Dunia mode modern tidak akan pernah sama tanpa kehadiran sang revolusioner, Gabrielle “Coco” Chanel. Lahir di Saumur, kawasan Maine-et-Loire, Prancis, pada 19 Agustus 1883, perempuan visioner ini tidak sekadar menciptakan pakaian, melainkan merombak tatanan busana global dan membebaskan perempuan dari kungkungan siluet kaku abad ke-20. Untuk merayakan warisan estetika serta cara pandangnya yang melampaui zaman, sebuah buku bertajuk Chanel Philosophy dijadwalkan hadir menyapa para pencinta mode dan pemerhati gaya hidup mewah.
Mendefinisikan Ulang Makna Kemewahan dan Gaya Hidup
Diterbitkan oleh penerbit kenamaan White Star, Chanel Philosophy menyajikan eksplorasi mendalam mengenai gagasan, gaya, serta warisan budaya abadi dari sang pendiri rumah mode legendaris tersebut. Buku ini melampaui narasi sejarah konvensional sebuah maison; karya ini mengupas bagaimana filosofi personal Coco Chanel mampu mengubah cara perempuan berpakaian, bergerak, hingga memandang eksistensi diri mereka sendiri secara independen, berani, dan berkarakter.
Tak hanya menyoroti busana haute couture dan siluet klasik yang tak lekang oleh waktu, buku ini juga membedah visi inovatif Chanel di ranah aksesori, costume jewellery, hingga perhiasan mewah (fine jewellery). Di sektor-sektor tersebut, sang perancang asal Prancis kerap mengambil langkah yang jauh lebih berani dan mendobrak pakem dibandingkan para perajin perhiasan tradisional pada masanya.
Kombinasi Elegan Arsip Bersejarah dan Filosofi Otentik
Disusun melalui riset mendalam berbasis materi arsip eksklusif, dokumentasi desain bersejarah, serta berbagai wawancara pilihan, Chanel Philosophy menyingkap rahasia kemewahan sejati—sebuah esensi kemewahan yang tidak hanya bertumpu pada eksklusivitas, tetapi juga pada keanggunan praktis yang fungsional. Semangat hidup ini terangkum sempurna dalam kutipan ikonis sang desainer: “Saya tidak menyukai hidup saya, maka saya menciptakan hidup saya sendiri.”
Sentuhan Kurasi Pakar Sejarah Perhiasan Dunia
Karya literatur mode ini ditulis secara apik oleh Mara Cappelletti, seorang sejarawan perhiasan terkemuka, penulis, dan kurator pameran independen. Lulusan IULM University di Milan yang mendalami sejarah perhiasan di Sotheby’s Institute of Art, London, ini telah menelurkan banyak publikasi internasional bertema sejarah perhiasan dan horologi. Cappelletti, yang juga dosen tamu di University of Milan serta anggota British Society of Jewellery Historians, sebelumnya sukses menorehkan namanya lewat judul-judul bergengsi dalam seri filosofi gaya hidup, seperti Rolex Philosophy dan Hermès Philosophy.
Kualitas visual dan kedalaman literasi buku ini semakin diperkuat oleh reputasi White Star. Berdiri sejak 1984 di Italia, penerbit ini diakui secara global atas keunggulan grafis dan kekuatan visual publikasi ilustrasinya yang mencakup seni, fotografi, dan gaya hidup premium di berbagai belahan dunia.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post