MALANG TODAY – Ribuan ekor domba dan kambing memadati pusat Kota Madrid, Spanyol, saat warga lokal dan penggembala menggelar tradisi tahunan Festival Transhumance. Perayaan unik ini menghadirkan pemandangan langka di mana kawanan hewan ternak melintasi jalan-jalan protokol kota yang biasanya dipenuhi kendaraan bermotor.
Festival tahunan ini menarik perhatian banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang antusias menyaksikan para penggembala berpakaian tradisional menggiring ternak mereka menyusuri kawasan perkotaan.
Tradisi Kuno Memindahkan Hewan Ternak
Transhumance sendiri merupakan istilah untuk praktik peternakan tradisional yang telah berlangsung selama berabad-abad. Praktik ini melibatkan pemindahan hewan ternak secara musiman dari satu wilayah geografis ke wilayah lainnya.
Memasuki musim dingin, para penggembala menggiring kawanan ternak mereka turun dari kawasan pegunungan menuju padang rumput di dataran rendah yang bersuhu lebih hangat. Langkah ini dilakukan guna memastikan hewan-hewan ternak tetap mendapatkan pasokan pakan yang cukup selama bulan-bulan bersuhu dingin.
Menjaga Warisan Budaya di Tengah Modernisasi
Melalui penyelenggaraan Festival Transhumance, masyarakat Spanyol tidak hanya sekadar memindahkan hewan ternak, tetapi juga berupaya melestarikan warisan budaya serta hak lintasan ternak tradisional (cañadas reales) yang telah ada sejak abad pertengahan.
Perayaan ini menjadi simbol pentingnya menjaga keseimbangan alam, melestarikan tradisi agraris, serta mengenalkan sejarah budaya peternakan kepada generasi muda di tengah pesatnya modernisasi perkotaan.

Xinhuanet is a comprehensive service-oriented news information portal and the most influential online media in China











Discussion about this post