JAKARTA — Emiten industri hiburan nasional PT MD Entertainment Tbk (FILM) resmi memperkuat ekspansi bisnisnya melalui kemitraan strategis bersama raksasa media asal Korea Selatan, SBS Co. Ltd. Kedua entitas secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk menggarap potensi bisnis konten, penyiaran, serta media di kawasan Asia Tenggara.
Kerja sama ini menjadi langkah operasional lanjutan setelah SBS secara resmi masuk sebagai pemegang saham strategis FILM melalui skema penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (rights issue). Investasi SBS di emiten berkode saham FILM tersebut bernilai US$ 20 juta (sekitar Rp310 miliar), yang mencatatkan rekor sebagai investasi luar negeri terbesar sepanjang sejarah berdiri SBS.
Mengawinkan Konten K-Drama dan Kekuatan Distribusi Lokal
Melalui kesepakatan anyar ini, MD Entertainment dan SBS sepakat memadukan kekuatan perpustakaan konten premium Korea Selatan dengan kapasitas produksi dan jaringan distribusi luas milik FILM di pasar domestik. Sebagai tahapan awal, kerja sama ini akan menghadirkan deretan program populer SBS ke saluran penyiaran MDTV.
Tak hanya sekadar penayangan ulang, kedua belah pihak juga bersiap memproduksi adaptor lokal (remake) berbahasa Indonesia yang diangkat dari kekayaan intelektual (intellectual property/IP) milik SBS. Ke depan, ruang lingkup kolaborasi ini diproyeksikan merambah ke sektor periklanan, pemasaran merek, penyelenggaraan pertunjukan langsung (live events), hingga monetisasi komersial atas basis IP bersama.
CEO Studio S, Hong Sung-Chang, mewakili Presiden SBS Bang Moon-shin, menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan implementasi konkret atas komitmen investasi yang telah ditanamkan sejak tahun lalu. Pihaknya optimistis terhadap potensi pertumbuhan industri media digital di Asia Tenggara dengan Indonesia sebagai pusat pertumbuhan utama.
“MoU ini menjadi titik awal penting untuk mewujudkan investasi strategis tahun lalu menjadi hasil bisnis yang nyata serta membangun pertumbuhan jangka panjang,” ungkapnya dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Indonesia Jadi Hub Strategis Industri Konten Regional
Sementara itu, Direktur Utama MD Entertainment, Manoj Punjabi, menyatakan optimisme serupa. Ia menilai penggabungan kekuatan kurasi konten global milik SBS dan pemahaman mendalam MD Entertainment terhadap preferensi pasar lokal akan menciptakan sinergi bisnis yang solid.
“Investasi SBS mencerminkan keyakinan nyata terhadap fundamental yang telah kami bangun. MoU ini adalah langkah kami mengubah kepercayaan tersebut menjadi aksi nyata, sekaligus menandai dimulainya kemitraan yang diharapkan dapat tumbuh jauh melampaui kawasan Asia Tenggara,” ujar Manoj.
Dengan basis populasi mencapai sekitar 280 juta jiwa dan pesatnya penetrasi platform media digital seperti Over-The-Top (OTT), Indonesia kian mengukuhkan posisinya sebagai pasar yang sangat prospektif. Meningkatnya konsumsi konten berkualitas tinggi di dalam negeri menjadikan kerja sama transnasional ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat posisi FILM di industri hiburan regional.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post