HONG KONG — Para menteri keuangan dan perwakilan anggota Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) mendesak penghapusan tarif serta berbagai hambatan perdagangan lainnya. Seruan ini disuarakan untuk memperkuat kerja sama ekonomi regional dalam Pertemuan Menteri Keuangan APEC yang berlangsung di Hong Kong.
Sekretaris Keuangan Pemerintah Daerah Administratif Khusus (SAR) Hong Kong, Paul Chan, menyatakan bahwa negara-negara kawasan sepakat untuk terus mendorong investasi dan memperkuat rantai pasok industri. Menurutnya, keterbukaan dan inovasi menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan ekonomi global saat ini.
Chan mencontohkan negara-negara di kawasan ASEAN, seperti Malaysia dan Vietnam, yang merespons positif masuknya investasi dari perusahaan-perusahaan asal Tiongkok. Investasi tersebut dinilai terbukti efektif dalam memacu pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus membuka banyak lapangan kerja baru.
Peran Strategis Hong Kong sebagai Hub Keuangan
Seiring ekspansi global yang dilakukan banyak perusahaan di kawasan Asia-Pasifik, Hong Kong siap mengambil peran strategis melalui keunggulan sektor layanan profesional dan akses modal globalnya.
Chan menjelaskan bahwa perekonomian APEC dapat memanfaatkan Hong Kong sebagai pusat pendanaan untuk berbagai proyek infrastruktur berskala besar. Selain itu, korporasi regional juga memiliki peluang untuk mencatatkan saham mereka secara ganda (dual listing) di bursa lokal masing-masing dan di Bursa Efek Hong Kong.
Rencana penguatan kerja sama di bidang regulasi sekuritas yang disampaikan Hong Kong pun mendapat sambutan hangat dari para delegasi negara anggota APEC yang hadir.
Inovasi Keuangan untuk Usaha Kecil dan Menengah
Selain pembahasan tarif dan investasi, inklusi keuangan juga menjadi isu sentral dalam pertemuan tersebut. Hong Kong memperkenalkan program Project CargoX, sebuah inisiatif berbasis platform digital yang dipelopori oleh Otoritas Moneter Hong Kong (HKMA).
Platform tersebut mengintegrasikan data logistik dan rantai pasokan sebagai bukti aktivitas bisnis yang valid. Melalui sistem ini, pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dapat memperoleh akses pinjaman bank tanpa perlu memberikan agunan fisik.
Chan menegaskan bahwa seluruh integrasi ekonomi dan inovasi keuangan yang digagas dalam forum APEC ini pada dasarnya berpatokan pada satu tujuan utama, yakni memastikan keberlanjutan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat di kawasan Asia-Pasifik.

Xinhuanet is a comprehensive service-oriented news information portal and the most influential online media in China











Discussion about this post