Malang Today – Raksasa teknologi Apple akhirnya resmi memperkenalkan iPhone Duo, ponsel lipat pertama sekaligus menjadi seri iPhone termahal dalam sejarah perusahaan. Langkah ini menandai perubahan desain paling radikal bagi lini produk utama Apple setelah hampir dua dekade mempertahankan bentuk konvensional.
Ponsel lipat premium ini dijadwalkan membuka keran pra-pemesanan mulai 16 Oktober mendatang di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Singapura, dan Malaysia. Untuk pasar Indonesia, meski belum ada tanggal rilis resmi, harga iPhone Duo diprediksi akan berkisar antara Rp42 juta hingga Rp48 juta.
Harga Fantastis di Berbagai Negara
Sebagai perangkat ultra-premium, iPhone Duo dibanderol dengan harga yang cukup mencengangkan. Di Inggris, ponsel ini dijual mulai dari Rp45,2 juta (£1.999). Sementara di Amerika Serikat, harganya dipatok mulai dari Rp33,4 juta (US$1.999) hingga Rp56,3 juta (US$3.200) untuk spesifikasi tertinggi. Di Singapura, konsumen harus merogoh kocek sekitar Rp43 juta (3.099 dolar Singapura) untuk membawa pulang perangkat ini.
Peluncuran ini juga menjadi panggung pembuktian bagi CEO baru Apple, John Ternus, yang baru saja menggantikan Tim Cook bulan ini. Proyek ambisius ini kabarnya telah dikembangkan selama delapan tahun, di mana Ternus terlibat langsung sejak masih menjabat di divisi perangkat keras.
Desain Baru yang Menantang Dominasi Pasar
John Ternus mengklaim bahwa iPhone Duo mendefinisikan ulang pengalaman menggunakan ponsel lipat. Berbeda dengan kompetitor yang dinilai hanya merekatkan dua ponsel menjadi satu, Apple merancang iPhone Duo agar terasa sangat natural saat digenggam.
Saat ditutup, perangkat ini memiliki ukuran yang mirip dengan paspor sehingga nyaman digunakan dengan satu tangan. Namun saat dibuka, layarnya membentang luas menyerupai iPad mini. Perubahan desain ini diharapkan mampu menjawab kritik publik mengenai minimnya inovasi Apple dalam beberapa tahun terakhir.
Meski demikian, Apple tergolong terlambat masuk ke segmen ini. Pasar ponsel lipat saat ini masih didominasi oleh Samsung dan Huawei. Di China, yang merupakan salah satu pasar terbesar dunia, Huawei bahkan menguasai hampir 80 persen pangsa pasar ponsel lipat. Para analis menilai, tantangan terbesar Apple adalah meyakinkan pengguna setia mereka untuk beradaptasi dengan transisi perangkat lunak dari ponsel tradisional ke layar lipat.
Kehadiran Lini iPhone 18 dan Siri AI
Selain meluncurkan ponsel lipat, Apple juga memperkenalkan lini iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max yang masing-masing dibanderol seharga Rp21 juta (US$1.199) dan Rp22,8 juta (US$1.299).
Bersamaan dengan peluncuran perangkat keras baru tersebut, Apple turut memperkenalkan Siri AI, sebuah pemutakhiran besar untuk asisten suara digital mereka. Siri AI kini dirancang menjadi pusat kendali yang lebih personal, mampu mengakses pesan, email, serta melakukan berbagai tindakan atas nama pengguna secara cerdas.
Menanggapi kekhawatiran terkait privasi data, Apple menegaskan bahwa seluruh pemrosesan data Siri AI dilakukan secara privat di dalam perangkat dan tidak akan dibagikan kepada pihak ketiga. Apple menjamin keamanan data pengguna tetap menjadi prioritas utama tanpa celah bagi pihak luar untuk mengaksesnya.

BBC Indonesia (atau BBC News Indonesia) adalah layanan berita berbahasa Indonesia dari lembaga penyiaran publik Britania Raya, British Broadcasting Corporation (BBC)










Discussion about this post