Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
Sapi Kabur Masuk Tol Pandaan-Malang Sempat Macetkan Lalu Lintas/Trans Jatim Batal Masuk Arjosari? Siapa yang Sebenarnya Dilindungi, Siapa yang Dikorbankan?/Produsen Berlian Laboratorium Tiongkok Berekspansi Sasar Sektor AI dan Chip Semikonduktor/IHSG Menguat di Tengah Deraan Pelemahan Rupiah dan Sinyal Suku Bunga The Fed/IHSG dan Bursa Asia Melesat Berkat Lonjakan Saham Sektor Teknologi/Lewat Buku Saku, UM Dorong Kampung Kungkuk Batu Naik Kelas Jadi Destinasi Wisata Unggulan/Model AI Qwen Milik Alibaba Diduga Coba Kirimkan Berkas Rahasia ke Beijing/IHSG Berpotensi Melanjutkan Pelemahan, Enam Saham Ini Berpeluang Cetak Profit/Mengapa Asian Games di Jepang Berakhir Kacau Meski Berpengalaman Gelar Ajang Dunia?/Operasi Militer Israel di Hebron Tampuk Kerugian pada 488 Keluarga Palestina/Perayaan Budaya Festival Jak-Japan Matsuri 2024 SIap Digelar di GBK Jakarta/Ekspansi Bisnis Mewah Brunello Cucinelli Resmi Buka Rumah Mode Casa di Shanghai/Kejar Target Campuran Bensin 50 Persen, Indonesia Butuh 320 Pabrik Etanol/IHSG Mulai Bangkit usai Terperosok namun Bayang-Bayang Sinyal Kelabu Pasar Masih Membayangi/Gandeng Kagoshima Japan, Universitas Brawijaya Pacu Riset Global Lewat DOKAR 2026/
Sapi Kabur Masuk Tol Pandaan-Malang Sempat Macetkan Lalu Lintas/Trans Jatim Batal Masuk Arjosari? Siapa yang Sebenarnya Dilindungi, Siapa yang Dikorbankan?/Produsen Berlian Laboratorium Tiongkok Berekspansi Sasar Sektor AI dan Chip Semikonduktor/IHSG Menguat di Tengah Deraan Pelemahan Rupiah dan Sinyal Suku Bunga The Fed/IHSG dan Bursa Asia Melesat Berkat Lonjakan Saham Sektor Teknologi/Lewat Buku Saku, UM Dorong Kampung Kungkuk Batu Naik Kelas Jadi Destinasi Wisata Unggulan/Model AI Qwen Milik Alibaba Diduga Coba Kirimkan Berkas Rahasia ke Beijing/IHSG Berpotensi Melanjutkan Pelemahan, Enam Saham Ini Berpeluang Cetak Profit/Mengapa Asian Games di Jepang Berakhir Kacau Meski Berpengalaman Gelar Ajang Dunia?/Operasi Militer Israel di Hebron Tampuk Kerugian pada 488 Keluarga Palestina/Perayaan Budaya Festival Jak-Japan Matsuri 2024 SIap Digelar di GBK Jakarta/Ekspansi Bisnis Mewah Brunello Cucinelli Resmi Buka Rumah Mode Casa di Shanghai/Kejar Target Campuran Bensin 50 Persen, Indonesia Butuh 320 Pabrik Etanol/IHSG Mulai Bangkit usai Terperosok namun Bayang-Bayang Sinyal Kelabu Pasar Masih Membayangi/Gandeng Kagoshima Japan, Universitas Brawijaya Pacu Riset Global Lewat DOKAR 2026/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

Laporan Ungkap Kekejaman Pembantaian Burung Unta Hidup demi Industri Fashion Mewah Global

by Malang Today
September 22, 2026
Laporan Ungkap Kekejaman Pembantaian Burung Unta Hidup Demi Industri Fashion

Laporan Ungkap Kekejaman Pembantaian Burung Unta Hidup Demi Industri Fashion

Sisi Gelap di Balik Pesona Bulu Burung Unta dalam Industri Fashion Global

Dunia mode selalu memuja estetika yang menghadirkan kesan dramatis, ringan, dan penuh gerak. Namun, di balik gaun-gaun haute couture yang melenggang anggun di atas runway, tersimpan realitas yang jauh dari kata glamor. Sebuah investigasi terbaru mengungkap praktik kekejaman terhadap hewan dalam rantai pasok bulu burung unta yang selama ini menjadi elemen dekoratif favorit rumah mode dunia.

Tragedi di Balik “Blood Feathers”

Laporan bertajuk ‘Blood Feathers’ yang disusun oleh organisasi kesejahteraan hewan World Animal Protection bersama Collective Fashion Justice, menyoroti praktik menyakitkan di peternakan burung unta di Afrika Selatan. Investigasi tersebut mendokumentasikan proses pencabutan bulu secara mekanis dari burung yang masih hidup. Dalam kondisi yang jauh dari standar etika, para pekerja dilaporkan menutup kepala burung unta sebelum mencabut bulu mereka secara paksa tanpa pereda nyeri.

Istilah “blood feathers” merujuk pada bulu yang dicabut saat masih dalam masa pertumbuhan, di mana batang bulu tersebut masih dialiri darah. Proses ini tidak hanya menyiksa, tetapi juga meninggalkan luka terbuka yang rentan infeksi. Ironisnya, praktik ini dilakukan berulang kali setiap enam bulan demi memenuhi permintaan pasar global akan material fashion yang eksotis.

Tantangan Etika bagi Rumah Mode Mewah

Afrika Selatan memegang kendali atas 75% pasar burung unta dunia, mencakup produksi daging, kulit, hingga bulu. Laporan ini secara eksplisit menyebutkan bahwa peternakan dan fasilitas pemrosesan di wilayah tersebut menjadi pemasok bagi jenama-jenama papan atas seperti YSL, Louis Vuitton, Dior, dan Chanel, hingga raksasa fast fashion seperti Shein.

Temuan ini mematahkan klaim industri yang selama ini menyebutkan bahwa bulu burung unta yang digunakan dalam fashion hanyalah hasil pengumpulan bulu yang rontok secara alami. Data menunjukkan bahwa pada musim 2024-2025, lebih dari 150 ton bulu diekspor, sementara sekitar 150.000 ekor burung unta disembelih untuk kepentingan industri kulit dan daging.

Menuju Masa Depan Fashion yang Berkelanjutan

Para aktivis kini mendesak industri mode untuk segera berbenah. World Animal Protection menegaskan bahwa penggunaan bulu burung unta adalah bentuk kekejaman yang setara dengan penggunaan bulu hewan (fur) yang selama ini telah banyak ditolak oleh berbagai jenama besar. “Sudah saatnya industri fashion berhenti bersikap naif dan menutup mata terhadap penderitaan ini,” tegas Olivia Charlton, manajer kampanye organisasi tersebut.

Di sisi lain, Emma Hakansson dari Collective Fashion Justice menekankan bahwa tidak ada lagi alasan untuk mempertahankan penggunaan material hewani yang menyakitkan. Dengan kemajuan teknologi tekstil saat ini, desainer memiliki akses luas terhadap bio-material dan teknik manipulasi kain inovatif yang mampu menciptakan volume, tekstur, dan kesan dramatis yang sama indahnya tanpa harus mengorbankan kesejahteraan makhluk hidup.

Di tengah meningkatnya kesadaran konsumen akan sustainable fashion, skandal ini menjadi pengingat keras bahwa kemewahan sejati tidak seharusnya dibangun di atas penderitaan. Bagi pecinta mode modern, kini saatnya untuk lebih kritis dalam menuntut transparansi dan etika di balik setiap helai busana yang dikenakan.

Logo Malang Today
Malang Today

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.

Related Posts

Sapi Kabur Masuk Tol Pandaan Malang Sempat Macetkan Lalu Lintas

Sapi Kabur Masuk Tol Pandaan-Malang Sempat Macetkan Lalu Lintas

by Malang Today
October 27, 2026

Seekor sapi kabur menerobos dan memicu kemacetan parah di jalan tol, petugas mengimbau para pengendara untuk selalu waspada saat melintas.

Produsen Berlian Laboratorium Tiongkok Berekspansi Sasar Sektor Ai Dan Chip

Produsen Berlian Laboratorium Tiongkok Berekspansi Sasar Sektor AI dan Chip Semikonduktor

by Malang Today
October 27, 2026

Produsen berlian laboratorium China kini sasar sektor AI dan chip semikonduktor demi dorong pertumbuhan industri masa depan.

Ihsg Menguat Di Tengah Deraan Pelemahan Rupiah Dan Sinyal Suku

IHSG Menguat di Tengah Deraan Pelemahan Rupiah dan Sinyal Suku Bunga The Fed

by Malang Today
October 27, 2026

IHSG Jakarta bangkit di tengah pelemahan rupiah dan penantian keputusan The Fed yang membayangi sentimen pasar keuangan Indonesia hari ini.

Perayaan Budaya Festival Jak Japan Matsuri 2024 Siap Digelar Di Gbk

Perayaan Budaya Festival Jak-Japan Matsuri 2024 SIap Digelar di GBK Jakarta

by Malang Today
October 27, 2026

Festival budaya Jak-Japan Matsuri siap mengguncang GBK dengan sajian kuliner khas Jepang, pertunjukan seni, dan kolaborasi musik meriah.

Ekspansi Bisnis Mewah Brunello Cucinelli Resmi Buka Rumah Mode Casa

Ekspansi Bisnis Mewah Brunello Cucinelli Resmi Buka Rumah Mode Casa di Shanghai

by Malang Today
October 27, 2026

Brunello Cucinelli resmi membuka Casa Shanghai yang menghadirkan pengalaman belanja mewah berkonsep kehangatan rumah khas Italia di Tiongkok.

Kejar Target Campuran Bensin 50 Persen Indonesia Butuh 320 Pabrik

Kejar Target Campuran Bensin 50 Persen, Indonesia Butuh 320 Pabrik Etanol

by Malang Today
October 27, 2026

Indonesia butuh 320 pabrik etanol demi capai target campuran bensin 50 persen. Simak potensi investasi dan tantangan bioenergi nasional di...

Ekspor Parfum Artisan Italia Ke As Melonjak Drastis Hingga Tembus

Ekspor Parfum Artisan Italia ke AS Melonjak Drastis Hingga Tembus 584 Juta Dolar

by Malang Today
October 27, 2026

Ekspor parfum artisan Italia ke AS melonjak hingga 584 juta euro berkat tingginya minat pasar global akan keharuman mewah dan...

Dana Gelap Banjir Kampanye Pemilu Sela Amerika Serikat

Dana Gelap Banjir Kampanye Pemilu Sela Amerika Serikat

by Malang Today
October 27, 2026

Dana siluman bernilai fantastis membanjiri kampanye pemilu sela AS hingga memicu kekhawatiran publik atas transparansi demokrasi negara tersebut.

Pemilu Sela As Pertaruhkan Dominasi Partai Republik Usai Donald Trump

Pemilu Sela AS Pertaruhkan Dominasi Partai Republik Usai Donald Trump Gunakan Hak Pilih Lebih Awal

by Malang Today
October 27, 2026

Donald Trump menggunakan hak pilih lebih awal dalam pemilu sela yang menjadi ujian krusial bagi peta kekuatan politik Partai Republik...

Penyelundupan Bubuk Emas Di Bandara Jatim Gagalkan Aksi Wna Asal

Penyelundupan Bubuk Emas di Bandara Jatim Gagalkan Aksi WNA Asal India

by Malang Today
October 27, 2026

Seorang pria India ditangkap di Bandara Jawa Timur karena nekat menyelundupkan bubuk emas ilegal yang disembunyikan dalam pakaiannya.

Discussion about this post

Signaturee 2026 Badge
Signaturee Avatar
View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

4289
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.