Malang Today

  • Beauty
  • Fashion
  • Music
  • Malang

ALL CATEGORY

Auto Update Date
Jam Digital
-- : --
26°C
Trump Siap Mulai Kembali Mediasi Perselisihan Mesir-Ethiopia terkait Air Sungai Nil / Xiaomi Hadirkan REDMI Buds 8 Lite, Mijia Smart Audio Glasses dan REDMI Note 15 Series / POCO Reveal “Cheat Sheet” di Awal Tahun! Unlock Spek Dewa Dengan Extreme Price / Jadwal Jazz Gunung Series 2026 Resmi Diumumkan, Penasaran ! / POCO Pad M1 & POCO Pad X1 Resmi Dijual di Indonesia /
  • Beauty
  • Fashion
  • Music
  • Malang
:
26°C
Trump Siap Mulai Kembali Mediasi Perselisihan Mesir-Ethiopia terkait Air Sungai Nil / Xiaomi Hadirkan REDMI Buds 8 Lite, Mijia Smart Audio Glasses dan REDMI Note 15 Series / POCO Reveal “Cheat Sheet” di Awal Tahun! Unlock Spek Dewa Dengan Extreme Price / Jadwal Jazz Gunung Series 2026 Resmi Diumumkan, Penasaran ! / POCO Pad M1 & POCO Pad X1 Resmi Dijual di Indonesia /

Street Feeding, Good Vibes atau Nyusahin?

Deviardi Panca Khairunnisa by Deviardi Panca Khairunnisa
January 24, 2025
Kegiatan Street Feeding yang sering kali dilakukan oleh catlovers

Kegiatan Street Feeding yang sering kali dilakukan oleh catlovers

Memberi makan hewan jalanan, seperti kucing atau anjing, atau yang sering disebut street feeding, adalah kegiatan yang mulai banyak dilakukan oleh pecinta hewan. Niat di balik aksi ini tentu mulia, membantu hewan-hewan liar yang sering kesulitan mendapatkan makanan. Namun, meskipun terlihat sederhana, street feeding juga memiliki dampak lain yang perlu kita pahami, baik dari sisi positif maupun negatif.

Di satu sisi, street feeding jelas memberikan manfaat besar. Hewan-hewan jalanan sering kali tidak memiliki akses ke makanan yang cukup, apalagi di perkotaan di mana sumber makanan alami sangat terbatas. Dengan diberi makan, hewan-hewan ini bisa bertahan hidup, bahkan menjadi lebih sehat. Selain itu, kegiatan ini sering kali memicu rasa empati, tidak hanya dari orang yang memberi makan, tetapi juga dari orang-orang yang melihatnya. Kadang, hal seperti ini menginspirasi orang lain untuk ikut membantu hewan liar, atau bahkan mengadopsi mereka.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by MalangTODAY (@malangtodaynet)

Namun, street feeding juga punya sisi lain yang kurang menguntungkan. Salah satu yang sering dikeluhkan adalah sampah sisa makanan yang ditinggalkan. Jika makanan diberikan sembarangan tanpa memperhatikan kebersihan, sampahnya bisa menjadi masalah baru, seperti menarik perhatian hama lain. Selain itu, hewan-hewan yang terlalu sering diberi makan juga bisa kehilangan kemampuan untuk mencari makanan sendiri. Mereka jadi terlalu bergantung pada manusia. Kalau kegiatan memberi makan tiba-tiba berhenti, hewan-hewan ini akan kesulitan bertahan.

Ada juga risiko meningkatnya populasi hewan liar, terutama jika tidak ada upaya sterilisasi. Hewan yang sehat dan cukup makan cenderung berkembang biak lebih cepat. Ini bisa memperburuk masalah di kemudian hari, seperti persaingan antarhewan, penyebaran penyakit, atau gangguan di lingkungan sekitar. Tak jarang, kerumunan hewan yang sering diberi makan di satu tempat tertentu justru menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat di sekitar lokasi.

Meski begitu, bukan berarti street feeding itu buruk. Ada cara untuk meminimalkan dampak negatifnya. Misalnya, memberikan makanan di tempat yang tidak mengganggu, seperti taman atau area yang jauh dari pemukiman. Setelah memberi makan, penting juga untuk membersihkan sisa makanan atau bungkusnya agar tidak meninggalkan sampah. Selain itu, mengiringi kegiatan ini dengan program sterilisasi bisa jadi solusi jangka panjang untuk mengontrol populasi hewan liar.

Tidak kalah penting, jika kita punya kesempatan atau kapasitas, mengadopsi hewan jalanan adalah pilihan terbaik. Dengan mengadopsi, kita tidak hanya memberi mereka makanan, tapi juga rumah yang aman dan kasih sayang yang berkelanjutan.

Jadi, street feeding memang bisa membawa manfaat besar bagi hewan-hewan jalanan, tetapi tetap perlu dilakukan dengan tanggung jawab. Dengan pendekatan yang lebih terorganisir dan sadar lingkungan, kegiatan ini bisa menjadi solusi jangka pendek sekaligus membuka jalan untuk membantu hewan-hewan ini secara lebih berkelanjutan.

Deviardi Panca Malang Today
Deviardi Panca Khairunnisa

Cewek generasi Z yang tidak bisa jauh dari gadget. Meskipun introvert, saya suka mengeksplorasi tempat-tempat baru. Saya juga tertarik dengan tren yang sedang berkembang

Related Posts

EGYPT LUXOR HOT AIR BALLOON TOURISM
International

Trump Siap Mulai Kembali Mediasi Perselisihan Mesir-Ethiopia terkait Air Sungai Nil

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Jumat (16/1) menawarkan untuk memulai kembali mediasi AS guna membantu menyelesaikan perselisihan...

by Xinhua News
January 17, 2026
Xiaomi Hadirkan REDMI Buds 8 Lite, Mijia Smart Audio Glasses
Entertains

Xiaomi Hadirkan REDMI Buds 8 Lite, Mijia Smart Audio Glasses dan REDMI Note 15 Series

Xiaomi Indonesia mengonfirmasi kehadiran dua wearables terbarunya, REDMI Buds 8 Lite dan Mijia Smart Audio Glasses, yang akan resmi hadir di Indonesia...

by Xiaomi Indonesia
January 17, 2026
POCO ngeluarin Cheat Sheet yang bakal bikin aturan main pasar smartphone jadi heboh total
News

POCO Reveal “Cheat Sheet” di Awal Tahun! Unlock Spek Dewa Dengan Extreme Price

Kalian sadar nggak sih? Kayaknya ada 'glitch' di pasar smartphone awal tahun ini. Biasanya, kalau kalian mau HP dengan...

by Malang Today
January 8, 2026
Jadwal Jazz Gunung Series 2026 Resmi Diumumkan !
Musics

Jadwal Jazz Gunung Series 2026 Resmi Diumumkan, Penasaran !

Jazz Gunung Indonesia mengumumkan jadwal untuk rangkaian Jazz Gunung Series 2026 yang akan resmi digelar di dua lokasi berbeda....

by Malang Today
December 14, 2025

Discussion about this post

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

1377