TIANJIN — Bangunan bersejarah bekas kantor L’indo Bank of China yang didirikan pada 1912 kini kembali hidup dengan wajah baru. Terletak di kawasan cagar budaya Jalan Jiefang Utara, Kota Tianjin, bangunan ikonik yang menjadi saksi bisu perkembangan industri finansial modern tersebut telah disulap menjadi pusat seni dan pertunjukan imersif yang memikat ribuan wisatawan.
Transformasi Panjang Bangunan Bersejarah
Sepanjang lebih dari satu abad perjalanannya, gedung megah ini telah mengalami berbagai pergantian fungsi. Tercatat, bangunan cagar budaya ini sempat difungsikan bergantian sebagai museum seni, balai lelang internasional, hingga museum seni Barat. Kendati demikian, minimnya agenda pameran sempat membuat gedung bernilai historis tinggi ini terbengkalai dan tidak digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama.
Revitalisasi dan Konsep Ruang Seni Imersif
Langkah penyelamatan dan pemanfaatan kembali gedung dimulai saat Beijing Performance & Arts Group berkolaborasi dengan Tianjin North Performing Arts Group untuk memprakarsai proyek revitalisasi menyeluruh. Upaya pemugaran ini mengusung konsep modern dengan menciptakan ruang pertunjukan imersif tanpa mengubah struktur maupun fasad asli bangunan yang kaya nilai arsitektur lawas.
Setelah proses renovasi rampung, gedung bersejarah ini resmi dibuka kembali untuk publik pada April lalu. Konsep yang diusung menawarkan pengalaman budaya yang variatif sepanjang hari; pengunjung dapat menikmati pameran aksi langsung (live-action) dan berburu produk budaya kreatif pada siang hari, serta menyaksikan pertunjukan drama interaktif nan imersif saat malam tiba.
Magnet Baru Pariwisata Budaya
Antusiasme masyarakat terhadap adaptasi fungsi baru gedung ini terbilang sangat positif. Sejak resmi beroperasi kembali, destinasi wisata sejarah dan seni ini tercatat telah berhasil menarik sekitar 30.000 pengunjung yang datang untuk menikmati pertunjukan sekaligus mengagumi estetika arsitektur masa lampau.

Xinhuanet is a comprehensive service-oriented news information portal and the most influential online media in China











Discussion about this post