Perkuat Riset Pangan Global, Universitas Brawijaya Gandeng Universitas Kagoshima Jepang
KOTA MALANG – Universitas Brawijaya (UB) terus memperluas jangkauan riset internasionalnya dengan menggandeng Universitas Kagoshima, Jepang. Langkah strategis ini diwujudkan melalui Program Dosen Berkarya (DOKAR) 2026 yang berfokus pada eksplorasi dan optimalisasi potensi sumber gizi ikan yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal, sekaligus memacu kualitas publikasi ilmiah bereputasi global.
Kerja sama lintas negara yang dikembangkan lewat skema B2 DOKAR 2026 ini dirancang untuk mendukung para akademisi UB dalam memajukan prioritas riset perguruan tinggi, sekaligus memperkuat pemenuhan Indikator Kinerja Utama (IKU) 5. Dipelopori oleh Prof. Sukoso, guru besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) UB yang juga alumni Universitas Kagoshima, kolaborasi ini diharapkan membawa dampak signifikan bagi inovasi sektor pangan perikanan nasional.
Penjajakan kerja sama awal ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) bersama Prof. Chihaya Koriyama, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Internasional Universitas Kagoshima, yang berlangsung di Gedung Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Jakarta, dengan melibatkan jaringan alumni perguruan tinggi Jepang tersebut di Indonesia.
Inovasi Kaki Naga Ikan Layang Berbalut Kelor Pikat Dunia Akademik
Sebagai wujud konkret pendanaan DOKAR 2026, tim peneliti memfokuskan studi pada pengembangan produk olahan hasil laut bernilai gizi tinggi yang siap diterima masyarakat luas. Salah satu luaran utama dari riset ini adalah manuskrip ilmiah bertajuk “Analysis of Nutritional and Organoleptic Values of Scad Fish Kaki Naga (Decapterus sp.) with the Addition of Moringa Leaf Flour”.
“Penelitian ini mengkaji secara mendalam nilai gizi dan karakteristik organoleptik produk olahan kaki naga berbasis ikan layang yang diperkaya dengan tepung daun kelor,” ujar Prof. Sukoso saat memberikan keterangannya.
Kajian holistik ini memadukan uji laboratorium kandungan nutrisi dengan penilaian sensorik konsumen, meliputi parameter tampilan, aroma, rasa, hingga tekstur produk. Tak hanya satu, tim riset UB juga tengah mematangkan naskah penelitian kedua yang saat ini masuk tahap penyempurnaan berdasarkan masukan para penelaah dari jurnal internasional bereputasi, Egyptian Journal of Aquatic Biology and Fisheries Science.
“Pembahasan lanjutan dilakukan secara intensif bersama mitra di Fakultas Perikanan Universitas Kagoshima untuk menyempurnakan naskah hingga siap dipublikasikan secara global,” tambah pakar perikanan ternama asal Malang tersebut.
Studi Lapangan ke Jepang dan Transfer Teknologi Industri Perikanan
Penguatan kemitraan riset ini tidak hanya berhenti di atas kertas. Tim UB melakukan kunjungan kerja langsung ke Negeri Sakura pada 26 September hingga 5 Oktober 2026. Di bawah pendampingan mitra riset lokal, Dr. Okunishi Suguru dari Fakultas Perikanan Universitas Kagoshima, akademisi asal Malang ini meninjau langsung pusat pengolahan ikan, pengolahan rumput laut wakame, hingga menyambangi Industry-University Collaboration Plaza di Kampus Korimoto.
Agenda kunjungan lapangan tersebut dimanfaatkan untuk mengamati secara dekat ekosistem kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri pengolahan perikanan modern di Jepang, sekaligus menyerap praktik terbaik yang dapat diterapkan di tanah air.
Guna memperkokoh payung hukum kolaborasi ini, tim UB dan Dr. Okunishi Suguru juga resmi menandatangani dokumen Implementation Agreement (IA). Perjanjian teknis ini menjadi pijakan kuat dalam merealisasikan poin-poin kesepakatan yang sebelumnya digagas melalui LoI pada awal tahun 2026.
Melalui skema DOKAR 2026, Kampus Blue-Yellow di Kota Malang ini berkomitmen memastikan kerja sama internasional berdampak nyata melalui riset aplikatif, penyusunan karya ilmiah bersama, dan pertukaran pengetahuan yang berkelanjutan.
“Keberlanjutan kolaborasi ini akan terus ditentukan oleh tindak lanjut riset, penyelesaian publikasi ilmiah, serta pelaksanaan berbagai program aksi bersama yang telah kita rancang,” pungkas Prof. Sukoso.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post