Pesan Diplomatik Kuat Dukungan Palestina
Seruan “Free Palestine” yang dilontangkan Presiden Terpilih sekaligus Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto, dalam peringatan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, dinilai sebagai bentuk ketegasan arah politik luar negeri Indonesia. Aksi yang dilakukan di hadapan para diplomat asing tersebut mempertegas posisi historis Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina dari pendudukan Israel.
Pengamat hubungan internasional, Dina Sulaeman, menilai tindakan Prabowo tersebut memberikan sinyal diplomatik yang amat kuat ke dunia internasional. Menurutnya, komitmen Indonesia terhadap nasib rakyat Palestina tidak akan bergeser di bawah kepemimpinan mendatang. Seruan yang diucapkan sebanyak tiga kali itu dilontarkan Prabowo saat menyapa Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah A.K. Al-Sattari, dan langsung disaut secara gemuruh oleh ribuan santri serta tamu undangan yang hadir.
Dorongan Langkah Konkret dan Tekanan Ekonomi
Kendati mengapresiasi keberanian pesan diplomatik tersebut, Dina memberikan catatan kritis bahwa simbolisasi dan gestur politik tidak boleh berhenti sebatas retorika. Menurutnya, aksi seruan tersebut harus ditindaklanjuti dengan kebijakan strategis yang mampu memberikan dampak riil bagi penghentian agresi serta kejahatan kemanusiaan yang dilakukan Israel.
“Gestur diplomatik tentu penting untuk menjaga kesinambungan isu, namun tidak cukup untuk memberikan kontribusi nyata dalam menghentikan kejahatan Israel terhadap rakyat Palestina,” ujar Dina.
Ia mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengambil peran kepemimpinan yang lebih agresif di panggung global. Salah satu langkah konkret yang dinilai efektif adalah menggalang konsolidasi dengan negara-negara pendukung kemerdekaan Palestina untuk menerapkan sanksi ekonomi yang tegas.
“Indonesia bersama negara-negara lain perlu mengambil langkah yang jauh lebih konkrit dan terukur, seperti menghentikan seluruh akses hubungan perdagangan serta menggalang gerakan boikot ekonomi secara global terhadap Israel,” tegasnya.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post