Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
Kinerja Bebas Pajak Global Blue Tumbuh 5 Persen Sinyal Kuat Kebangkitan Pasar Moda Mewah/Saham Teknologi Berjatuhan Saat Investor Menagih Hasil Investasi Kecerdasan Buatan/Diusung di Muktamar XIV Ambon, KAMMI Perkuat Persatuan Bangsa Lewat Semangat Ale Rasa Beta Rasa/Mengarungi Waktu Dua Dekade Four Yesterday Resmi Merilis Karya Terendapkan Sejak 2003/Buka Peluang Ekonomi Lokal, Mango Carnival 2026 Siap Angkat Potensi Unggulan Daerah/Nvidia Pertimbangkan Jadi Penjamin Proyek Pusat Data AI Nscale di West Virginia/Peretasan Binance Kuras 18.270 Bitcoin, Nilainya Melampaui Cadangan Tesla dan El Salvador/Mengapa Gen Z Berada di Garis Depan Gerakan Protes Indonesia?/Negara Produsen Sawit Gandeng Tiongkok Perkuat Rantai Pasok Berkelanjutan/Daftar 10 Pemuda Inspiratif Penerima Penghargaan JCI Indonesia TOYP 2026/Tragedi Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 69 Orang, KBRI Pastikan Tidak Ada Korban WNI/Fesyen di Era AI: Menjajaki Tren Face Swapping hingga Replikasi Digital Twins/Defisit Anggaran Indonesia 2026 Membengkak Tembus US$40,5 Miliar dan Lampaui Target/Penerimaan Pajak Digital Naik Tajam, DJP Himpun Rp58,75 Triliun per September 2024/Lewat Kangen Awakmu, Wali dan Siti Badriah Meleburkan Rindu dalam Kolaborasi Dangdut Lintas Generasi/
Kinerja Bebas Pajak Global Blue Tumbuh 5 Persen Sinyal Kuat Kebangkitan Pasar Moda Mewah/Saham Teknologi Berjatuhan Saat Investor Menagih Hasil Investasi Kecerdasan Buatan/Diusung di Muktamar XIV Ambon, KAMMI Perkuat Persatuan Bangsa Lewat Semangat Ale Rasa Beta Rasa/Mengarungi Waktu Dua Dekade Four Yesterday Resmi Merilis Karya Terendapkan Sejak 2003/Buka Peluang Ekonomi Lokal, Mango Carnival 2026 Siap Angkat Potensi Unggulan Daerah/Nvidia Pertimbangkan Jadi Penjamin Proyek Pusat Data AI Nscale di West Virginia/Peretasan Binance Kuras 18.270 Bitcoin, Nilainya Melampaui Cadangan Tesla dan El Salvador/Mengapa Gen Z Berada di Garis Depan Gerakan Protes Indonesia?/Negara Produsen Sawit Gandeng Tiongkok Perkuat Rantai Pasok Berkelanjutan/Daftar 10 Pemuda Inspiratif Penerima Penghargaan JCI Indonesia TOYP 2026/Tragedi Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 69 Orang, KBRI Pastikan Tidak Ada Korban WNI/Fesyen di Era AI: Menjajaki Tren Face Swapping hingga Replikasi Digital Twins/Defisit Anggaran Indonesia 2026 Membengkak Tembus US$40,5 Miliar dan Lampaui Target/Penerimaan Pajak Digital Naik Tajam, DJP Himpun Rp58,75 Triliun per September 2024/Lewat Kangen Awakmu, Wali dan Siti Badriah Meleburkan Rindu dalam Kolaborasi Dangdut Lintas Generasi/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

Bayang-Bayang Feodalisme dari Panggung Politik Hingga Lingkaran Kekuasaan

by Malang Today
October 11, 2026
Bayang Bayang Feodalisme Dari Panggung Politik Hingga Lingkaran Kekuasaan

Bayang Bayang Feodalisme Dari Panggung Politik Hingga Lingkaran Kekuasaan

Ancaman Feodalisme Politik di Tengah Prinsip Dasar Republik

Sistem republik lahir sebagai gagasan ideal untuk memastikan bahwa kekuasaan negara berada di tangan rakyat, bukan dikuasai secara mutlak oleh individu atau keluarga tertentu. Konsep Trias Politika yang digagas oleh John Locke dan disempurnakan oleh Montesquieu menempatkan pembagian kekuasaan ke dalam lembaga eksekutif, legislatif, dan judisial untuk saling mengawasi. Namun, efektivitas mekanisme pengawasan ini dinilai kerap mengalami kemandulan di negara berkembang, termasuk Indonesia.

Dalam prinsip dasar republik, negara merupakan milik bersama di mana setiap warga negara memiliki hak yang setara untuk memimpin melalui mekanisme kompetisi yang terbuka. Pengelolaan negara tidak boleh diwariskan secara temurun, melainkan diperebutkan secara berkala melalui pemilihan umum (pemilu) yang demokratis. Sayangnya, dominasi pemodal dan tingginya biaya politik dalam sistem pemilu modern justru mendorong pergeseran kekuasaan menuju praktik politik dinasti.

Dari Panggung Kepala Daerah hingga Puncak Kekuasaan Negara

Praktik pergeseran kekuasaan berorientasi dinasti ini diawali dari tingkat daerah, ketika para kepala daerah mulai mencalonkan anggota keluarga dekat seperti istri, anak, hingga menantu. Dinamika ini mencapai sorotan publik paling masif ketika Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden ke-7 RI Jokowi, berhasil menduduki jabatan Wali Kota Surakarta hingga akhirnya terpilih sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia.

Meski demikian, fenomena politik dinasti sejatinya telah berakar jauh sebelum penetapan jabatan tersebut dan tidak hanya terbatas pada perebutan kursi di pemerintahan. Fenomena ini juga mengakar kuat di dalam internal partai politik. Tuduhan politik dinasti yang selama ini kerap dialamatkan secara eksklusif kepada keluarga tertentu dinilai kurang presisi, mengingat pola serupa dipraktikkan secara meluas oleh berbagai kekuatan politik utama nasional.

Dominasi Trah Keluarga dan Pengelolaan Partai Berbasis Korporasi

Praktik kekeluargaan di tubuh partai politik terlihat jelas di berbagai entitas partai besar. Di PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri memberikan panggung kepemimpinan strategis kepada putrinya, Puan Maharani. Pada tubuh Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menempatkan putra sulungnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sebagai ketua umum. Sementara di Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan yang telah menjabat ketua umum selama tiga periode dikabarkan tengah mempersiapkan putrinya untuk meneruskan kepemimpinan partai.

Pola kaderisasi berbasis kedekatan internal juga membayang-bayangi Partai Gerindra. Sang Ketua Umum, Prabowo Subianto, dikabarkan mulai menyiapkan kelompok kader muda berbakat atau “Hambalang Boys”, dengan nama Teddy Indra Wijaya yang berada di barisan terdepan. Kondisi ini memperlihatkan bagaimana partai politik kini dikelola layaknya korporasi, di mana pemegang saham mayoritas—dalam hal ini ketua umum—memegang kendali mutlak atas seluruh keputusan politik.

Risiko Oligarki dan Wajah Republik berjiwa Feodal

Akibat dari pengelolaan partai yang terpusat pada figur tertentu, keanggotaan partai politik bergeser dari wadah perjuangan menjadi tempat kerja profesional yang mengandalkan distribusi jabatan politik dan akses proyek kekuasaan. Fenomena ini lambat laun memfasilitasi anak-anak serta kerabat ketua umum partai untuk menduduki jabatan strategis negara seperti Ketua DPR, menteri, hingga ketua fraksi, meski sebagian di antaranya dinilai minim pengalaman dan kompetensi.

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa, Tony Rosyid, menyoroti bahaya laten dari fenomena ini terhadap masa depan kedaulatan rakyat. Menurutnya, penetrasi dinasti politik dari partai ke struktur negara mengancam tata kelola pemerintahan yang transparan.

“Saat ini politik dinasti telah menjadi realitas objektif yang berpotensi mengkooptasi negara beserta seluruh sumber dayanya. Istilah Iron Law of Oligarchy dari Robert Michels kini nyata berada di tangan segelintir keluarga,” ujar Tony Rosyid.

Ia menuturkan bahwa apabila siklus kepemimpinan partai terus menggunakan sistem dinasti, maka dalam rentang 10 hingga 20 tahun ke depan, posisi-posisi kunci pemerintahan berpotensi besar diisi oleh para keturunan ketua umum partai. Jika tren ini terus dibiarkan tanpa koreksi mendasar, Indonesia berisiko terjebak dalam sistem feodalisme kekuasaan yang dibungkus oleh formalitas hukum berbentuk republik.

Logo Malang Today
Malang Today

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.

Related Posts

Kinerja Bebas Pajak Global Blue Tumbuh 5 Persen Sinyal Kuat

Kinerja Bebas Pajak Global Blue Tumbuh 5 Persen Sinyal Kuat Kebangkitan Pasar Moda Mewah

by Malang Today
October 31, 2026

Penjualan belanja bebas pajak barang mewah global naik 5 persen pada paruh pertama 2026 menurut laporan terbaru dari Global Blue.

Saham Teknologi Berjatuhan Saat Investor Menagih Hasil Investasi Kecerdasan Buatan

Saham Teknologi Berjatuhan Saat Investor Menagih Hasil Investasi Kecerdasan Buatan

by Malang Today
October 31, 2026

Saham teknologi merosot akibat investor menuntut hasil nyata dari investasi AI. Simak pemicu kejatuhan pasar dan dampaknya bagi industri.

Diusung Di Muktamar Xiv Ambon Kammi Perkuat Persatuan Bangsa Lewat

Diusung di Muktamar XIV Ambon, KAMMI Perkuat Persatuan Bangsa Lewat Semangat Ale Rasa Beta Rasa

by Malang Today
October 31, 2026

Muktamar XIV KAMMI di Ambon mengusung semangat Ale Rasa Beta Rasa untuk mempererat persatuan dan melahirkan gagasan strategis bagi bangsa.

Peretasan Binance Kuras 18270 Bitcoin Nilainya Melampaui Cadangan Tesla Dan

Peretasan Binance Kuras 18.270 Bitcoin, Nilainya Melampaui Cadangan Tesla dan El Salvador

by Malang Today
October 31, 2026

Hacker gasak 18.270 Bitcoin dari Binance hingga nilainya melampaui simpanan crypto Tesla dan El Salvador. Simak kronologi lengkapnya di sini.

Mengapa Gen Z Berada Di Garis Depan Gerakan Protes Indonesia

Mengapa Gen Z Berada di Garis Depan Gerakan Protes Indonesia?

by BBC Indonesia
October 31, 2026

Ketahui alasan utama Gen Z menjadi motor gerakan protes di Indonesia serta peran strategi digital mereka dalam mendorong perubahan sosial.

Negara Produsen Sawit Gandeng Tiongkok Perkuat Rantai Pasok Berkelanjutan

Negara Produsen Sawit Gandeng Tiongkok Perkuat Rantai Pasok Berkelanjutan

by Xinhua News
October 31, 2026

Negara produsen minyak sawit perkuat kerja sama strategis dengan Tiongkok demi dorong rantai pasok global yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Tragedi Kereta Cepat Di Spanyol Tewaskan 69 Orang Kbri Pastikan

Tragedi Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 69 Orang, KBRI Pastikan Tidak Ada Korban WNI

by Malang Today
October 31, 2026

Tragedi kecelakaan kereta cepat di Spanyol menewaskan 69 orang dan puluhan luka-luka, dipastikan tidak ada WNI yang menjadi korban.

Fesyen Di Era Ai Menjajaki Tren Face Swapping Hingga Replikasi

Fesyen di Era AI: Menjajaki Tren Face Swapping hingga Replikasi Digital Twins

by Malang Today
October 31, 2026

Jelajahi revolusi tren fashion di era AI mulai dari teknologi face swapping hingga digital twin yang merubah dunia gaya hidup...

Defisit Anggaran Indonesia 2026 Membengkak Tembus Us405 Miliar Dan Lampaui

Defisit Anggaran Indonesia 2026 Membengkak Tembus US$40,5 Miliar dan Lampaui Target

by Malang Today
October 31, 2026

Defisit anggaran Indonesia 2026 diproyeksikan membengkak hingga 40,5 miliar Dolar AS dan melampaui target akibat lonjakan belanja negara.

Penerimaan Pajak Digital Naik Tajam Djp Himpun Rp5875 Triliun Per

Penerimaan Pajak Digital Naik Tajam, DJP Himpun Rp58,75 Triliun per September 2024

by Malang Today
October 31, 2026

Direktorat Jenderal Pajak sukses mengumpulkan setoran pajak digital sebesar Rp58,75 triliun hingga September 2026. Simak rincian lengkapnya di sini.

Discussion about this post

Signaturee 2026 Badge
Signaturee Avatar
View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

7872
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.