Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
Sektor Kesehatan Mendominasi, Sembilan Perusahaan Siap Melantai di Bursa Efek Indonesia/Dorong Kesejahteraan Warga, Kehadiran Kopdes Jadi Angin Segar Bagi Ekonomi Desa/Imbang 2-2 di Manahan, Pelatih RANS Nusantara Kritik Pedas Kepemimpinan Wasit/Ledakan Tren AI Berpotensi Lumpuhkan Infrastruktur Utama Internet/Dolar AS Perkasa, Nilai Tukar Rupiah Tertekan Ke Level Terendah/KTT APEC: Negara Anggota Desak Penghapusan Hambatan Perdagangan Global/Pakar Ekonomi Wanti-wanti Surplus Pangan Indonesia Tak Jamin Harga Terjangkau/Dominasi Parpol di Kabinet Prabowo Timbulkan Kekhawatiran Publik/Cetak Khatib Berkualitas, IKADI Kota Batu Gelar Pelatihan Dakwah Berkelas Nasional/Layanan Internet Starlink di Ukraina Kembali Pulih dan Beroperasi Normal/Peluang Emas Mengakselerasi Literasi Keuangan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional/Turkiye dan Kanada Resmi Tingkatkan Hubungan Bilateral Menjadi Kemitraan Strategis/Korban Jiwa Kebakaran Bromo Melonjak Jadi Enam Orang Saat Api Merembet ke Gunung Arjuno/Kembali Jadi Tuan Rumah, Indonesia Siap Gelar PENSA 2026 untuk Keempat Kalinya/Jamin Stok BBM Jawa Timur Aman, Kapal Tanker Pertamina Mulai Bersandar Bertahap/
Sektor Kesehatan Mendominasi, Sembilan Perusahaan Siap Melantai di Bursa Efek Indonesia/Dorong Kesejahteraan Warga, Kehadiran Kopdes Jadi Angin Segar Bagi Ekonomi Desa/Imbang 2-2 di Manahan, Pelatih RANS Nusantara Kritik Pedas Kepemimpinan Wasit/Ledakan Tren AI Berpotensi Lumpuhkan Infrastruktur Utama Internet/Dolar AS Perkasa, Nilai Tukar Rupiah Tertekan Ke Level Terendah/KTT APEC: Negara Anggota Desak Penghapusan Hambatan Perdagangan Global/Pakar Ekonomi Wanti-wanti Surplus Pangan Indonesia Tak Jamin Harga Terjangkau/Dominasi Parpol di Kabinet Prabowo Timbulkan Kekhawatiran Publik/Cetak Khatib Berkualitas, IKADI Kota Batu Gelar Pelatihan Dakwah Berkelas Nasional/Layanan Internet Starlink di Ukraina Kembali Pulih dan Beroperasi Normal/Peluang Emas Mengakselerasi Literasi Keuangan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional/Turkiye dan Kanada Resmi Tingkatkan Hubungan Bilateral Menjadi Kemitraan Strategis/Korban Jiwa Kebakaran Bromo Melonjak Jadi Enam Orang Saat Api Merembet ke Gunung Arjuno/Kembali Jadi Tuan Rumah, Indonesia Siap Gelar PENSA 2026 untuk Keempat Kalinya/Jamin Stok BBM Jawa Timur Aman, Kapal Tanker Pertamina Mulai Bersandar Bertahap/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

Dominasi Parpol di Kabinet Prabowo Timbulkan Kekhawatiran Publik

by Malang Today
October 25, 2026
Dominasi Parpol Di Kabinet Prabowo Timbulkan Kekhawatiran Publik

Dominasi Parpol Di Kabinet Prabowo Timbulkan Kekhawatiran Publik

Makna di Balik ‘Kokopan’: Dari Mikrofon Istana Menuju Tradisi Pesantren

Lelucon dan keriuhan jagat maya belakangan ini diwarnai oleh terlontarnya kata “kokopan” dari mulut Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato mengenai kekompakan kerja tim. Potongan video tersebut dengan cepat menjadi viral, memicu tawa, sekaligus memantik rasa penasaran publik nasional terhadap diksi lokal yang tiba-tiba berembus di panggung kekuasaan.

Bahasa memang kerap menemukan momentum uniknya. Sebuah istilah yang puluhan tahun hidup tenang dalam diskursus lokal dapat mendadak populer usai tersenggol mikrofon pejabat negara. Namun, di balik riuh rendah lelucon media sosial, istilah tersebut membawa jejak pengalaman dan ingatan sejarah yang jauh lebih mendalam.

Jurnalis senior Agus Basri, yang pernah mendampingi Prabowo saat masih menjabat sebagai Panglima Kostrad (Pangkostrad), membeberkan latar belakang sejarah di balik penggunaan istilah tersebut. Dalam berbagai kunjungan silaturahmi ke sejumlah pesantren salafiyah di Jawa Tengah dan Jawa Timur, Prabowo kerap berinteraksi langsung dengan para kiai dan kehidupan santri yang bersahaja.

Tradisi ‘Ngokop Bareng’ dan Nilai Kesederhanaan Santri

Dalam kultur pesantren, tradisi makan bersama dalam satu wadah besar atau tampah dikenal dengan istilah kumbulan. Sementara itu, untuk aktivitas minum bersama langsung dari satu wadah kecil berbahan aluminium yang disebut duwok, para santri mengenalnya dengan istilah ngokop bareng.

Menurut kesaksian Agus Basri, Prabowo tidak hanya menyaksikan kebiasaan tersebut, tetapi juga berpartisipasi langsung. Dengan memegang duwok menggunakan kedua tangannya, Prabowo ikut meminum air dalam suasana keakraban bersama para santri. Pengalaman membumi inilah yang mengendap dalam memori kolektif Prabowo hingga secara refleks terlontar dalam pidato resminya.

Secara linguistik, ngokop merujuk pada tindakan meminum air secara langsung dari wadahnya tanpa menggunakan gelas penampung. Namun dalam konteks kebudayaan pesantren, tindakan fisik ini bertransformasi menjadi simbol solidaritas sosial yang kuat. Satu wadah untuk banyak mulut, satu hidangan untuk banyak tangan—sebuah kurikulum kehidupan tentang cara berbagi tanpa perlu teori formal.

Ujian Soliditas: Antara Narasi dan Realitas Kabinet

Fenomena ini membawa diskursus publik ke level yang lebih substansial: bagaimana mengukur kekompakan yang hakiki, baik dalam lingkaran santri maupun dalam tata kelola birokrasi pemerintahan.

Kekompakan dalam ranah birokrasi sering kali hanya dinilai dari simbol-simbol luar, seperti keseragaman pakaian, foto bersama, atau keselarasan anggukan kepala dalam rapat formal. Padahal, keselarasan visual belum tentu mencerminkan kerja organisasi yang sehat dan efektif.

Dalam konteks Kabinet Merah Putih, esensi “ngokop bareng” atau semangat kebersamaan ini diuji bukan saat situasi normal, melainkan ketika terjadi benturan kepentingan, keterbatasan anggaran, dan pengambilan keputusan strategis yang menyangkut hajat hidup masyarakat luas. Soliditas pemerintahan yang nyata menuntut pembagian kerja yang presisi, transparansi data, serta keberanian untuk melakukan evaluasi kritis secara internal.

Menerjemahkan Esensi Kebersamaan untuk Kesejahteraan Publik

Pelajaran berharga dari tradisi lokal ini bukanlah imbauan untuk mengadopsi ritual fisik pesantren ke dalam Istana Negara, melainkan penyerapan nilai etisnya. Kebersamaan sejati lahir ketika setiap elemen mampu menekan ego sektoral demi kepentingan kolektif.

Publik tentu berharap kekompakan yang digaungkan oleh jajaran elite pemerintahan tidak berhenti pada retorika pidato atau simbol keakraban di depan kamera semata. Nilai utama dari sebuah kepemimpinan tercermin dari sejauh mana kebijakan yang dihasilkan mampu menyelesaikan persoalan mendasar rakyat, mulai dari stabilitas harga pangan, distribusi pupuk, hingga kepastian pasar bagi para produsen lokal.

Pada akhirnya, keakraban para pemimpin di puncak kekuasaan baru bermakna penuh apabila mampu menghadirkan kebahagiaan dan kesejahteraan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Logo Malang Today
Malang Today

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.

Related Posts

Sektor Kesehatan Mendominasi Sembilan Perusahaan Siap Melantai Di Bursa Efek

Sektor Kesehatan Mendominasi, Sembilan Perusahaan Siap Melantai di Bursa Efek Indonesia

by Malang Today
October 25, 2026

Sembilan perusahaan siap IPO di Bursa Efek Indonesia dengan sektor kesehatan sebagai pemimpin utama untuk mendorong pertumbuhan pasar modal.

Dorong Kesejahteraan Warga Kehadiran Kopdes Jadi Angin Segar Bagi Ekonomi

Dorong Kesejahteraan Warga, Kehadiran Kopdes Jadi Angin Segar Bagi Ekonomi Desa

by Malang Today
October 25, 2026

Kehadiran Koperasi Desa atau Kopdes membawa angin segar dan harapan baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat desa.

Dolar As Perkasa Nilai Tukar Rupiah Tertekan Ke Level Terendah

Dolar AS Perkasa, Nilai Tukar Rupiah Tertekan Ke Level Terendah

by Malang Today
October 25, 2026

Nilai tukar rupiah melemah akibat tekanan reli dolar AS, ketahui penyebab utama penurunan mata uang lokal dan dampaknya bagi ekonomi...

Ktt Apec Negara Anggota Desak Penghapusan Hambatan Perdagangan Global

KTT APEC: Negara Anggota Desak Penghapusan Hambatan Perdagangan Global

by Xinhua News
October 25, 2026

KTT APEC di Hong Kong mendesak penghapusan hambatan perdagangan global demi mempercepat pemulihan ekonomi dan kerja sama antarnegara anggota.

Pakar Ekonomi Wanti Wanti Surplus Pangan Indonesia Tak Jamin Harga Terjangkau

Pakar Ekonomi Wanti-wanti Surplus Pangan Indonesia Tak Jamin Harga Terjangkau

by Malang Today
October 25, 2026

Ekonom memperingatkan surplus pangan Indonesia belum menjamin harga terjangkau akibat masalah distribusi dan ketergantungan impor beras.

Peluang Emas Mengakselerasi Literasi Keuangan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Peluang Emas Mengakselerasi Literasi Keuangan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

by Malang Today
October 25, 2026

Manfaatkan momentum emas untuk tingkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia demi mewujudkan inklusi finansial dan masa depan ekonomi cerah.

Turkiye Dan Kanada Resmi Tingkatkan Hubungan Bilateral Menjadi Kemitraan Strategis

Turkiye dan Kanada Resmi Tingkatkan Hubungan Bilateral Menjadi Kemitraan Strategis

by Xinhua News
October 25, 2026

Turkiye dan Kanada resmi tingkatkan hubungan bilateral menjadi kemitraan strategis guna memperkuat kerja sama ekonomi serta keamanan global.

Korban Jiwa Kebakaran Bromo Melonjak Jadi Enam Orang Saat Api

Korban Jiwa Kebakaran Bromo Melonjak Jadi Enam Orang Saat Api Merembet ke Gunung Arjuno

by Malang Today
October 25, 2026

Korban tewas kebakaran hutan Bromo melonjak jadi enam orang saat kobaran api terus meluas hingga ke lereng Gunung Arjuno Jawa...

Kembali Jadi Tuan Rumah Indonesia Siap Gelar Pensa 2026 Untuk

Kembali Jadi Tuan Rumah, Indonesia Siap Gelar PENSA 2026 untuk Keempat Kalinya

by Malang Today
October 25, 2026

Indonesia kembali mencetak sejarah dengan menjadi tuan rumah PENSA 2026 untuk keempat kalinya. Simak persiapan dan dampak besarnya di sini!

Gara Gara Bencana Karhutla Singapura Surati 10 Perusahaan Pemicu Kabut Asap

Gara-Gara Bencana Karhutla, Singapura Surati 10 Perusahaan Pemicu Kabut Asap

by Malang Today
October 24, 2026

Singapura melayangkan surat ke 10 perusahaan terkait kasus karhutla yang memicu kabut asap guna menegakkan undang-undang pencemaran lintas batas.

Discussion about this post

Signaturee 2026 Badge
Signaturee Avatar
View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

imunify-bot-check 10244
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.