BEIJING — Ajang internasional Annual Conference of Financial Street Forum 2026 resmi dibuka di Beijing, Tiongkok. Forum bergengsi ini menghadirkan lebih dari 400 tokoh terkemuka dari berbagai negara untuk membahas masa depan dan stabilitas sistem keuangan dunia.
Tahun ini, forum tersebut mengusung tema “Membangun Ekosistem yang Terbuka, Kolaboratif, dan Inklusif bagi Perkembangan Keuangan Global”. Pemilihan tema ini dinilai sangat relevan di tengah dinamika dan perubahan lanskap ekonomi global yang kian kompleks.
Dorong Kerja Sama di Tengah Tantangan Ekonomi Global
Sekretaris Jenderal Eksekutif Panitia Penyelenggara sekaligus Pelaksana Tugas Kepala Distrik Xicheng, Beijing, Zeng Linfeng, menjelaskan bahwa dinamika global saat ini memberikan tantangan signifikan bagi perekonomian dan sistem keuangan dunia.
Menurut Zeng, dunia perlu segera membangun kesepahaman bersama melalui prinsip keterbukaan, mengatasi berbagai tantangan lewat kerja sama erat, serta mencari titik temu dengan tetap menghargai perbedaan antarnegara.
Ajang tahun ini dirancang untuk mendorong penyelarasan antara perkembangan dan keamanan di sektor keuangan. Langkah tersebut dilakukan dengan membuka peluang pertumbuhan melalui keterbukaan, memperkuat ketahanan sistem lewat kolaborasi, serta menciptakan manfaat bersama secara inklusif.
Rangkaian Agenda dan Pembahasan Strategis
Berlangsung selama empat hari, konferensi ini diisi oleh forum utama, forum paralel, serta tiga konferensi khusus yang berfokus pada pembahasan teknologi finansial (fintech), industri asuransi, dan strategi investasi.
Sesi utama forum melibatkan kolaborasi dari berbagai lembaga regulator dan institusi keuangan tinggi Tiongkok, termasuk People’s Bank of China, National Financial Regulatory Administration, China Securities Regulatory Commission, dan State Administration of Foreign Exchange (SAFE).
Sejumlah pimpinan dari perusahaan keuangan multinasional, seperti Standard Chartered dan DWS Group, turut hadir untuk mendiskusikan perkembangan serta kerja sama keuangan lintas negara dalam menghadapi perubahan peta ekonomi dunia.
Memperkuat Sektor Ekonomi Riil
Selain kerja sama lintas negara, agenda forum juga menyoroti peluang investasi jangka panjang di pasar modal seiring diterapkannya prinsip keterbukaan dua arah. Para peserta forum menekankan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis antara pasar keuangan dan sektor ekonomi riil.
Melalui keterlibatan pejabat pemerintah, pakar, akademisi, dan perwakilan lembaga keuangan internasional, forum ini diharapkan mampu memperkuat kerja sama keuangan global. Tujuan akhirnya adalah menciptakan lingkungan keuangan yang lebih terbuka, inklusif, dan tangguh guna menyokong pembangunan ekonomi berkualitas tinggi.

Xinhuanet is a comprehensive service-oriented news information portal and the most influential online media in China











Discussion about this post