Menandai usianya yang ke-21, PT Pertamina EP (PEP) menegaskan komitmen keberlanjutan dan kepedulian sosial perusahaan melalui aksi korporasi berdampak masyarakat. Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) hulu migas nasional ini menggelar rangkaian kegiatan sosial bertajuk “PEP Berbagi” dan “PEP Bergerak” yang menjangkau lebih dari 2.500 penerima manfaat di seluruh pelosok tanah air.
Program sosial yang berlangsung mulai 18 Agustus hingga 8 September 2026 tersebut dirancang tidak hanya sebagai perayaan hari jadi, tetapi juga sebagai strategi penguatan hubungan kemitraan dengan masyarakat sekitar wilayah kerja operasional entitas anak usaha Pertamina Hulu Energi (PHE) ini.
Jangkauan Operasional dari Sumatra Hingga Papua
Aksi kepedulian sosial ini digelar secara serentak di 25 lokasi lapangan dan fasilitas operasional Pertamina EP yang membentang dari hulu ke hilir nasional. Di wilayah Sumatra, penyaluran bantuan mencakup Lapangan Pangkalan Susu, Lapangan Lirik, Lapangan Jambi, Lapangan Ramba, Lapangan Prabumulih, Lapangan Pendopo, Lapangan Limau, Lapangan Rantau, hingga Lapangan Adera.
Penerima manfaat di kawasan tersebut mendasarkan pada kelompok rentan, mulai dari dhuafa, anak yatim, penyandang disabilitas, hingga kelompok masyarakat tunarungu. Di Prabumulih, dukungan konkret diarahkan pada penguatan organisasi atlet disabilitas setempat serta intervensi sektor pendidikan melalui perbaikan fasilitas SDN 76 Prabumulih dan pemberian paket pola hidup bersih dan sehat kepada 75 siswa.
Sementara di Jawa Barat, program menyasar wilayah Lapangan Jatibarang, Lapangan Tambun, Lapangan Subang, dan fasilitas Oil Grid Terminal (OGT) Balongan melalui kerja sama dengan lembaga sosial lokal.
Pemberdayaan Komunitas Inklusif di Regional Timur
Ekspansi program berlanjut ke pulau Kalimantan melalui Lapangan Sangasanga, Lapangan Sangatta, Lapangan Tanjung, Lapangan Bunyu, dan Lapangan Tarakan. Penyaluran bantuan difokuskan pada penguatan lembaga pendidikan keagamaan seperti Pondok Pesantren Bahaul Iman di Bangun Sari, lembaga amil zakat, komunitas pekerja sosial, serta kelompok disabilitas lokal.
Di kawasan Indonesia Timur, jangkauan program meliputi Lapangan Cepu, Lapangan Sukowati, Lapangan Poleng, Lapangan Donggi Matindok, hingga Lapangan Papua. Di Sorong, Papua Barat Daya, bantuan disalurkan kepada Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Papua Barat Daya serta Panti Asuhan Muhammadiyah Sorong.
Tidak hanya berfokus pada area operasi lapangan, kantor pusat Pertamina EP turut menyalurkan porsi bantuan ke wilayah penyangga perkotaan mencakup Cileungsi, Bekasi, Jakarta Timur, Tangerang, hingga kawasan masyarakat adat di Baduy. Bantuan tersebut menjangkau panti rehabilitasi anak dengan gangguan autisme (Yayasan Azzaki), panti rehabilitasi ODGJ (Yayasan Galuh), hingga fasilitas kesehatan di komunitas Baduy.
Sinergi Keberlanjutan dan Nilai Tambah Korporasi
Direktur Utama Pertamina EP, Arief Prasetyo Handoyo, menegaskan bahwa perayaan momentum dua dekade lebih keberadaan perusahaan diarahkan untuk memperkuat integrasi nilai sosial ke dalam aktivitas bisnis minyak dan gas bumi.
“Memasuki usia ke-21, kami ingin terus membawa semangat bahwa keberadaan Pertamina EP tidak hanya memberikan kontribusi melalui kegiatan operasi, tetapi juga melalui kepedulian dan kehadiran bersama masyarakat. PEP Berbagi dan PEP Bergerak menjadi wujud sederhana dari semangat tersebut, karena kami percaya bahwa ketika kita bergerak bersama, energi positif akan tumbuh dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar Arief.
Langkah ini mencerminkan penerpan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) perusahaan, di mana aspek keberlanjutan sosial menjadi pilar pendukung dalam menjaga kelancaran operasi hulu migas di seluruh wilayah kerja Pertamina EP.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post