Panggung busana bergengsi New York Fashion Week resmi dibuka dengan kejutan estetika dan komitmen moral yang kuat. Perancang legendaris asal Amerika Serikat, Ralph Lauren, membuka tirai gelaran busana untuk musim Spring/Summer 2027 dengan koleksi rancangan yang memikat. Perhelatan kali ini terasa istimewa lantaran menjadi sejarah baru bagi industri mode New York, yang untuk pertama kalinya menerapkan larangan total penggunaan bulu hewan di seluruh panggung runway resminya.
Di usianya yang telah menginjak 86 tahun, maestro busana yang selama berpuluh-puluh tahun membingkai estetika preppy style khas Amerika ini kembali membuktikan taji kreativitasnya. Panggung peragaan disulap menjadi selebrasi keanggunan kasual yang memadukan napas klasik dengan sentuhan modernitas yang menyegarkan.
Dekonstruksi Klasik dan Keanggunan Palet Warna Kontemporer
Dalam koleksi terbarunya, Ralph Lauren menghadirkan eksplorasi visual yang didominasi oleh palet warna signature-nya: biru biru tua (navy blue) dan putih murni yang bersih. Kesan kontras yang berkelas semakin diperkaya dengan sentuhan warna emas yang mewah, aksen krem (beige) yang hangat, hingga nuansa dusty rose yang lembut dan romantis.
Koleksi kali ini mengusung misi untuk meredefinisi gagasan tradisional tentang konsep chic sekaligus merombak siluet historis. Padu padan yang berani terlihat jelas saat celana setelan jas bergaris tegas dipasangkan secara tak terduga dengan jaket kulit maskulin, topi boater yang santai, serta sepatu ballet slippers yang feminin. Tak ketinggalan, gaun-gaun malam bertabur aura glamor juga turut dihadirkan, siap menjadi primadona di panggung karpet merah Hollywood.
Barisan Bintang dan Kebangkitan Pasar Kemewahan
Barisan terdepan (front row) panggung peragaan busana turut disesaki oleh jajaran bintang papan atas. Aktris peraih Piala Oscar, Viola Davis dan Ariana DeBose, tampak duduk berdampingan dengan bintang film “Wicked”, Cynthia Erivo, menikmati setiap helai rancangan yang melintas sebelum ajang mingguan ini dimulai secara resmi.
Selain Ralph Lauren, rumah mode ternama Coach—yang ternama melalui lini tas tangan dan aksesori kulitnya—menjadi satu-satunya rumah mode lain yang menggelar peragaan pada malam pembukaan tersebut. Menariknya, di tengah kondisi pasar barang mewah (luxury market) global yang sedang mengalami perlambatan, kedua label asal Amerika ini justru mencatatkan performa finansial yang impresif dengan pertumbuhan pendapatan dua digit pada kuartal terakhir. Pendekatan desain yang lebih inklusif dan mudah diakses (accessible branding) menjadi kunci sukses keduanya dalam memikat hati para pecinta mode global.
Era Baru Mode Ramah Lingkungan dan Jadwal Padat Para Desainer
Momen pembukaan ini juga menandai langkah besar bagi penyelenggara New York Fashion Week, Council of Fashion Designers of America (CFDA). Kebijakan larangan penggunaan bulu hewan asli yang telah dicanangkan sejak akhir tahun lalu kini resmi diberlakukan penuh, membawa angin segar bagi gerakan sustainable fashion dan mode yang beretika.
Pekan mode New York dipastikan akan semakin semarak dengan sekitar 70 koleksi yang siap menghentak panggung peragaan. Henry Zankov dijadwalkan melakoni debutnya sebagai direktur artistik baru untuk label Diane von Furstenberg. Deretan rumah mode ternama seperti Proenza Schouler, Christian Siriano, Tory Burch, hingga Tommy Hilfiger juga siap memamerkan karya terbaik mereka.
Rangkaian peragaan busana bergengsi ini bakal berlanjut dengan presentasi dari Michael Kors dan Calvin Klein, dilanjutkan oleh keanggunan rancangan Carolina Herrera, sebelum akhirnya ditutup secara megah oleh rumah mode Thom Browne. Setelah New York, parade tren mode dunia ini akan melanjutkan perjalanannya menuju kiblat mode lainnya, yakni London, Milan, dan Paris.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post