KENDARI — Penegakan disiplin dan kode etik di tubuh korps adhyaksa kembali bergolak. Tim Pengamanan Sumber Daya Organisasi (Pam SDO) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kejati Sultra) mengamankan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Konawe, Fachrizal, atas dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan dan pelanggaran disiplin berat.
Langkah tegas ini menggarisbawahi komitmen internal kejaksaan dalam membersihkan institusi dari oknum aparat penegak hukum yang menyalahgunakan mandatnya. Penangkapan ini langsung ditindaklanjuti dengan tindakan administratif dan pemeriksaan intensif.
Diperiksa Khusus dan Diterbangkan ke Jakarta
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara, Sugeng Riyanta, membenarkan tindakan pengamanan terhadap pejabat di wilayah hukumnya tersebut. Sugeng menegaskan bahwa langkah ini diambil setelah ditemukannya indikasi kuat pelanggaran kode etik aparatur sipil negara dan korps kejaksaan.
“Tim Pam SDO Kejati Sultra telah mengamankan satu orang Kajari di wilayah Sultra atas dugaan melakukan perbuatan tercela atau penyalahgunaan wewenang yang melanggar disiplin pegawai dan kode etik jaksa,” ujar Sugeng Riyanta saat memberikan keterangan resminya.
Guna menjaga objektivitas dan kedalaman penanganan perkara, penanganan kasus ini kini ditarik penuh ke tingkat pusat. Usai diamankan oleh tim pengamanan internal Kejati Sultra, Fachrizal langsung diberangkatkan menuju Jakarta untuk diserahkan ke Kejaksaan Agung (Kejagung).
“Saat ini yang bersangkutan telah diserahkan kepada Kejaksaan Agung untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” lanjut Sugeng.
Kejagung Pendalami Detail Pelanggaran
Mengenai konstruksi perkara, rincian bentuk penyalahgunaan wewenang, maupun potensi sanksi yang akan dijatuhkan, pihak Kejati Sultra belum membeberkan secara rinci kepada publik. Sugeng menyatakan bahwa seluruh kewenangan pendalaman bukti, pemeriksaan lanjutan, hingga pengambilan keputusan final berada penuh di tangan penyidik pengawasan Kejagung.
“Terkait hal ini sedang didalami oleh Kejaksaan Agung; nanti di sana yang akan memutuskan,” pungkasnya.
Kasus ini menambah daftar panjang pengawasan ketat terhadap jajaran pimpinan Kejaksaan di daerah. Publik kini menunggu hasil pemeriksaan resmi dari Kejagung terkait bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh Kajari Konawe tersebut serta sanksi tegas yang bakal dijatuhkan.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post