JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto kembali merombak jajaran kabinetnya dengan melantik empat wakil menteri baru, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta pimpinan Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) di Istana Negara, Jakarta, Kamis. Langkah manuver politik dan penataan birokrasi ini menandai perombakan (reshuffle) kabinet kedelapan yang dilakukan dalam kurun waktu dua tahun masa kepemimpinannya.
Rotasi jabatan yang paling menyita perhatian publik adalah pergantian pucuk pimpinan di tubuh BNPB. Presiden melantik Letjen TNI Kristomei Sianturi, yang sebelumnya menjabat sebagai Panglima Kodam XXI/Radin Inten, untuk menggantikan Suharyanto sebagai Kepala BNPB yang baru.
Bayang-bayang Skandal Korupsi Dana Bencana
Pergantian Kepala BNPB ini berlangsung hanya sehari setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa serta penyalahgunaan dana tanggap darurat bencana. Salah satu nama yang dijerat oleh lembaga antirasuah tersebut adalah Bima Setyawan, yang tidak lain merupakan adik kandung dari pejabat lama, Suharyanto.
Penyidik KPK mengindikasikan adanya dugaan penyimpangan dan pengalihan dana darurat bencana melalui persekongkolan antara oknum internal lembaga dan pihak kontraktor swasta. Dalam proses penyidikan sejauh ini, tim KPK telah menyita barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 3,3 miliar, aset emas, hingga aset kripto.
Meski demikian, pihak berwenang belum memberikan konfirmasi resmi apakah pembongkaran skandal di BNPB ini menjadi alasan utama pencopotan Suharyanto. Hingga saat ini, status Suharyanto sendiri belum ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.
Penguatan Sektor Pertahanan, Pertanian, dan Imigrasi
Selain merombak pucuk pimpinan lembaga penanggulangan bencana, Presiden Prabowo juga memperkuat struktur Kementerian Pertahanan dengan membagi portofolio strategis kepada dua pejabat baru. Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari ditunjuk sebagai Wakil Menteri Pertahanan Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi. Sementara itu, mantan Kepala Staf Umum TNI, Jenderal TNI Richard Tampubolon, dipercaya mengemban amanat sebagai Wakil Menteri Pertahanan Bidang Strategi, Doktrin, dan Pengembangan Kekuatan.
Di jajaran kementerian teknis lainnya, Presiden mengukuhkan Alim Setiawan Slamet sebagai Wakil Menteri Pertanian untuk mendukung agenda ketahanan pangan nasional. Sektor penegakan hukum dan keimigrasian juga mendapat penambahan amunisi baru melalui pelantikan Maulana Bungaran sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Nahkoda Baru Pengelolaan Ekosistem Gambut dan Mangrove
Sektor kelestarian lingkungan dan mitigasi perubahan iklim tak luput dari perhatian restrukturisasi pemerintah. Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo melantik kepemimpinan baru untuk Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN).
Setyawan Pudyatmoko resmi dilantik sebagai Kepala BPGMN, didampingi oleh Mayjen TNI Sriyanto yang diamanati posisi sebagai Wakil Kepala. Pelantikan seluruh pejabat baru ini diharapkan mampu mempercepat realisasi program strategis pemerintah serta memulihkan tata kelola birokrasi yang akuntabel dan bebas dari praktik korupsi.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post