesh Enam Gol Tanpa Balas/
Isu Papua Bergulir di PBB, Akankah Konflik Bersenjata Berakhir?/Ancaman Musim Dingin Ekstrem Intai Warga Afghanistan di Tengah Keterbatasan Pangan dan Bantuan/Perkuat Hubungan Diplomatik, Dubes Djauhari Oratmangun Hadiri Peringatan Kemitraan Indonesia dan Mongolia/Kilat Karier Suyudi: Ditelepon Pagi Hari, Resmi Jabat Kapolri Saat Sore/Danlanud Abd Saleh Pimpin Tradisi Kenaikan Pangkat Puluhan Prajurit TNI AU di Malang/Bitcoin Melonjak Saat Yield Obligasi AS Merosot/IRGC Ancam Pakai Senjata Baru jika AS Nekat Serang Iran/Pilot dan Kopilot Berkelahi di Kokpit, Keselamatan Penerbangan Terancam Bahaya/Eksplorasi Kontras dan Obsesi Estetika Chemena Kamali di Panggung Chloé/Bantai Bangladesh 9-2, Timnas Indonesia Melenggang Gagah ke Final FIFA ASEAN Cup/Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Pemkot Batu Tegaskan Pentingnya Menjaga Persatuan Warga/Pakar Peringatkan El Nino Ancam Perburuk Krisis Ekonomi Amerika Latin/Inovasi Mode Klasik hingga Futuristik Mengguncang Panggung Milan Fashion Week/Trump Ancam Balas Iran Jika Terbukti Terlibat Serangan Pesawat Flydubai/Babak Pertama, Timnas Indonesia Bantai Bangladesh Enam Gol Tanpa Balas/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

Sengkarut Kopdes Merah Putih: Manajer Terlempar Luar Pulau, Gaji Minim, dan Jeratan Hukum Remang-Remang

by BBC Indonesia
October 1, 2026
Sengkarut Kopdes Merah Putih Manajer Terlempar Luar Pulau Gaji Minim

Sengkarut Kopdes Merah Putih Manajer Terlempar Luar Pulau Gaji Minim

Promo Hujan Bonus Fiberzone #Internetcepatindonesia

MALANG TODAY – Kebijakan penempatan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) menuai gelombang protes dari para peserta. Keputusan pemerintah yang mendistribusikan para manajer ke luar daerah domisili memicu kekecewaan luas, lantaran dinilai tidak sesuai dengan informasi awal yang beredar selama proses rekrutmen.

Polemik ini mencuat setelah penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan pada akhir September lalu. Banyak peserta yang sebelumnya meyakini akan ditugaskan di wilayah asal, justru mendapati diri mereka dipindahtugaskan hingga ratusan bahkan ribuan kilometer dari tempat tinggalnya.

Keluhan Manajer: Jauh dari Keluarga dan Beban Finansial

Saiful, seorang manajer asal Makassar, Sulawesi Selatan, mengaku terkejut saat menerima SK yang menugaskannya di Kabupaten Luwu—berjarak sekitar 300 kilometer dari tempat tinggalnya. Ia mengungkapkan, keterbatasan jumlah fisik bangunan koperasi di Makassar menjadi alasan utama penumpukan SDM yang akhirnya digeser ke daerah lain.

Kondisi yang lebih berat dialami Selvi, peserta asal Medan, Sumatra Utara. Perempuan berusia 24 tahun ini harus mendapati dirinya ditempatkan di Sulawesi Utara. Menurutnya, besaran gaji yang dijanjikan sekitar Rp5 juta hingga Rp6 juta per bulan tidak akan mencukupi jika harus menutup biaya operasional mandiri, seperti tempat tinggal dan transportasi di daerah penugasan yang sangat jauh dari keluarga.

Masalah serupa juga dirasakan Beni, manajer asal Deli Serdang. Meski masih berada di Sumatra Utara, ia ditempatkan di lokasi yang berjarak 60 kilometer dari rumahnya. Kebutuhan untuk menyewa tempat tinggal tambahan memicu kekhawatiran membengkaknya pengeluaran bulanan.

Sebelumnya, para peserta ini telah melalui proses seleksi ketat dan pelatihan intensif selama 45 hari. Namun, ketidakpastian status dan jadwal penempatan yang memakan waktu bertahun-tahun membuat sebagian peserta berada dalam posisi rentan, bahkan sampai harus menguras tabungan dan menjual aset pribadi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Tanggapan Pemerintah: Demi Pemerataan SDM

Menanggapi gelombang protes tersebut, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menjelaskan bahwa kebijakan penempatan lintas daerah diambil demi pemerataan kualitas sumber daya manusia (SDM) di seluruh wilayah Indonesia. Langkah ini juga dimaksudkan agar bangunan koperasi yang sudah berdiri dapat segera beroperasi tanpa terkendala kekosongan pengelola.

Kementerian Koperasi mencatat, dari total 28.260 manajer yang terdaftar, sekitar 85 persen telah menyatakan kesediaannya untuk ditempatkan di lokasi penugasan. Pemerintah juga memberikan opsi bahwa penyesuaian lokasi penempatan yang lebih dekat dengan domisili dapat diatur kembali setelah pembangunan fisik koperasi di daerah asal selesai dibangun.

Senada dengan itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengimbau para peserta untuk menerima SK penempatan terlebih dahulu agar status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun tidak gugur. Zulkifli memastikan para manajer akan menerima take home pay di kisaran Rp6,3 juta hingga Rp8,3 juta per bulan, mencakup gaji pokok dan berbagai tunjangan.

Kritik Pengamat: Lemahnya Perencanaan Hukum dan Operasional

Di sisi lain, Peneliti Hukum dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Muhammad Saleh, menilai sengkarut penempatan manajer KDMP ini menunjukkan lemahnya kerangka hukum dan perencanaan sejak awal program digulirkan. Pola kebijakan yang bersifat top-down dianggap tidak diimbangi dengan kesiapan regulasi serta kejelasan status kepegawaian yang matang.

Saleh menyoroti besarnya anggaran negara yang telah dikucurkan. Dengan biaya pelatihan mencapai sekitar Rp30 juta per peserta, total dana APBN yang digelontorkan untuk puluhan ribu manajer menembus angka lebih dari Rp1 triliun. Anggaran fantastis tersebut dinilai tidak sebanding dengan eksekusi di lapangan yang dinilai gagap dan merugikan para pekerja.

Ia mendesak pemerintah untuk segera melakukan evaluasi total dan pemetaan ulang risiko dalam pelaksanaan program KDMP. Tanpa adanya kajian teknokratis yang mendalam serta uji coba yang terukur, program skala nasional ini dikhawatirkan tidak akan mencapai target penguatan ekonomi desa secara optimal.

logo BBC Indonesia
BBC Indonesia

BBC Indonesia (atau BBC News Indonesia) adalah layanan berita berbahasa Indonesia dari lembaga penyiaran publik Britania Raya, British Broadcasting Corporation (BBC)

Related Posts

Isu Papua Bergulir Di Pbb Akankah Konflik Bersenjata Berakhir

Isu Papua Bergulir di PBB, Akankah Konflik Bersenjata Berakhir?

by BBC Indonesia
October 2, 2026

Isu Papua kembali bergulir di forum PBB. Simak analisis peluang penghentian konflik bersenjata dan dampaknya bagi masa depan kedamaian Papua.

Ancaman Musim Dingin Ekstrem Intai Warga Afghanistan Di Tengah Keterbatasan

Ancaman Musim Dingin Ekstrem Intai Warga Afghanistan di Tengah Keterbatasan Pangan dan Bantuan

by Xinhua News
October 2, 2026

Jutaan warga Afghanistan terancam krisis kemanusiaan parah saat menghadapi musim dingin ekstrem di tengah keterbatasan bantuan dan ekonomi.

Perkuat Hubungan Diplomatik Dubes Djauhari Oratmangun Hadiri Peringatan Kemitraan Indonesia

Perkuat Hubungan Diplomatik, Dubes Djauhari Oratmangun Hadiri Peringatan Kemitraan Indonesia dan Mongolia

by Malang Today
October 2, 2026

Dubes Djauhari Oratmangun merayakan hubungan diplomatik Indonesia dan Mongolia untuk memperkuat kerja sama bilateral yang strategis.

Kilat Karier Suyudi Ditelepon Pagi Hari Resmi Jabat Kapolri Saat

Kilat Karier Suyudi: Ditelepon Pagi Hari, Resmi Jabat Kapolri Saat Sore

by Malang Today
October 2, 2026

Suyudi Ario Seto resmi dilantik jadi Kapolda Banten sore hari setelah menerima panggilan telepon secara mendadak pada pagi harinya.

Bitcoin Melonjak Saat Yield Obligasi As Merosot

Bitcoin Melonjak Saat Yield Obligasi AS Merosot

by Malang Today
October 2, 2026

Harga Bitcoin melonjak tajam seiring turunnya yield obligasi AS. Simak analisis pasar koin crypto terkini dan dampaknya bagi investor di...

Irgc Ancam Pakai Senjata Baru Jika As Nekat Serang Iran

IRGC Ancam Pakai Senjata Baru jika AS Nekat Serang Iran

by Xinhua News
October 2, 2026

IRGC bersiap gunakan senjata baru yang belum pernah terungkap jika AS nekat menyerang Iran. Simak fakta lengkap potensi eskalasi konfliknya...

Pilot Dan Kopilot Berkelahi Di Kokpit Keselamatan Penerbangan Terancam Bahaya

Pilot dan Kopilot Berkelahi di Kokpit, Keselamatan Penerbangan Terancam Bahaya

by Malang Today
October 2, 2026

Dua pilot adu jotos di kokpit hingga pesawat nyaris jatuh dan memicu kepanikan luar biasa, simak kronologi lengkap insiden mencekam...

Eksplorasi Kontras Dan Obsesi Estetika Chemena Kamali Di Panggung Chloe

Eksplorasi Kontras dan Obsesi Estetika Chemena Kamali di Panggung Chloé

by Malang Today
October 2, 2026

Jelajahi pesona gaya bohemian modern penuh kontras karya Chemena Kamali dalam koleksi terbaru Chloé yang memikat para pecinta fashion dunia.

Bantai Bangladesh 9 2 Timnas Indonesia Melenggang Gagah Ke Final Fifa

Bantai Bangladesh 9-2, Timnas Indonesia Melenggang Gagah ke Final FIFA ASEAN Cup

by Malang Today
October 2, 2026

Timnas Indonesia melaju ke final FIFA ASEAN Cup usai menaklukkan Bangladesh dengan skor fantastis 9-2 dalam laga sengit yang penuh...

Pakar Peringatkan El Nino Ancam Perburuk Krisis Ekonomi Amerika Latin

Pakar Peringatkan El Nino Ancam Perburuk Krisis Ekonomi Amerika Latin

by Xinhua News
October 2, 2026

Pakar Chile memperingatkan El Nino akan memperburuk krisis ekonomi Amerika Latin akibat cuaca ekstrem yang merusak sektor pangan dan energi.

Discussion about this post

View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

imunify-bot-check 6133
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.