LONDON — Pembangkit Listrik Battersea (Battersea Power Station), salah satu bangunan ikonik di tepi selatan Sungai Thames, London, kini sukses bersolek menjadi kawasan modern setelah sempat terbengkalai selama puluhan tahun. Bekas pembangkit listrik tenaga batu bara ini telah ditransformasikan menjadi kompleks serbaguna yang memadukan pusat perbelanjaan, hunian, perkantoran, hingga ruang rekreasi publik.
Jantung Energi Bersejarah Kota London
Didirikan dalam dua tahap utama antara tahun 1929 dan 1955, Pembangkit Listrik Battersea memiliki peran yang sangat vital bagi dinamika Kota London di masa lalu. Pada era kejayaannya, fasilitas ini mampu memasok hingga seperlima dari total kebutuhan listrik di seluruh penjuru kota.
Bahkan, pasokan energi dari bangunan berarsitektur khas ini menjadi penopang utama bagi sejumlah objek vital dan bangunan bersejarah di Inggris, termasuk Istana Buckingham dan Gedung Parlemen.
Dari Terbengkalai Hingga Bertransformasi Modern
Ciri khas empat cerobong asap putih yang menjulang tinggi menjadikan bangunan ini sebagai salah satu landmark paling mengenali di lanskap Kota London. Namun, operasional pembangkitan listrik di situs ini resmi dihentikan sepenuhnya pada tahun 1983, yang membuat bangunan bersejarah tersebut sempat terlantar tanpa penghuni selama beberapa dekade.
Upaya pemugaran skala besar dan pembangunan kembali kawasan industri ini akhirnya membuahkan hasil. Sejak resmi dibuka kembali untuk umum pada tahun 2022, Pembangkit Listrik Battersea kini menjelma menjadi destinasi populer yang menghadirkan deretan pertokoan modern, restoran, ruang kerja komersial, kawasan hunian eksklusif, serta berbagai fasilitas hiburan bagi warga lokal maupun wisatawan.

Xinhuanet is a comprehensive service-oriented news information portal and the most influential online media in China











Discussion about this post