Asisten AI ‘Muse’ Memicu Reli Saham Meta dan Sentimen Positif Pasar Sektor Teknologi
Peluncuran asisten kecerdasan buatan (AI) terbaru bernama Muse berhasil mendorong lonjakan signifikan pada saham Meta Platforms Inc. Kapitalisasi pasar raksasa teknologi ini melonjak lebih dari 200 miliar Dolar AS, membawa harga saham perusahaan ke level tertinggi dalam tujuh bulan terakhir. Pada perdagangan Selasa (22/9/2026), saham Meta kembali menguat 0,5 persen setelah sehari sebelumnya melesat lebih dari 11 persen, sekaligus mengungguli jajaran perusahaan teknologi elit yang tergabung dalam kelompok Magnificent 7.
Muse dirancang sebagai agen AI cerdas yang mampu mengeksekusi berbagai tugas atas nama pengguna, mulai dari membalas email, merencanakan perjalanan, hingga menyelesaikan transaksi kompleks seperti penjualan kendaraan. Meta menghadirkan layanan ini dalam versi dasar secara gratis, serta menyediakannya dalam opsi berbayar seharga 20 Dolar AS dan 100 Dolar AS per bulan untuk segmen pengguna berintensitas tinggi.
Pertumbuhan Pengguna Melampaui Rekor ChatGPT dan Prospek Monetisasi
Analis dari JPMorgan memproyeksikan Muse berpotensi menjadi salah satu aplikasi AI konsumen terbesar sejak munculnya ChatGPT. Keunggulan jaringan distribusi Meta yang luas, kesesuaian produk dengan kebutuhan pasar, serta ketersediaan opsi gratis menjadi faktor pendorong utama masifnya adopsi di tingkat awal.
Berdasarkan data riset Apptopia, Muse telah membukukan 2,8 juta unduhan hanya dalam kurun waktu 12 hari pertama sejak rilis resmi. Capaian ini melampaui rekor awal ChatGPT yang mencatatkan sekitar 1,3 juta unduhan pada periode waktu sejenis.
Lembaga analisis keuangan Jefferies memperkirakan Muse mampu menyumbang pendapatan tahunan hingga 10,8 miliar Dolar AS pada akhir 2027, dengan asumsi basis pengguna mencapai 1 miliar orang dan 3 persen di antaranya mengonversi ke layanan berbayar. Optimisme ini mendorong Jefferies menaikkan target harga saham Meta menjadi 875 Dolar AS.
Dampak Positif ke Industri Semikonduktor dan Tantangan Keamanan Data
Reli tajam saham Meta turut memberikan dampak positif terhadap industri semikonduktor. Saham produsen chip seperti AMD dan Intel ikut menguat, di mana AMD berhasil menembus rekor valuasi sebesar 1 triliun Dolar AS untuk pertama kalinya. Michael O’Rourke, Kepala Strategi Pasar di JonesTrading, menilai terobosan Muse membawa angin segar bagi pasar Central Processing Unit (CPU) yang sebelumnya sempat melambat.
Meski memicu respons positif di pasar modal, langkah ekspansi Muse tidak lepas dari hambatan teknis dan isu privasi. Raksasa e-commerce Amazon secara tegas melarang Muse mengakses platform tokonya dan meminta Meta menarik integrasi layanan tersebut. Amazon menyoroti potensi risiko di mana agen AI dapat menangkap dan menyimpan kredensial pelanggan tanpa identifikasi yang jelas, serta menekankan pentingnya transparansi operasional dan kendali pengguna atas akses data.
Walau dihadapkan pada tantangan privasi data, konsensus analis terhadap prospek Meta tetap berada di zona positif. Data LSEG menunjukkan bahwa dari 64 perusahaan sekuritas yang memantau Meta, sebanyak 57 di antaranya memberikan rekomendasi “beli” atau lebih tinggi, dengan nilai median target harga saham berada di level 760 Dolar AS. Keberlanjutan tren positif ini akan sangat bergantung pada kemampuan Meta dalam menjaga keamanan sistem, memperluas cakupan pengguna, dan memaksimalkan potensi monetisasi AI di masa depan.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post