Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
Investor Tiongkok Incar Proyek PLTS, Tekstil, dan Hilirisasi Mineral Danantara/Jennifer Bachdim dan 7 Miracle Models Gaungkan Kampanye Kepercayaan Diri Perempuan di JFW 2027/Lewat La Noche de las Embajadas, Dubes RI Sulaiman Syarif Bawa Budaya Indonesia Memikat Publik Argentina/Lenzing Terbitkan Saham Baru Rp5,2 Triliun demi Biayai Restrukturisasi Industri Tekstil Sustainable/Rupiah Terancam Tembus Rp18.200 per Dolar AS, Sektor Bisnis Bersiap Hadapi Lonjakan Biaya Operational/Wamen BUMN Dony Oskaria Konsolidasikan Seluruh Petinggi BUMN Bahas Arah Strategis Perusahaan Negara/Musember Rilis Singel Esok Hari sebagai Antitesis Rasa Lelah Menunggu Kesetiaan/Ahli Medis Malang Imbau Warga Tak Sepelekan Nyeri Rasa Sakit Sinyal Bahaya Kesehatan Tubuh/Transformasi Alat Coding OpenAI Jadi Asisten Pribadi yang Selalu Siap Membantu/Harry Kane Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris dan Dobrak Tren Ballon d’Or/Sapi Kabur Masuk Tol Pandaan-Malang Sempat Macetkan Lalu Lintas/Trans Jatim Batal Masuk Arjosari? Siapa yang Sebenarnya Dilindungi, Siapa yang Dikorbankan?/Produsen Berlian Laboratorium Tiongkok Berekspansi Sasar Sektor AI dan Chip Semikonduktor/IHSG Menguat di Tengah Deraan Pelemahan Rupiah dan Sinyal Suku Bunga The Fed/IHSG dan Bursa Asia Melesat Berkat Lonjakan Saham Sektor Teknologi/
Investor Tiongkok Incar Proyek PLTS, Tekstil, dan Hilirisasi Mineral Danantara/Jennifer Bachdim dan 7 Miracle Models Gaungkan Kampanye Kepercayaan Diri Perempuan di JFW 2027/Lewat La Noche de las Embajadas, Dubes RI Sulaiman Syarif Bawa Budaya Indonesia Memikat Publik Argentina/Lenzing Terbitkan Saham Baru Rp5,2 Triliun demi Biayai Restrukturisasi Industri Tekstil Sustainable/Rupiah Terancam Tembus Rp18.200 per Dolar AS, Sektor Bisnis Bersiap Hadapi Lonjakan Biaya Operational/Wamen BUMN Dony Oskaria Konsolidasikan Seluruh Petinggi BUMN Bahas Arah Strategis Perusahaan Negara/Musember Rilis Singel Esok Hari sebagai Antitesis Rasa Lelah Menunggu Kesetiaan/Ahli Medis Malang Imbau Warga Tak Sepelekan Nyeri Rasa Sakit Sinyal Bahaya Kesehatan Tubuh/Transformasi Alat Coding OpenAI Jadi Asisten Pribadi yang Selalu Siap Membantu/Harry Kane Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris dan Dobrak Tren Ballon d’Or/Sapi Kabur Masuk Tol Pandaan-Malang Sempat Macetkan Lalu Lintas/Trans Jatim Batal Masuk Arjosari? Siapa yang Sebenarnya Dilindungi, Siapa yang Dikorbankan?/Produsen Berlian Laboratorium Tiongkok Berekspansi Sasar Sektor AI dan Chip Semikonduktor/IHSG Menguat di Tengah Deraan Pelemahan Rupiah dan Sinyal Suku Bunga The Fed/IHSG dan Bursa Asia Melesat Berkat Lonjakan Saham Sektor Teknologi/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

Rupiah Terancam Tembus Rp18.200 per Dolar AS, Sektor Bisnis Bersiap Hadapi Lonjakan Biaya Operational

by Malang Today
October 27, 2026
Rupiah Terancam Tembus Rp18200 Per Dolar As Sektor Bisnis Bersiap

Rupiah Terancam Tembus Rp18200 Per Dolar As Sektor Bisnis Bersiap

JAKARTA — Tekanan terhadap mata uang garuda semakin tak terbendung. Pada pembukaan perdagangan Selasa pagi, nilai tukar Rupiah kembali melorot hingga menyentuh level Rp 18.139 per Dolar Amerika Serikat (AS). Tren pelemahan yang kian mengkhawatirkan ini memicu alarm kewaspadaan dari kalangan ekonom dan pelaku usaha, yang memperingatkan potensi lonjakan biaya operasional industri, penurunan daya beli masyarakat, hingga ancaman tertundanya agenda investasi nasional.

Berdasarkan data pasar spot Bloomberg, rupiah melemah 4 poin atau 0,02 persen ke posisi Rp 18.139 per dolar AS dari penutupan hari sebelumnya. Sementara itu, berdasarkan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah sebelumnya ditutup di level Rp 18.116 per dolar AS. Mengikisnya nilai tukar ini dinilai bukan lagi sekadar dinamika angka di pasar uang, melainkan sudah memberikan efek domino langsung terhadap riil perekonomian nasional.

Dampak Domino: Biaya Impor Membengkak dan Risiko Pemangkasan Tenaga Kerja

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas, Syafruddin Karimi, menegaskan bahwa depresiasi rupiah yang berkepanjangan memukul sektor manufaktur yang bergantung pada pasokan luar negeri. Mengingat sebagian besar industri dalam negeri masih mengandalkan bahan baku, mesin, dan energi impor, pembengkakan biaya produksi dalam denominasi rupiah menjadi hal yang tidak terelakkan.

“Biaya impor bahan baku dan barang modal, serta kewajiban pembayaran utang valuta asing, meningkat tajam dalam rupiah. Perusahaan yang tidak mampu meneruskan kenaikan biaya ini kepada konsumen berisiko memangkas volume produksi hingga melakukan efisiensi tenaga kerja,” ujar Syafruddin.

Ia menambahkan, kelompok masyarakat berpenghasilan rendah menjadi pihak yang paling rentan jika inflasi barang impor (imported inflation) mulai merembet ke harga bahan pokok. Menurutnya, pemulihan kepercayaan investor tidak bisa hanya mengandalkan intervensi jangka pendek, melainkan membutuhkan kepastian regulasi, penegakan hukum yang kredibel, serta transparansi aturan pasar yang perlu dipercepat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Jeritan Sektor Industri: Kenaikan Biaya hingga 13 Persen

Kekhawatiran senada disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Erwin Aksa. Ia menguraikan bahwa pergeseran nilai tukar dari kisaran Rp 16.000 menjadi Rp 18.100 per dolar AS setara dengan lonjakan biaya beban impor sebesar 13,1 persen—dengan asumsi harga barang dalam dolar AS stabil.

“Bagi industri yang beroperasi dengan margin keuntungan tipis, kenaikan biaya tersebut sangat signifikan. Ini menghantam sektor tekstil, kimia, farmasi, elektronik, makanan dan minuman, serta manufaktur berbasis komponen impor,” jelas Erwin.

Meskipun dunia usaha sempat meredam tekanan melalui efisiensi internal, pemanfaatan stok cadangan, dan instrumen lindung nilai (hedging), kemampuan bertahan tersebut dipastikan ada batasnya. Jika depresiasi berlanjut, pelaku usaha terpaksa menaikkan harga jual di tingkat konsumen, yang berpotensi menekan daya beli dan memeperlambat laju konsumsi domestik. Selain itu, tingginya volatilitas membuat estimasi imbal hasil investasi sulit diproyeksikan, sehingga banyak perusahaan memilih menunda ekspansi.

Respon Bank Sentral dan Faktor Pemicu Tekanan Global-Domestik

Menanggapi guncangan di pasar valuta asing, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, menyatakan bahwa otoritas moneter terus bersiaga penuh di pasar untuk menstabilkan pergerakan nilai tukar.

“Kami tetap berada di pasar. Pelemahan rupiah sangat dipengaruhi oleh dinamika penawaran dan permintaan harian. Ini merupakan volatilitas pasar yang normal, namun kami terus mengkaji akar penyebabnya dan siap melakukan langkah-langkah mitigasi,” kata Destry di sela-sela sebuah forum investasi di Jakarta.

Di sisi lain, Guru Besar Universitas Airlangga, Rahma Gafmi, menilai bahwa tekanan terhadap rupiah dipicu oleh perpaduan sentimen global dan domestik. Di ranah global, lonjakan imbal hasil (yield) obligasi AS (US Treasury) dan penguatan indeks dolar AS (DXY) mendorong terjadinya pelarian modal (capital outflow) dari pasar berkembang menuju aset berisiko rendah (safe-haven assets).

Sedangkan dari dalam negeri, ketidakpastian dipengaruhi oleh permintaan valas korporasi untuk pembayaran kewajiban, sentimen reformasi pasar modal, hingga penyesuaian bobot indeks pasar global seperti MSCI. Rahma menekankan pentingnya sinergi yang makin erat antara kebijakan fiskal pemerintah dan kebijakan moneter Bank Indonesia.

“Bank Indonesia diproyeksikan akan mengoptimalkan intervensi pasar spot, instrumen Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), serta sekuritas rupiah (SRBI) untuk menjaga daya tarik aset berdenominasi rupiah. Otoritas perlu mencermati setiap opsi kebijakan agar tidak memberikan beban tambahan bagi pemulihan sektor riil,” pungkas Rahma.

Logo Malang Today
Malang Today

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.

Related Posts

Investor Tiongkok Incar Proyek Plts Tekstil Dan Hilirisasi Mineral Danantara

Investor Tiongkok Incar Proyek PLTS, Tekstil, dan Hilirisasi Mineral Danantara

by Xinhua News
October 27, 2026

Danantara beberkan besarnya minat investor Tiongkok mendanai proyek PLTS, industri tekstil, dan hilirisasi mineral potensial di Indonesia.

Lewat La Noche De Las Embajadas Dubes Ri Sulaiman Syarif

Lewat La Noche de las Embajadas, Dubes RI Sulaiman Syarif Bawa Budaya Indonesia Memikat Publik Argentina

by Malang Today
October 27, 2026

Saksikan upaya Dubes RI Sulaiman Syarif mempromosikan kebudayaan Indonesia yang memukau dalam ajang bergengsi La Noche de las Embajadas.

Lenzing Terbitkan Saham Baru Rp52 Triliun Demi Biayai Restrukturisasi Industri

Lenzing Terbitkan Saham Baru Rp5,2 Triliun demi Biayai Restrukturisasi Industri Tekstil Sustainable

by Malang Today
October 27, 2026

Lenzing terbitkan saham baru €301 juta demi retsrukturisasi industri. Simak strategi finansial raksasa serat tekstil ini di sini!

Wamen Bumn Dony Oskaria Konsolidasikan Seluruh Petinggi Bumn Bahas Arah

Wamen BUMN Dony Oskaria Konsolidasikan Seluruh Petinggi BUMN Bahas Arah Strategis Perusahaan Negara

by Malang Today
October 27, 2026

Wakil Menteri BUMN Dony Oskaria mengumpulkan jajaran petinggi BUMN untuk melakukan konsolidasi strategis demi memperkuat kinerja perusahaan milik negara.

Harry Kane Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris Dan Dobrak Tren

Harry Kane Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris dan Dobrak Tren Ballon d’Or

by BBC Indonesia
October 27, 2026

Harry Kane mengukir sejarah sebagai pemain Inggris pertama yang meraih Ballon d'Or dalam 25 tahun setelah menentang tren di dunia...

Sapi Kabur Masuk Tol Pandaan Malang Sempat Macetkan Lalu Lintas

Sapi Kabur Masuk Tol Pandaan-Malang Sempat Macetkan Lalu Lintas

by Malang Today
October 27, 2026

Seekor sapi kabur menerobos dan memicu kemacetan parah di jalan tol, petugas mengimbau para pengendara untuk selalu waspada saat melintas.

Trans Jatim Batal Masuk Arjosari, Siapa Yang Sebenarnya Dilindungi, Siapa Yang Dikorbankan

Trans Jatim Batal Masuk Arjosari? Siapa yang Sebenarnya Dilindungi, Siapa yang Dikorbankan?

by Malang Today
October 27, 2026

Polemik pembatalan masuknya armada bus Trans Jatim ke Terminal Arjosari Kota Malang kembali memantik perdebatan sengit seputar arah kebijakan transportasi...

Produsen Berlian Laboratorium Tiongkok Berekspansi Sasar Sektor Ai Dan Chip

Produsen Berlian Laboratorium Tiongkok Berekspansi Sasar Sektor AI dan Chip Semikonduktor

by Malang Today
October 27, 2026

Produsen berlian laboratorium China kini sasar sektor AI dan chip semikonduktor demi dorong pertumbuhan industri masa depan.

Ihsg Menguat Di Tengah Deraan Pelemahan Rupiah Dan Sinyal Suku

IHSG Menguat di Tengah Deraan Pelemahan Rupiah dan Sinyal Suku Bunga The Fed

by Malang Today
October 27, 2026

IHSG Jakarta bangkit di tengah pelemahan rupiah dan penantian keputusan The Fed yang membayangi sentimen pasar keuangan Indonesia hari ini.

Ihsg Dan Bursa Asia Melesat Berkat Lonjakan Saham Sektor Teknologi

IHSG dan Bursa Asia Melesat Berkat Lonjakan Saham Sektor Teknologi

by Malang Today
October 27, 2026

Bursa Asia menguat dipicu lonjakan saham teknologi, ketahui tren pasar keuangan terbaru dan dampak positifnya bagi investor global di sini.

Discussion about this post

Signaturee 2026 Badge
Signaturee Avatar
View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

10608
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.