Dua Dekade Lebih Bertahan: Menemukan Bahagia di Tengah Ragam Perjalanan
Dua puluh dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah grup musik untuk tetap konsisten dan relevan di industri musik Tanah Air. Pasang surut dinamika, pergantian era, hingga dinamika internal tentu menjadi bahan bakar yang membentuk kedewasaan bermusik. Menandai usia ke-22 tahun perjalanan kembara bermusiknya, unit pop nostalgia Ten2Five kembali menyapa para pendengarnya dengan sebuah persembahan segar bertajuk “Happy Song”. Amunisi anyar ini dirilis bertepatan dengan momen selebrasi konser ulang tahun mereka yang bertajuk Perjalanan Cinta di Live House, M Bloc Space, Jakarta Selatan.
Bukan sekadar perayaan biasa, penanda dua dekade lebih keberadaan mereka ini menjadi manifestasi atas ketangguhan Ten2Five dalam merawat nafas kreatif. Lagu ini hadir sebagai ode atas pilihan untuk tetap bangkit, menepis keraguan, dan merayakan hidup setelah berhasil melewati berbagai fase sulit dan gelombang kesedihan.
Refleksi Imel: Dari Stigma “Dreamer” Menjadi Selebrasi Diri
Gagasan utama di balik penulisan “Happy Song” bermula dari perenungan personal sang vokalis, Imela Sari Kuswantina (Imel). Dalam lanskap lirik yang reflektif namun tetap terbalut aransemen yang ringan, Imel mencoba merangkum dinamika ketika pilihan hidup seseorang kerap dipandang sebelah mata atau diragukan oleh lingkungan sekitar.
“Aku ingin membuat lagu yang rasanya seperti mengingatkan diri sendiri bahwa setelah semua hal yang kita lewati, kita tetap punya pilihan untuk bahagia,” ungkap Imel menegaskan esensi di balik karya terbarunya ini. Ia juga menambahkan betapa pentingnya berdamai dengan proses masa lalu. “Ada masa ketika kita diragukan, dianggap sebagai quitter atau hanya dreamer. Tapi pada akhirnya, yang penting adalah kita tetap berjalan dan membuktikan kepada diri sendiri bahwa kita bisa sampai di titik ini.”
Kematangan Kolektif dan Eksplorasi Dapur Produksi
Secara musikalitas, “Happy Song” menawarkan formula pop yang adiktif, santai, dan sangat ramah di telinga, tanpa kehilangan karakter khas yang selama ini melekat pada kolektif ini. Sisi teknis produksi lagu ini digarap secara mandiri dan intim oleh internal band. Kombinasi Imel dan Ardhy bertindak sebagai komposer utama, dengan penyusunan lirik yang dirangkai langsung oleh Imel.
Peran ekskusi aransemen, proses mixing, hingga mastering sepenuhnya dikomandoi oleh Ardhy, sementara departemen bas diperkaya oleh sentuhan Otje Stevanus. Mengambil kendali penuh atas identitas karyanya, Ten2Five juga bertindak langsung sebagai produser eksekutif untuk karya ini. Bagi penikmat musik yang ingin menyelami visualisasi dari trek terbaru ini, format video audio visualizer untuk “Happy Song” sudah dapat dinikmati melalui kanal YouTube resmi mereka.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post