Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
Investor Asing Kompak Lepas Saham BBCA dalam Jumlah Besar/Arab Saudi Larang Keluarga Makamkan Jenazah Kerabat yang Dieksekusi Mati/Atasi Polusi Musim Dingin, Delhi Resmi Terapkan Aturan Ketat/JEC Imbau Pasien Operasi Katarak Utamakan Kualitas Penglihatan Dibanding Sekadar Bebas Kabut/Kampus Terbaik Australia University of Melbourne Kian Kokoh di Peringkat Dunia/Eksplorasi Glenn Martens Membawa Bunga Mekar dalam Estetika Radikal Maison Margiela/Rapat Memanas, DPR Segera Sidak Bangunan Kontroversial di Lapas Cibinong/Kisah Kelas Pekerja dan Janji Keluarga Bertemu dalam Album Baru TENHOLES, SATYA/Wadahi Komunitas Lokal Pemkot Batu Siapkan Delapan Ruang Kreatif Baru/MD Entertainment (FILM) Rangkul SBS Korsel Perluas Ekspansi Konten dan Media Global/Mesir Tegaskan Keamanan Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab Harga Mati/Mengabdi Sembilan Dekade, Dokter Usia 92 Tahun Masih Aktif Memimpin Operasi Bedah/Saint Laurent dan Era Keemasan Fashion Modern Versi Anthony Vaccarello/Tembus Rp18.000, Nilai Tukar Rupiah Kembali Tertekan dan Sulit Pertahankan Penguatan/Imigrasi Blitar dan Pemkab Tulungagung Perketat Pengawasan WNA di Daerah/
Investor Asing Kompak Lepas Saham BBCA dalam Jumlah Besar/Arab Saudi Larang Keluarga Makamkan Jenazah Kerabat yang Dieksekusi Mati/Atasi Polusi Musim Dingin, Delhi Resmi Terapkan Aturan Ketat/JEC Imbau Pasien Operasi Katarak Utamakan Kualitas Penglihatan Dibanding Sekadar Bebas Kabut/Kampus Terbaik Australia University of Melbourne Kian Kokoh di Peringkat Dunia/Eksplorasi Glenn Martens Membawa Bunga Mekar dalam Estetika Radikal Maison Margiela/Rapat Memanas, DPR Segera Sidak Bangunan Kontroversial di Lapas Cibinong/Kisah Kelas Pekerja dan Janji Keluarga Bertemu dalam Album Baru TENHOLES, SATYA/Wadahi Komunitas Lokal Pemkot Batu Siapkan Delapan Ruang Kreatif Baru/MD Entertainment (FILM) Rangkul SBS Korsel Perluas Ekspansi Konten dan Media Global/Mesir Tegaskan Keamanan Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab Harga Mati/Mengabdi Sembilan Dekade, Dokter Usia 92 Tahun Masih Aktif Memimpin Operasi Bedah/Saint Laurent dan Era Keemasan Fashion Modern Versi Anthony Vaccarello/Tembus Rp18.000, Nilai Tukar Rupiah Kembali Tertekan dan Sulit Pertahankan Penguatan/Imigrasi Blitar dan Pemkab Tulungagung Perketat Pengawasan WNA di Daerah/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

Arab Saudi Larang Keluarga Makamkan Jenazah Kerabat yang Dieksekusi Mati

by BBC Indonesia
September 30, 2026
Arab Saudi Larang Keluarga Makamkan Jenazah Kerabat Yang Dieksekusi Mati

Arab Saudi Larang Keluarga Makamkan Jenazah Kerabat Yang Dieksekusi Mati

Promo Hujan Bonus Fiberzone #Internetcepatindonesia

MALANG TODAY – Duka mendalam menyelimuti keluarga para terpidana mati di Arab Saudi. Praktik penahanan jenazah yang dilakukan otoritas setempat setelah eksekusi mati memicu sorotan tajam dari kelompok hak asasi manusia (HAM) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Selain eksekusi yang sering kali dilakukan tanpa pemberitahuan, tidak diserahkannya jenazah kepada pihak keluarga dinilai semakin memperpanjang penderitaan kebatinan yang dialami para ahli waris.

Kondisi ini salah satunya dirasakan oleh keluarga Kibrom Kinfe Aregawi (25) dan Tsigabu Gebremariam (26), dua dari lima warga negara Ethiopia yang dieksekusi mati di fasilitas Khamis Mushait, Provinsi Asir, pada 23 Juni lalu. Keduanya divonis bersalah atas kasus penyelundupan narkotika jenis ganja.

Bagi keluarga yang beragama Kristen Ortodoks Ethiopia, memakamkan anggota keluarga sesuai tradisi agama—menggunakan kain kafan khusus dan peti kayu—merupakan bagian krusial untuk memberikan penghormatan terakhir. Namun, lantaran jenazah tidak dipulangkan dan tanpa adanya kepastian lokasi pemakaman, keluarga terpaksa hanya bisa menggelar upacara dan doa secara simbolis.

Sorotan Internasional dan Pelanggaran HAM

Praktik penahanan jenazah oleh otoritas Arab Saudi mendapat kecaman keras dari berbagai pihak. Pelapor Khusus PBB untuk kebebasan beragama dan berkeyakinan, Nazila Ghanea, menilai dugaan tindakan penahanan jenazah terpidana mati sebagai bentuk penyiksaan serta perlakuan yang kejam dan tidak manusiawi.

Peneliti senior di European Saudi Organisation for Human Rights (ESOHR) sekaligus konsultan Reprieve MENA, Duaa Dhainy, menegaskan bahwa kebijakan penolakan penyerahan jenazah ini bukan sekadar urusan administratif belaka. Langkah tersebut dinilai sebagai hukuman tambahan yang ditujukan kepada keluarga korban.

Menurut data Human Rights Watch (HRW), Arab Saudi telah mengeksekusi sedikitnya 116 orang sepanjang periode Januari hingga akhir Juli tahun ini. Kebanyakan proses eksekusi dilakukan secara tertutup tanpa pemberitahuan awal kepada narapidana maupun pihak keluarga. Bahkan, dokumen resmi seperti sertifikat kematian hingga barang-barang pribadi milik terpidana sering kali tidak pernah diserahkan.

Jerat Kemiskinan dan Eksploitasi Migran

Kisah hidup Kibrom dan Tsigabu mencerminkan keputusasaan warga migran yang melarikan diri dari konflik pertempuran dan kemiskinan di tanah air mereka. Kibrom sempat melintasi jalur laut yang berbahaya dan wilayah Yaman sebelum akhirnya ditangkap di perbatasan Arab Saudi pada 2023.

Hal serupa dialami Tsigabu, anak sulung dari delapan bersaudara asal pedesaan Tigray Tengah. Ia merantau ke Arab Saudi untuk menopang ekonomi keluarga dan membantu saudara-saudaranya. Namun, setelah ditahan selama tiga setengah tahun, Tsigabu dieksekusi tanpa sempat berpamitan dengan keluarganya.

Amnesty International mencatat bahwa sekitar 75 persen dari total terpidana yang dieksekusi dalam kasus narkotika di Arab Saudi merupakan warga negara asing. Para pengamat HAM menilai migran yang berada dalam situasi rentan kerap menjadi sasaran empuk eksploitasi sindikat kriminal internasional, baik melalui ancaman, paksaan, maupun iming-iming imbalan finansial.

Tren Eksekusi Mati Meningkat Tajam

Data ESOHR menunjukkan bahwa jumlah eksekusi mati di Arab Saudi terus melonjak pesat dan telah menembus angka lebih dari 2.000 kasus sejak 2015. Sebanyak 42 persen dari total terpidana mati tersebut adalah warga negara asing.

Meskipun regulasi hukum di Arab Saudi secara teori memungkinkan pemulangan jenazah warga asing ke negara asal melalui fasilitasi kedutaan besar, dalam praktiknya hal tersebut hampir tidak pernah terealisasi.

Di sisi lain, Pemerintah Arab Saudi menegaskan kebijakan hukum tegas terkait kasus tindak pidana narkotika. Otoritas setempat menyatakan langkah eksekusi mati diambil demi melindungi keamanan masyarakat dari ancaman bahaya narkoba serta memberikan efek jera yang maksimal bagi para pelaku penyelundupan.

Kecemasan di Balik Jeruji Penjara

Sistem eksekusi yang tertutup menciptakan ketakutan luar biasa bagi para narapidana yang tengah menanti ajal di balik jeruji besi. Ketidakpastian jadwal eksekusi membuat para tahanan hidup dalam tekanan mental yang berat setiap harinya.

Sejumlah lembaga HAM internasional terus mendesak pemerintah Arab Saudi untuk memberikan transparansi dalam proses peradilan, memberikan hak berpamitan bagi narapidana, serta menyerahkan jenazah kepada keluarga agar dapat dimakamkan secara layak sesuai dengan keyakinan masing-masing.

logo BBC Indonesia
BBC Indonesia

BBC Indonesia (atau BBC News Indonesia) adalah layanan berita berbahasa Indonesia dari lembaga penyiaran publik Britania Raya, British Broadcasting Corporation (BBC)

Related Posts

Investor Asing Kompak Lepas Saham Bbca Dalam Jumlah Besar

Investor Asing Kompak Lepas Saham BBCA dalam Jumlah Besar

by Malang Today
September 30, 2026

Investor asing gencar menjual saham BBCA hingga menekan IHSG. Simak analisis lengkap penyebab aksi lepas saham dan dampaknya bagi pasar.

Atasi Polusi Musim Dingin Delhi Resmi Terapkan Aturan Ketat

Atasi Polusi Musim Dingin, Delhi Resmi Terapkan Aturan Ketat

by Xinhua News
September 30, 2026

Krisis polusi udara musim dingin melanda Delhi hingga pemerintah menerapkan aturan ketat. Simak langkah darurat yang diambil di sini!

Kampus Terbaik Australia University Of Melbourne Kian Kokoh Di Peringkat

Kampus Terbaik Australia University of Melbourne Kian Kokoh di Peringkat Dunia

by Malang Today
September 30, 2026

University of Melbourne sukses pertahankan gelar kampus nomor 1 di Australia dan mantapkan posisinya di peringkat papan atas universitas global.

Eksplorasi Glenn Martens Membawa Bunga Mekar Dalam Estetika Radikal Maison

Eksplorasi Glenn Martens Membawa Bunga Mekar dalam Estetika Radikal Maison Margiela

by Malang Today
September 30, 2026

Jelajahi keindahan koleksi Maison Margiela Blossoming karya Glenn Martens yang memadukan dekonstruksi avant-garde dan estetika puitis terkini.

Rapat Memanas Dpr Segera Sidak Bangunan Kontroversial Di Lapas Cibinong

Rapat Memanas, DPR Segera Sidak Bangunan Kontroversial di Lapas Cibinong

by Malang Today
September 30, 2026

DPRD Bogor bakal sidak bangunan kontroversial di Lapas Cibinong usai rapat panas guna selidiki dugaan pelanggaran izin dan fungsi lahan.

Md Entertainment Film Rangkul Sbs Korsel Perluas Ekspansi Konten Dan

MD Entertainment (FILM) Rangkul SBS Korsel Perluas Ekspansi Konten dan Media Global

by Malang Today
September 30, 2026

MD Entertainment menggandeng SBS Korea Selatan melalui MoU strategis untuk memperkuat ekspansi konten serta media di pasar internasional.

Mesir Tegaskan Keamanan Laut Merah Dan Selat Bab Al Mandab Harga

Mesir Tegaskan Keamanan Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab Harga Mati

by Xinhua News
September 30, 2026

Mesir tegaskan pentingnya menjaga stabilitas Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab demi kedaulatan serta kelancaran pelayaran internasional.

Mengabdi Sembilan Dekade Dokter Usia 92 Tahun Masih Aktif Memimpin

Mengabdi Sembilan Dekade, Dokter Usia 92 Tahun Masih Aktif Memimpin Operasi Bedah

by Malang Today
September 30, 2026

Rahasia kebugaran dokter 92 tahun yang masih aktif mengoperasi pasien di ruang bedah terungkap, buktikan usia bukan halangan untuk terus...

Saint Laurent Dan Era Keemasan Fashion Modern Versi Anthony Vaccarello

Saint Laurent dan Era Keemasan Fashion Modern Versi Anthony Vaccarello

by Malang Today
September 30, 2026

Temukan pesona kemewahan busana Saint Laurent era Anthony Vaccarello yang menghidupkan kembali masa keemasan fashion dunia di sini.

Tembus Rp18000 Nilai Tukar Rupiah Kembali Tertekan Dan Sulit Pertahankan

Tembus Rp18.000, Nilai Tukar Rupiah Kembali Tertekan dan Sulit Pertahankan Penguatan

by Malang Today
September 30, 2026

Nilai tukar rupiah melemah usai menembus Rp18.000 per Dolar AS akibat tekanan ekonomi global dan penguatan indeks dolar yang kian...

Discussion about this post

View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

imunify-bot-check 5986
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.