Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
Eskalasi Konflik Laut China Selatan, Beijing Gelar Patroli Militer Siap Tempur/Viking Capai Benua Amerika 500 Tahun Sebelum Columbus/Tendang Drone Saat Siaran Langsung, Presenter TV Lukai Wajah Model/Sepakat Bebaskan Tarif Bea Masuk, Tiongkok dan Swiss Resmi Tekan Perjanjian Dagang Bebas Komprehensif/Kejagung Geledah Kantor Toba Pulp di Jakarta Terkait Dugaan Transfer Pricing/Mahkamah Agung Pangkas Uang Pengganti Kasus Kerry Riza Jadi Rp2,8 Triliun/Eksplorasi Spektrum Spektrik: Haul dan Marshella Safira Mooner Lebur Batas Musik di Singel Benam/Potensi Besar Mangga Probolinggo Didorong Tembus Pasar Ekspor Mancanegara/Whistleblower Theranos Tyler Shultz Peringatkan Potensi Penipuan Massal di Tengah Ledakan AI/JICT Tekankan Kesehatan Pekerja Kunci Utama Efisiensi Logistik Nasional/Negara Ambil Alih Tambang Emas Terbesar Kedua di Papua dan Serahkan ke Antam, Warga Mempertanyakan Manfaatnya/Kemas Keterampilan Jadi Peluang Karier, Mahasiswa Indonesia di Tiongkok Dobrak Batas Masa Depan/Meriahkan HUT ke-24, Ribuan Pelari Padati Healthy Run Apotek K-24/Tragedi Kereta Cepat di Spanyol Anjlok dan Hantam Gerbong Penumpang/Pajak Impor Baru Uni Eropa Incar Shein dan Temu Potensi Sumbang Rp100 Triliun ke Kas Negara/
Eskalasi Konflik Laut China Selatan, Beijing Gelar Patroli Militer Siap Tempur/Viking Capai Benua Amerika 500 Tahun Sebelum Columbus/Tendang Drone Saat Siaran Langsung, Presenter TV Lukai Wajah Model/Sepakat Bebaskan Tarif Bea Masuk, Tiongkok dan Swiss Resmi Tekan Perjanjian Dagang Bebas Komprehensif/Kejagung Geledah Kantor Toba Pulp di Jakarta Terkait Dugaan Transfer Pricing/Mahkamah Agung Pangkas Uang Pengganti Kasus Kerry Riza Jadi Rp2,8 Triliun/Eksplorasi Spektrum Spektrik: Haul dan Marshella Safira Mooner Lebur Batas Musik di Singel Benam/Potensi Besar Mangga Probolinggo Didorong Tembus Pasar Ekspor Mancanegara/Whistleblower Theranos Tyler Shultz Peringatkan Potensi Penipuan Massal di Tengah Ledakan AI/JICT Tekankan Kesehatan Pekerja Kunci Utama Efisiensi Logistik Nasional/Negara Ambil Alih Tambang Emas Terbesar Kedua di Papua dan Serahkan ke Antam, Warga Mempertanyakan Manfaatnya/Kemas Keterampilan Jadi Peluang Karier, Mahasiswa Indonesia di Tiongkok Dobrak Batas Masa Depan/Meriahkan HUT ke-24, Ribuan Pelari Padati Healthy Run Apotek K-24/Tragedi Kereta Cepat di Spanyol Anjlok dan Hantam Gerbong Penumpang/Pajak Impor Baru Uni Eropa Incar Shein dan Temu Potensi Sumbang Rp100 Triliun ke Kas Negara/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

Macron Kecam Gelombang Kerusuhan Baru di Prancis yang Kian Tak Terkendali

by Malang Today
October 19, 2026
Macron Kecam Gelombang Kerusuhan Baru Di Prancis Yang Kian Tak

Macron Kecam Gelombang Kerusuhan Baru Di Prancis Yang Kian Tak

PARIS — Presiden Prancis Emmanuel Macron mengecam keras gelombang kekerasan liar yang menerjang berbagai wilayah Prancis di tengah aksi protes lonjakan biaya hidup. Kecaman tersebut disampaikan saat aparat kepolisian kembali terlibat bentrok sengit dengan massa pengunjuk rasa dan penjarah di pusat kota Paris.

Kementerian Dalam Negeri Prancis melaporkan, hampir 2.400 orang ditangkap dalam kerusuhan yang dicatat sebagai salah satu konflik urban terburuk di Prancis dalam beberapa tahun terakhir. Bentrokan fisik tersebut juga mengakibatkan hampir 1,000 personel polisi dan gendarmerie mengalami luka-luka, dengan tujuh di antaranya berada dalam kondisi kritis.

Dalam pidato resminya kepada publik, Macron menegaskan bahwa pemerintah akan memperketat keamanan nasional dan mengevaluasi total respons kepolisian di lapangan. Meski demikian, pemimpin berusia pertengahan empat puluhan tersebut memilih untuk tidak mengambil langkah drastis seperti penetapan status darurat nasional maupun pemberlakuan jam malam.

“Malam ini, kita semua merasakan kemarahan dan rasa malu yang mendalam,” ujar Macron. Ia mengimbau publik untuk memisahkan antara warga yang menyampaikan “tuntutan sah” dengan kelompok provokator yang hanya bertujuan “merusak, menghancurkan, dan menjarah.”

Ketegangan Berlanjut dan Eskalasi Kerusuhan di Daerah

Eskalasi di lapangan belum menunjukkan tanda-tuntun mereda. Di Paris, aparat kepolisian terpaksa melepaskan gas air mata dan granat kejut untuk membubarkan ratusan massa yang berkumpul di alun-alun kota usai beredarnya ajakan aksi yang tidak berizin di media sosial. Massa membalas barikade petugas dengan lemparan batu serta botol kaca. Pasukan khusus anti-huru-hara disiagakan penuh untuk mengamankan pertokoan di sekitar kawasan Republique square yang menjadi sasaran penjarahan.

Gelombang kerusuhan turut merembet ke wilayah tenggara, tepatnya di kota Lyon. Kepolisian setempat bekerja keras menghalau kelompok pemuda yang berusaha membobol dan merusak pertokoan busana mewah di pusat kota. Sebuah kantor informasi pariwisata di Lyon bahkan dilaporkan hangus terbakar akibat penyerangan massa.

Dampak fatal akibat bentrokan juga memakan korban jiwa dari kalangan remaja. Di kota Saint-Étienne, seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun mengalami luka permanen setelah tangan kanannya hancur terkena ledakan granat pengendali massa. Sementara itu di Mulhouse, pihak kejaksaan mengonfirmasi seorang remaja perempuan berusia 17 tahun kehilangan penglihatannya akibat kerusakan parah pada bagian mata.

Kerusakan infrastruktur publik dilaporkan terjadi di mana-mana. Kota Limoges kehilangan gedung balai kota bersejarah peninggalan abad ke-19 setelah dibakar secara sengaja oleh kelompok anarkis. Prefek lokal Maurice Barate menggambarkan pelaku pembakaran tersebut sebagai kelompok radikal yang bergerak tanpa kendali.

Kritik Tajam Oposisi dan Sorotan Internasional

Kerusuhan berskala nasional ini pecah hanya beberapa bulan menjelang pemilihan presiden Prancis. Posisi Macron yang tidak dapat mencalonkan diri kembali dimanfaatkan secara intensif oleh pesaing politiknya, terutama kandidat dari sayap kanan ekstrem Marine Le Pen dari partai National Rally yang saat ini unggul dalam berbagai jajak pendapat.

Le Pen menilai kerusuhan ini menjadi bukti otentik bahwa pemerintahan Macron telah “kehilangan arah dan kehabisan tenaga.” Nada serupa disampaikan oleh politisi muda Jordan Bardella yang menyebut pidato Macron sangat mengecewakan dan mencerminkan ketidakmampuan otoritas dalam memberikan solusi nyata bagi rakyat Prancis.

Dari kubu sayap kiri, pimpinan partai France Unbowed, Jean-Luc Melenchon, mendesak Macron untuk segera mengakomodasi tuntutan para demonstran, khususnya generasi muda yang menuntut kepastian masa depan ekonomi mereka. Menanggapi tekanan politik tersebut, Macron menyatakan bahwa negara berhak mendapatkan iklim pemilu yang kondusif melalui debat gagasan, bukan aksi kekerasan di jalanan.

Krisis ekonomi dan sosial ini merupakan hasil akumulasi dari aksi mogok kerja serikat buruh, gerakan demonstrasi anti-pemerintah, serta aksi protes pelajar yang menuntut stabilitas harga kebutuhan pokok. Gambar-gambar balai kota yang terbakar dan penjarahan massal di Prancis dengan cepat menjadi sorotan dunia.

Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut menanggapi situasi tersebut melalui media sosial dengan mengaitkan kerusuhan di Prancis dengan kebijakan imigrasi. Trump menilai arus imigrasi telah mengubah dan merusak stabilitas sosial Prancis.

Evaluasi Keamanan dan Penegakan Hukum

Menanggapi kehancuran di berbagai kota, Macron berjanji akan memberikan dukungan penuh bagi para pelaku usaha yang terdampak penjarahan. Ia menegaskan bahwa aksi perusakan fasilitas umum merupakan tindakan yang sama sekali tidak dapat ditoleransi.

Macron juga menjanjikan transparansi penuh atas kinerja aparat keamanan menyusul guncangan kritik atas lemahnya antisipasi intelijen kepolisian. Sejumlah tokoh oposisi bahkan telah menyuarakan desakan agar Menteri Dalam Negeri Laurent Nunez segera dicopot dari jabatannya.

Macron memanggil secara khusus Menteri Dalam Negeri untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem intelijen dan penanganan krisis. “Kami harus menarik seluruh pelajaran yang diperlukan agar penanganan keamanan di masa depan dapat berjalan jauh lebih terukur dan responsif,” tegas Macron.

Logo Malang Today
Malang Today

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.

Related Posts

Eskalasi Konflik Laut China Selatan Beijing Gelar Patroli Militer Siap

Eskalasi Konflik Laut China Selatan, Beijing Gelar Patroli Militer Siap Tempur

by Malang Today
October 31, 2026

China menggelar patroli siap tempur di Laut China Selatan saat tensi memanas untuk menegaskan klaim wilayah dan merespons latihan militer...

Viking Capai Benua Amerika 500 Tahun Sebelum Columbus

Viking Capai Benua Amerika 500 Tahun Sebelum Columbus

by BBC Indonesia
October 31, 2026

Buktinya terungkap! Bangsa Viking telah mendarat dan mendirikan pemukiman di benua Amerika 500 tahun lebih awal dari Christopher Columbus.

Tendang Drone Saat Siaran Langsung Presenter Tv Lukai Wajah Model

Tendang Drone Saat Siaran Langsung, Presenter TV Lukai Wajah Model

by Malang Today
October 31, 2026

Presenter TV menendang drone hingga mengenai wajah model saat live show. Simak kronologi insiden mengejutkan yang viral di media sosial...

Sepakat Bebaskan Tarif Bea Masuk Tiongkok Dan Swiss Resmi Tekan

Sepakat Bebaskan Tarif Bea Masuk, Tiongkok dan Swiss Resmi Tekan Perjanjian Dagang Bebas Komprehensif

by Malang Today
October 31, 2026

China dan Swiss sepakati perjanjian bebas bea cukai demi dorong perdagangan fesyen serta gaya hidup mewah tanpa tarif impor tinggi.

Kejagung Geledah Kantor Toba Pulp Di Jakarta Terkait Dugaan Transfer

Kejagung Geledah Kantor Toba Pulp di Jakarta Terkait Dugaan Transfer Pricing

by Malang Today
October 30, 2026

Kejagung geledah kantor Toba Pulp Lestari di Jakarta terkait dugaan korupsi transfer pricing yang merugikan keuangan negara.

Mahkamah Agung Pangkas Uang Pengganti Kasus Kerry Riza Jadi Rp28

Mahkamah Agung Pangkas Uang Pengganti Kasus Kerry Riza Jadi Rp2,8 Triliun

by Malang Today
October 30, 2026

MA resmi merevisi hukuman uang pengganti Kerry Riza dalam kasus Jiwasraya menjadi Rp2,3 triliun. Simak rincian putusan kasasi terbarunya di...

Jict Tekankan Kesehatan Pekerja Kunci Utama Efisiensi Logistik Nasional

JICT Tekankan Kesehatan Pekerja Kunci Utama Efisiensi Logistik Nasional

by Malang Today
October 30, 2026

JICT tegaskan pentingnya prioritas kesehatan pekerja selain produktivitas untuk tingkatkan efisiensi logistik nasional secara berkelanjutan.

Negara Ambil Alih Tambang Emas Terbesar Kedua Di Papua Dan

Negara Ambil Alih Tambang Emas Terbesar Kedua di Papua dan Serahkan ke Antam, Warga Mempertanyakan Manfaatnya

by BBC Indonesia
October 30, 2026

Pemerintah mengambil alih tambang emas terbesar kedua di Papua lalu menyerahkannya ke PT Antam, kini warga menagih kejelasan manfaatnya.

Kemas Keterampilan Jadi Peluang Karier Mahasiswa Indonesia Di Tiongkok Dobrak

Kemas Keterampilan Jadi Peluang Karier, Mahasiswa Indonesia di Tiongkok Dobrak Batas Masa Depan

by Xinhua News
October 30, 2026

Pelajari kisah inspiratif mahasiswa Indonesia di Tiongkok yang sukses mengubah keterampilan unik menjadi peluang karier cemerlang di pasar global.

Tragedi Kereta Cepat Di Spanyol Anjlok Dan Hantam Gerbong Penumpang

Tragedi Kereta Cepat di Spanyol Anjlok dan Hantam Gerbong Penumpang

by Malang Today
October 30, 2026

Simak kronologi tabrakan mengerikan kereta cepat di Spanyol yang memicu penyelidikan mendalam terkait keselamatan transportasi publik ini.

Discussion about this post

Signaturee 2026 Badge
Signaturee Avatar
View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

8995
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.