Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
Kemarahan Kaum Muda Memicu Gelombang Demo Massal Menuntut Perubahan di Prancis/Sektor Jasa dan Teknologi Cerdas Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Pasar Konsumen China/Zelensky Sebut Pertemuan Trilateral AS-Ukraina-Rusia Digelar November Mendatang/Buntut Bentrokan Berdarah Pasar Caringin, Wali Kota Bandung Tempuh Jalur Koordinasi/Debut Manis Andre Caldas Bawa Arema FC Bantai Dewa United Empat Gol Tanpa Balas/Buku Cyberselfish Bangkit Lagi dan Kembali Bidik Ideologi Libertarian Silicon Valley/Gubernur URI Tancap Gas Laporkan Persiapan Magang P3MD Langsung ke Prabowo di Hambalang/Nasib Hiu Tersesat di Kanal Korea Selatan, Berhasilkah Kembali ke Laut?/Cegah Perluasan Konflik Timur Tengah, Sekjen PBB Desak Genjatan Senjata demi Perdamaian/Pabrik Sepatu di Banten Gulung Tikar, 1.100 Buruh Kena PHK Massal/Jenderal Sayudi Didesak Reformasi Total Yanma demi Perkuat Struktur Polri/Achmad Maulana Bongkar Taktik Sayap Agresif di Balik Kemenangan Arema FC/Riset Ekonom Apollo Ungkap Mayoritas Perusahaan Belum Memetik Keuntungan Finansial dari AI/Daya Bumi Advisory Sasar Generasi Muda guna Pacu Literasi Pasar Modal/Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.500 Tahun Ditemukan di Lepas Pantai Turki/
Kemarahan Kaum Muda Memicu Gelombang Demo Massal Menuntut Perubahan di Prancis/Sektor Jasa dan Teknologi Cerdas Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Pasar Konsumen China/Zelensky Sebut Pertemuan Trilateral AS-Ukraina-Rusia Digelar November Mendatang/Buntut Bentrokan Berdarah Pasar Caringin, Wali Kota Bandung Tempuh Jalur Koordinasi/Debut Manis Andre Caldas Bawa Arema FC Bantai Dewa United Empat Gol Tanpa Balas/Buku Cyberselfish Bangkit Lagi dan Kembali Bidik Ideologi Libertarian Silicon Valley/Gubernur URI Tancap Gas Laporkan Persiapan Magang P3MD Langsung ke Prabowo di Hambalang/Nasib Hiu Tersesat di Kanal Korea Selatan, Berhasilkah Kembali ke Laut?/Cegah Perluasan Konflik Timur Tengah, Sekjen PBB Desak Genjatan Senjata demi Perdamaian/Pabrik Sepatu di Banten Gulung Tikar, 1.100 Buruh Kena PHK Massal/Jenderal Sayudi Didesak Reformasi Total Yanma demi Perkuat Struktur Polri/Achmad Maulana Bongkar Taktik Sayap Agresif di Balik Kemenangan Arema FC/Riset Ekonom Apollo Ungkap Mayoritas Perusahaan Belum Memetik Keuntungan Finansial dari AI/Daya Bumi Advisory Sasar Generasi Muda guna Pacu Literasi Pasar Modal/Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.500 Tahun Ditemukan di Lepas Pantai Turki/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

Ancaman Hujan Lebat di Sumatra Picu Kecemasan Penyintas 2025 dan Uji Mitigasi Pemerintah

by BBC Indonesia
September 21, 2026
Ancaman Hujan Lebat Di Sumatra Picu Kecemasan Penyintas 2025 Dan

Ancaman Hujan Lebat Di Sumatra Picu Kecemasan Penyintas 2025 Dan

MALANG TODAY – Ribuan penyintas banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Aceh dan Sumatra Utara kini kembali dibayang-bayangi ketakutan hebat. Memasuki musim hujan, ancaman bencana hidrometeorologi susulan mengintai warga yang hingga kini masih hidup dalam kondisi serba terbatas akibat proses pemulihan pascabencana yang berjalan lambat.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat yang diprakirakan mengguyur sejumlah wilayah di Sumatra. BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di bantaran sungai dan lereng bukit, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko banjir bandang dan longsor susulan.

Ancaman Banjir Berulang dan Trauma Penyintas di Aceh

Proses pemulihan yang lambat menyebabkan intensitas hujan sedang hingga tinggi kini cukup untuk memicu banjir susulan. Di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, proyek pengerukan sungai dan pembangunan tanggul bronjong yang belum rampung membuat pemukiman warga kembali terendam air.

Wulan Sari, seorang ibu dua anak penyintas asal Desa Agusen, Gayo Lues, mengaku harta bendanya telah habis diterjang banjir. Kini rumahnya hanya menyisakan pondasi yang kerap tergenang air setiap kali hujan deras turun.

“Semua harta benda sudah habis dibawa air, kini yang tersisa hanya pondasi rumah. Ini pun sampai sekarang masih tergenang jika hujan deras,” ujar Wulan. Ia sempat mengungsi ke atas bukit sebelum akhirnya memilih menyewa rumah di desa lain menggunakan bantuan dana stimulasi.

Kondisi serupa dirasakan Evi Susanti (34). Abrasi sungai membuat jarak bibir sungai ke rumahnya kini hanya tersisa 50 meter. Setiap hujan deras melanda di malam hari, ia dan suaminya harus bergegas memboyong empat anak mereka untuk menyelamatkan diri ke area perbukitan.

Sementara di Aceh Tenggara, warga terpaksa meninggikan pondasi rumah secara mandiri karena belum menerima bantuan jaminan hidup. Kendala infrastruktur seperti jembatan utama yang putus juga melumpuhkan akses ekonomi warga lokal.

Tragedi Longsor Susulan di Aceh Tengah

Kerentanan struktur tanah yang labil memicu bencana susulan di wilayah yang sebelumnya dianggap aman. Di Kampung Sanehen, Aceh Tengah, material tanah longsor menerjang permukiman warga hingga mengakibatkan satu anak meninggal dunia dan 13 orang luka-luka.

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menyatakan bahwa struktur tanah di lokasi bekas bencana memang masih sangat sensitif dan labil. Menanggapi kondisi tersebut, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menginstruksikan pelaksanaan uji geoteknik guna mengkaji kelayakan lokasi dan potensi relokasi warga ke area yang lebih aman.

Bertahan di Hunian Sementara Mandiri dan Berdampingan dengan Pemakaman

Di Desa Hutanabolon, Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, lambatnya penanganan bantuan memaksa warga membangun Hunian Sementara (Huntara) secara mandiri. Menggunakan papan kayu bekas dan terpal seadanya, sejumlah penyintas bahkan terpaksa mendirikan pondak darurat di area kompleks pemakaman.

Tokoh masyarakat setempat, Pendeta Paten Sidabutar, mengungkapkan bahwa warga selalu dalam kondisi siaga dan dilanda kecemasan setiap kali hujan turun lebih dari satu jam.

“Setiap datang hujan satu jam saja, warga sudah takut dan bersiap mengungsi ke atas gunung. Bantuan huntara dari pemerintah belum ada, warga membangun sendiri seadanya,” jelas Paten.

Selain keterbatasan tempat tinggal, persoalan pendataan bantuan yang dinilai tidak tepat sasaran memicu konflik sosial di tengah masyarakat. Kendati demikian, fasilitas dasar seperti air bersih dan layanan kesehatan secara bertahap mulai disediakan oleh pihak terkait.

Pakar BRIN: Pemerintah Harus Evaluasi Kawasan Rawan Bencana

Kepala Pusat Riset Kebencanaan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Adrin Tohari, menilai ketakutan masyarakat penyintas sangat rasional secara ilmiah. Karakteristik geologis wilayah Bukit Barisan yang memiliki lereng curam serta endapan material vulkanik lepas membuat kawasan tersebut sangat rentan mengalami longsor dan banjir bandang saat terpicu curah hujan tinggi.

Adrin mendesak pemerintah untuk segera merevaluasi keberadaan tempat tinggal warga yang berada di zona merah dan mempercepat proses relokasi.

“Pemerintah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap lokasi hunian warga. Jika berada di jalur rawan bahaya, relokasi adalah harga mati untuk mengurangi risiko jatuhnya korban jiwa,” tegas Adrin.

Ia juga mendorong pemerintah untuk mengalihkan fokus dari sekadar respons pascabencana menjadi investasi mitigasi jangka panjang, seperti pembangunan bendungan pengendali arus (sabo dam) serta penguatan tata ruang berbasis risiko bencana.

logo BBC Indonesia
BBC Indonesia

BBC Indonesia (atau BBC News Indonesia) adalah layanan berita berbahasa Indonesia dari lembaga penyiaran publik Britania Raya, British Broadcasting Corporation (BBC)

Related Posts

Kemarahan Kaum Muda Memicu Gelombang Demo Massal Menuntut Perubahan Di

Kemarahan Kaum Muda Memicu Gelombang Demo Massal Menuntut Perubahan di Prancis

by BBC Indonesia
October 26, 2026

Kemarahan kaum muda memicu gelombang demo massal di Prancis, mereka menuntut perubahan nyata atas rasa frustrasi yang memuncak di seluruh...

Sektor Jasa Dan Teknologi Cerdas Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Pasar

Sektor Jasa dan Teknologi Cerdas Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Pasar Konsumen China

by Xinhua News
October 26, 2026

Sektor jasa dan teknologi cerdas kini menjadi pendorong utama pertumbuhan pasar konsumen China yang kian dinamis serta kian diminati masyarakat.

Zelensky Sebut Pertemuan Trilateral As Ukraina Rusia Digelar November Mendatang

Zelensky Sebut Pertemuan Trilateral AS-Ukraina-Rusia Digelar November Mendatang

by Malang Today
October 26, 2026

Presiden Zelensky mengungkapkan pertemuan trilateral AS, Ukraina, dan Rusia dijadwalkan berlangsung pada November untuk membahas perdamaian.

Buntut Bentrokan Berdarah Pasar Caringin Wali Kota Bandung Tempuh Jalur

Buntut Bentrokan Berdarah Pasar Caringin, Wali Kota Bandung Tempuh Jalur Koordinasi

by Malang Today
October 26, 2026

Wali Kota Bandung utamakan koordinasi dengan kepolisian untuk selesaikan bentrokan berdarah di Pasar Caringin dan jaga kondusivitas kota.

Gubernur Uri Tancap Gas Laporkan Persiapan Magang P3md Langsung Ke

Gubernur URI Tancap Gas Laporkan Persiapan Magang P3MD Langsung ke Prabowo di Hambalang

by Malang Today
October 26, 2026

Gubernur URI melaporkan kesiapan program magang peserta P3MD kepada Prabowo di Hambalang guna memperkuat SDM dan pembangunan daerah.

Nasib Hiu Tersesat Di Kanal Korea Selatan Berhasilkah Kembali Ke

Nasib Hiu Tersesat di Kanal Korea Selatan, Berhasilkah Kembali ke Laut?

by BBC Indonesia
October 26, 2026

Seekor hiu terisolasi di kanal Korea Selatan dan terancam punah, akankah upaya penyelamatan berhasil membawanya kembali ke habitat laut?

Cegah Perluasan Konflik Timur Tengah Sekjen Pbb Desak Genjatan Senjata

Cegah Perluasan Konflik Timur Tengah, Sekjen PBB Desak Genjatan Senjata demi Perdamaian

by Xinhua News
October 26, 2026

Sekjen PBB serukan penghentian perluasan konflik dunia demi terciptanya perdamaian abadi dan perlindungan bagi jutaan warga sipil terdampak.

Pabrik Sepatu Di Banten Gulung Tikar 1100 Buruh Kena Phk

Pabrik Sepatu di Banten Gulung Tikar, 1.100 Buruh Kena PHK Massal

by Malang Today
October 26, 2026

Pabrik sepatu di Banten resmi tutup dan berdampak pada 1.100 pekerja. Simak alasan penutupan serta dampaknya bagi industri manufaktur lokal.

Jenderal Sayudi Didesak Reformasi Total Yanma Demi Perkuat Struktur Polri

Jenderal Sayudi Didesak Reformasi Total Yanma demi Perkuat Struktur Polri

by Malang Today
October 26, 2026

Desakan upgrade struktural Polri menguat agar Jenderal Sayudi mereformasi Yanma demi meningkatkan efisiensi dan tata kelola internal kepolisian.

Daya Bumi Advisory Sasar Generasi Muda Guna Pacu Literasi Pasar

Daya Bumi Advisory Sasar Generasi Muda guna Pacu Literasi Pasar Modal

by Malang Today
October 25, 2026

Daya Bumi Advisory memperluas literasi investasi generasi muda guna mendorong pengelolaan keuangan cerdas dan masa depan finansial yang lebih mandiri.

Discussion about this post

Signaturee 2026 Badge
Signaturee Avatar
View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

3963
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.