JAKARTA — Lembaga keuangan asal Jepang, MUFG Bank, Ltd, resmi melepas sebagian kepemilikan sahamnya di pilar pembiayaan otomotif, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF). Aksi korporasi yang direalisasikan pada akhir September 2026 ini berhasil mengamankan dana segar sebesar Rp 436,31 miliar.
Berdasarkan laporan resmi perusahaan, transaksi divestasi tersebut melibatkan penjualan 55,93 juta lembar saham ADMF dengan harga pelaksanaan dipatok sebesar Rp 7.800 per saham. Langkah strategis ini diambil guna mendukung kepatuhan regulasi pasar modal domestik terkait porsi kepemilikan saham publik.
Pemenuhan Ketentuan Free Float Pasar Modal
Langkah pangkas saham yang dilakoni MUFG Bank bukan tanpa alasan. Manajemen menegaskan bahwa pelepasan porsi saham ini bertujuan utama untuk memenuhi regulasi pencatatan bursa mengenai batas minimum saham beredar di publik atau free-float.
“Penjualan sebagian saham untuk mendukung pemenuhan ketentuan free-float Adira Dinamika Multi Finance,” ungkap manajemen dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).
Melalui aksi pelepasan saham sebesar 4,53% ini, porsi kepemilikan saham MUFG Bank di ADMF menyusut dari semula 233,4 juta saham (18,89%) menjadi 177,5 juta saham atau setara dengan 14,36% dari total saham yang disetor penuh.
Rerata Pergerakan Saham ADMF di Bursa
Di papan perdagangan BEI, saham emiten berkode ADMF mencatatkan koreksi tipis pada penutupan akhir pekan. Saham emiten pembiayaan ini terkoreksi 0,6% atau turun 50 poin ke posisi Rp 8.300 per saham.
Meskipun terjadi pelepaslebaran saham oleh pemegang saham pengendali sekunder, penetapan harga pelaksanaan divestasi di angka Rp 7.800 dinilai sebagai langkah terukur untuk menjaga likuiditas perdagangan saham perseroan di pasar sekunder tanpa memicu gejolak harga yang berlebihan.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post