FRANKFURT — Pameran buku terbesar di dunia, Frankfurt Book Fair, resmi dibuka di pusat pameran Messe Frankfurt, Jerman. Ajang bergengsi industri penerbitan global ini mempertemukan lebih dari 4.000 lembaga penerbitan dari 100 lebih negara dan kawasan, serta diperkirakan bakal menyedot hingga 230.000 pengunjung.
Fokus Isu Global dan Perkembangan Teknologi
Pada pameran tahun ini, pihak penyelenggara menyoroti berbagai isu hangat dunia. Fokus utama pembahasan mencakup penanganan krisis dan konflik internasional, penerapan serta regulasi kecerdasan buatan (AI) di dunia literasi, hingga perkembangan perdagangan hak cipta, sastra anak-anak dan remaja, serta popularitas buku audio.
Untuk mendukung pertukaran dalam industri penerbitan, gelaran ini menghadirkan serangkaian agenda interaktif. Para pengunjung dan pelaku industri dapat mengikuti berbagai seminar, forum diskusi, pertunjukan, sesi penandatanganan buku, hingga pembacaan karya yang mempertemukan pembaca secara langsung dengan penulis, penerbit, dan profesional media.
Unjuk Gigi Industri Penerbitan Tiongkok
Salah satu peserta yang menarik perhatian adalah anjungan ekshibisi bersama Tiongkok. Berdiri di atas lahan seluas 336 meter persegi, booth ini menampilkan lebih dari 3.000 judul dan 4.600 eksemplar buku pilihan. Konsep yang diusung memadukan pameran buku, negosiasi hak cipta, pertukaran budaya, hingga pengalaman interaktif bagi para pengunjung.
Selama pameran berlangsung, lembaga penerbitan dan kebudayaan Tiongkok dijadwalkan menggelar 55 acara, termasuk seminar tematik, dialog penulis, upacara penandatanganan hak cipta, dan peluncuran buku baru. Ajang ini sekaligus menegaskan peran Frankfurt Book Fair sebagai platform internasional krusial dalam mempromosikan publikasi dan ekspor hak cipta Tiongkok ke pasar global.
Ajang Literasi Terbesar Sejak 1949
Didirikan sejak tahun 1949, Frankfurt Book Fair telah bertransformasi menjadi salah satu pameran industri penerbitan paling berpengaruh dan terbesar di dunia. Gelaran tahunan ini terus menjadi barometer utama perkembangan literasi, teknologi penerbitan, dan pertukaran budaya antarnegara.

Xinhuanet is a comprehensive service-oriented news information portal and the most influential online media in China











Discussion about this post