Perubahan pola konsumsi masyarakat dalam berburu kuliner kian bergeser ke ranah digital. Tidak sekadar mencari referensi visual, konsumen kini terdorong untuk datang langsung ke gerai fisik usai menyaksikan konten video singkat. Tren ini dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku usaha kuliner lokal, seperti Amanda Brownies dan Suweger, yang sukses mengonversi popularitas konten di media sosial menjadi transaksi nyata melalui integrasi fitur digital.
Kedua merek kuliner tersebut memanfaatkan ekosistem digital TikTok GO by Tokopedia dengan memadukan keterlibatan kreator konten, program promosi lokasi, hingga penawaran voucher belanja digital. Strategi ini terbukti efektif mendongkrak penjualan voucher secara signifikan sepanjang tahun 2026 sekaligus mengunci keterikatan pelanggan lintas generasi.
Transformasi Digital Merek Legendaris Lintas Generasi
Sebagai pemain senior yang memulai usahanya dari industri rumahan di Bandung sejak 1999, Amanda Brownies kini telah berkembang pesat hingga memiliki 150 outlet dari Aceh hingga Papua. Meski rasa yang konsisten menjadi modal utama dalam menjaga loyalitas pelanggan, manajemen menyadari pentingnya merangkul segmen pasar yang lebih muda.
Manager Marketing Amanda Brownies, Hilda Nathania, mengungkapkan bahwa adopsi platform digital menjadi kunci untuk mempertahankan relevansi bisnis di tengah perubahan jaman.
“Dulu ibu saya yang menyuguhkan Amanda untuk saya, sekarang saya yang membelikan untuk anak saya,” ujar Hilda.
Guna menjangkau generasi Z dan milenial, Amanda Brownies gencar berkolaborasi dengan kreator konten makanan sejak 2020. Upaya ini memicu terbentuknya gelombang konten organik. Data internal mencatat lebih dari 40.000 video ciptaan pengguna (UGC) yang menampilkan produk mereka telah diunggah ke TikTok, melampaui total 500 juta tayangan.
Langkah penestrasi digital ini makin tajam saat perusahaan bergabung dengan TikTok GO by Tokopedia pada Juli 2026. Fitur penanda lokasi (geolocation) dan voucher belanja online terbukti ampuh mendorong lalu lintas pengunjung ke toko fisik.
Hasilnya, Amanda Brownies mencatatkan lonjakan penjualan voucher online hingga lebih dari 80 persen hanya dalam dua bulan pertama (Agustus–September 2026). Efektivitas integrasi konten dan promosi ini bahkan terlihat saat perayaan ulang tahun ke-25 pada November 2025, di mana jaringan gerai mereka dipadati antrean panjang konsumen sejak pagi hari.
Inovasi Bisnis Kuliner Merek Lokal Segmen Muda
Di sisi lain, Suweger hadir mewakili dinamika bisnis kuliner modern yang digagas oleh generasi muda. Dirintis oleh tiga mahasiswa di Surabaya pada 2019, bisnis yang bermula dari satu gerai di kawasan Sukolilo ini kini mengekspansi layanannya hingga 14 outlet di wilayah Surabaya dan Sidoarjo.
Sejak 2021, Suweger konsisten memanfaatkan konten kreatif bernuansa komedi untuk membangun keterikatan dengan pengikutnya. Melalui program afiliasi, flash sale, kolaborasi kreator, hingga fitur siaran langsung (LIVE), platform digital dimanfaatkan tidak hanya untuk pemasaran, tetapi juga sebagai sarana riset pasar secara langsung.
Chief Marketing Officer Suweger, Muhammad Ghiyats Humam, menegaskan pentingnya mengukur efektivitas konten terhadap keputusan pembelian konsumen secara riil.
“Melalui TikTok GO by Tokopedia, kami tidak hanya melihat apakah konten kami ramai atau banyak ditonton. Kami juga ingin tahu apakah setelah melihat konten, orang menjadi tertarik dengan produknya dan akhirnya mencoba,” kata Ghiyats.
Strategi tersebut berhasil membuktikan efektivitasnya saat peluncuran varian menu baru, Thai Tea Jelly Boba. Dalam kurun waktu satu bulan setelah diperkenalkan via platform online, produk tersebut berhasil menembus daftar lima besar menu terlaris Suweger. Perusahaan juga sukses memperluas lini bisnisnya ke kategori camilan seperti dimsum, yang mampu mencatatkan penjualan hingga 1.000 unit per pekan.
Secara keseluruhan, Suweger mencatat pertumbuhan penjualan voucher online sebesar 20 persen selama periode Mei hingga September 2026. Lebih dari itu, platform digital ini diakui menyumbang lebih dari 50 persen total kunjungan langsung konsumen ke gerai-gerai fisik mereka.
Keberhasilan ekosistem pemasaran digital ini tidak hanya menguntungkan dari sisi operasional bisnis, tetapi juga memberikan dampak sosial-ekonomi lokal. Pertumbuhan gerai Suweger saat ini turut membuka lapangan kerja bagi sekitar 60 tenaga kerja muda di sekitar lokasi operasional gerai mereka.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post