MALANG TODAY – British Broadcasting Corporation (BBC) mengumumkan rencana penutupan dua saluran televisi utamanya, BBC Three dan BBC Scotland, pada musim semi mendatang. Langkah efisiensi ini diambil sebagai bagian dari upaya penyiar publik Inggris tersebut untuk menghemat anggaran hingga 500 juta poundsterling atau sekitar Rp12 triliun dalam jangka waktu dua tahun.
Beralih Penuh ke Platform Digital
Pascapenutupan siaran terestrial, BBC Three dan BBC Scotland tidak akan lenyap sepenuhnya. Kedua layanan tersebut bakal bertransformasi menjadi layanan yang beroperasi penuh secara daring (online-only). Melalui skema baru ini, mereka tetap memproduksi serta menyediakan konten untuk platform pengaliran (streaming) iPlayer tanpa harus mengisi jadwal siaran televisi konvensional.
Penutupan Siaran Radio dan Efisiensi Anggaran
Tidak hanya saluran televisi, kebijakan efisiensi ini juga berdampak pada sektor siaran radio. BBC dipastikan akan menghentikan operasional Radio 4 Extra, saluran yang selama ini didominasi oleh program-program wicara, komedi, drama, serta dokumenter dari arsip pustaka BBC.
Respons Efisiensi di Tengah Tekanan Finansial
Direktur Jenderal BBC, Matt Brittin, mengungkapkan bahwa pemangkasan ini merupakan langkah tak terhindarkan untuk menghadapi tekanan biaya operasional yang kian mendesak. Ia mengakui bahwa kondisi finansial saat ini memaksa lembaga penyiaran tersebut mengambil keputusan-keputusan sulit.
Senada dengan hal tersebut, Direktur BBC Scotland, Hayley Valentine, menegaskan bahwa di tengah tantangan keuangan yang signifikan, fokus utama perusahaan adalah mengalokasikan sumber daya ke area yang memberikan dampak paling besar dan relevan bagi para pemirsa.

Xinhuanet is a comprehensive service-oriented news information portal and the most influential online media in China











Discussion about this post