MALANG TODAY – Aksi pemberantasan kejahatan dramatis terjadi di Coimbatore, India, ketika seorang anggota kepolisian setempat, M. Velmurugan (38), nekat bergelantungan di atap mobil SUV yang melaju kencang sejauh 40 kilometer. Tindakan nekat bak adegan film laga tersebut dilakukan demi melumpuhkan pelarian tiga pelaku penyelundupan tembakau ilegal jenis gutkha seberat 250 kilogram.
Peristiwa menegangkan ini bermula pada Minggu pagi sekitar pukul 05.45 waktu setempat di kawasan Kaikolapalayam. Saat itu, tim kepolisian yang mencegat sebuah SUV bernomor polisi wilayah Karnataka mencurigai muatan kendaraan tersebut. Namun, proses interogasi berubah menjadi situasi bahaya ketika pengemudi SUV secara mendadak menaikkan kaca jendela hingga menjepit tangan petugas lain, Vignesh, lalu langsung memacu kendaraannya untuk melarikan diri.
Aksi Nekat Melintasi Jalur Bebas Hambatan
Melihat keselamatan rekannya terancam, Velmurugan mengambil keputusan cepat dengan melompat ke kap depan dan memukul atap mobil. Meski pelaku melepaskan jepitan jendela pada tangan Vignesh, pengemudi justru semakin menjadi-jadi dengan menancap gas melintasi Jalan Tol Salem-Kochi pada kecepatan tinggi yang diperkirakan melebihi 100 kilometer per jam.
Dalam kondisi bahaya yang mengintai nyawanya, Velmurugan memilih untuk terus bertahan di atas kendaraan yang melaju tanpa kendali tersebut. “Saya naik ke atas SUV untuk menghentikan mereka. Namun mereka memacu kendaraan. Saya berpegangan kuat pada rail atap, bertekad tidak menyerah,” ungkap Velmurugan saat menceritakan kembali momen kritis tersebut.
Koordinasi Darurat dan Penghentian Pelarian
Merespons situasi darurat di jalan raya, kepolisian bergerak cepat menjalin koordinasi dengan Otoritas Jalan Nasional India (NHAI) guna memantau pergerakan mobil dan mengawal keselamatan petugas. Langkah pengawalan darurat dilakukan dengan menyiagakan armada medis di sepanjang jalur pelarian.
Kepala Polisi Distrik A. Pavan Kumar Reddy menjelaskan bahwa kesiapan armada pendukung di lapangan menjadi kunci dalam menjaga keselamatan anggotanya selama aksi Pengejaran berlangsung. “Kami segera memberitahu NHAI, lalu mengerahkan ambulans untuk memastikan keselamatan petugas. Video yang beredar direkam oleh kru ambulans,” terang Reddy.
Pelarian sindikat penyelundup tersebut akhirnya terhenti setelah jajaran kepolisian berhasil memblokir dan menghadang SUV di sekitar Simpang Mangalam, Tiruppur. Tiga tersangka asal Rajasthan yang mengendarai mobil tersebut, yakni Babu Dhara (27), A. Rajesh (23), dan S. Suresh (20), sempat berupaya melarikan diri sebelum akhirnya diringkus. Dua di antaranya dilaporkan mengalami patah tulang lengan akibat berupaya kabur saat penangkapan.
Atas dedikasi dan keberaniannya yang tinggi dalam menjalankan tugas di lapangan, Velmurugan kini banjir apresiasi. Pujian mengalir tidak hanya dari jajaran menteri negara bagian Tamil Nadu dan pimpinan kepolisian, tetapi juga dari publik luas yang terkesan oleh ketangguhan petugas tersebut.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post