Kesadaran masyarakat terhadap kesehatan gigi dan mulut kerap kali hanya terbatas pada keinginan memiliki senyum putih bersih dan napas yang segar. Padahal, menjaga kebersihan area garis gusi hingga sela-sela gigi memiliki peran yang jauh lebih vital dalam mencegah timbulnya gangguan kesehatan mulut jangka panjang. Berangkat dari realitas tersebut, brand perawatan gigi berbasis sains dan teknologi, usmile, secara resmi menggandeng publik figur Raditya Dika sebagai brand ambassador untuk memperluas edukasi kesehatan mulut kepada masyarakat luas.
Inisiatif strategis ini diumumkan dalam acara konferensi pers yang berlangsung di Jakarta pada Jumat (23/10). Melalui kolaborasi ini, usmile berupaya menyampaikan pesan-pesan medis dan edukasi inovasi teknologi perawatan gigi dengan pendekatan yang lebih komunikatif, santai, serta relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Pendekatan Komunikatif dan Berbasis Riset Sains
Country Director usmile Indonesia dan Malaysia, Michelle, mengungkapkan bahwa penunjukan Raditya Dika didasari oleh kemampuannya dalam menyampaikan topik yang kompleks menjadi narasi yang menarik dan mudah dicerna oleh publik. Karakter komunikasi yang akrab tersebut diharapkan mampu menjembatani pemahaman konsumen mengenai pentingnya memilih produk perawatan gigi yang sesuai dengan kebutuhan spesifik masing-masing.
“Raditya Dika mampu membawakan berbagai topik dengan cara yang menarik, dekat dengan keseharian, dan mudah dipahami. Melalui kolaborasi ini, kami berharap masyarakat dapat lebih memahami manfaat berbagai inovasi perawatan gigi,” ujar Michelle.
Sementara itu, Raditya Dika menceritakan awal mula keterlibatannya yang bermula dari diskusi mendalam bersama Prof. Liu, Chief R&D Scientist usmile, dalam sebuah sesi podcast. Ketertarikannya terhadap riset ilmiah di balik formulasi dan teknologi produk menjadi alasan utama dirinya menyambut baik kerja sama ini.
“Saya melihatnya sebagai kesempatan untuk melanjutkan obrolan tersebut dan mengajak audiens memahami produk serta sains di baliknya dengan cara yang santai dan mudah dipahami,” kata Raditya.
Ancaman Plak dan Pentingnya Perawatan Komprehensif
Guna melengkapi pemahaman dari sisi medis, usmile turut menghadirkan praktisi medis kesehatan gigi, drg. Zahrah Almira (yang akrab disapa Rara). Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa fokus perawatan gigi tidak boleh berhenti pada estetika luar semata, melainkan wajib menyasar pembersihan sela-sela gigi dan area gusi untuk mencegah pembentukan plak.
“Plak adalah lapisan biofilm yang mengandung bakteri. Jika menumpuk, plak dapat berkontribusi signifikan pada masalah gigi dan gusi,” terang drg. Rara.
Ia membagikan sejumlah panduan dasar perawatan mandiri yang ideal bagi masyarakat, antara lain:
- Menyikat gigi secara teratur dua kali sehari selama minimal dua menit menggunakan pasta gigi berfluorida.
- Menggunakan tekanan yang lembut saat menyikat agar tidak merusak enamel dan jaringan gusi.
- Memastikan seluruh permukaan gigi tersikat dengan baik, termasuk area bagian belakang yang sulit dijangkau.
- Rutin membersihkan sela-sela gigi (interdental) setiap hari.
Lebih lanjut, drg. Rara mengingatkan bahwa masalah seperti noda kopi atau teh, sensitivitas enamel, hingga bau mulut berulang memerlukan penanganan yang berbeda. Jika masyarakat mengalami gejala seperti gusi mudah berdarah atau membengkak, konsultasi langsung ke dokter gigi sangat disarankan untuk penanganan medis yang tepat.
Dukungan Inovasi Teknologi Perawatan Gigi
Menjawab beragam kebutuhan perawatan mulut tersebut, usmile meluncurkan portofolio produk berbasis teknologi yang dirancang terintegrasi. Untuk lini pasta gigi, varian Fresh White dihadirkan untuk kesegaran napas dan perawatan noda harian, sedangkan Repair White memanfaatkan kandungan F-CaP dan hydroxyapatite (HAP) untuk merawat enamel sekaligus menyamarkan noda.
Terdapat pula inovasi Optical White yang menerapkan teknologi Natural Purple Corrector untuk koreksi warna optik agar gigi tampak lebih cerah tanpa melalui proses pemutihan agresif (bleaching), serta varian Strength White yang difokuskan untuk mengikis penumpukan noda akibat konsumsi kopi dan teh sekaligus melindungi kekuatan enamel.
Di sektor perangkat kebersihan, usmile menghadirkan alat pembersih sela gigi C10 yang memanfaatkan aliran air terarah (water flosser). Sementara bagi anak-anak, sikat gigi elektrik Q10 dilengkapi fitur edukatif Smart Ring, pengingat interval 30 detik untuk empat zona gigi, serta pengatur waktu dua menit untuk membiasakan anak menyikat gigi secara disiplin dan benar sejak dini.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post