Pemerintah Inggris bersiap membalas sambutan hangat yang pernah diterima delegasi mereka saat Indonesia memimpin Forum Group of 20 (G20) di Bali pada 2022 lalu. Menjelang penyelenggaraan Presidensi G20 Inggris 2027, Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey, menegaskan kesiapan negaranya untuk menyambut kehadiran delegasi Indonesia di Kota Manchester.
KTT Pemimpin G20 ke-22 tersebut dijadwalkan berlangsung pada 27–28 November 2027 di Manchester Central Convention Centre. Pertemuan tingkat tinggi ini akan memicu arus kedatangan para kepala pemerintahan negara anggota, ribuan diplomat, hingga delegasi berbagai organisasi internasional menuju pusat kota Manchester.
Momentum Penguatan Kemitraan Strategis
Duta Besar Dominic Jermey menyampaikan bahwa Presidensi G20 Inggris 2027 bukan sekadar agenda diplomatik rutin, melainkan momentum krusial untuk memperdalam Kemitraan Strategis Indonesia-Inggris. Fokus kerja sama kedua negara akan diarahkan pada tiga pilar utama, yaitu pertumbuhan dan ketahanan ekonomi, keamanan dan perdamaian, serta pengembangan sektor sosial-kemasyarakatan.
Langkah dwipihak ini diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan global yang makin kompleks sekaligus membuka peluang ekonomi yang riil bagi masyarakat di kedua negara. Sejalan dengan hal tersebut, First Secretary of State Pemerintah Inggris, Louise Haigh, menilai penunjukan Manchester sebagai lokasi puncak acara merupakan kesempatan emas untuk memamerkan potensi industri, kebudayaan, serta inovasi terbaik yang dimiliki Inggris kepada dunia internasional.
Pemerataan Dampak Ekonomi di Seluruh Negeri
Selain gelaran KTT utama di Manchester, rangkaian pertemuan dan kegiatan pendukung G20 akan disebar ke berbagai wilayah di Inggris sepanjang tahun 2027. Kebijakan desentralisasi agenda ini dirancang agar dampak ekonomi, investasi, dan semangat kolaborasi global dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di luar ibu kota London.
Penyelenggaraan pada 2027 mendatang memutus penantian panjang Inggris yang terakhir kali menjadi tuan rumah KTT G20 pada 2009. Pada momentum 2009 silam, forum G20 di Inggris berhasil melahirkan kesepakatan bersejarah dengan komitmen dana segar senilai 1,1 triliun dolar AS untuk memulihkan perekonomian dunia dari krisis keuangan global.
Relevansi Forum Ekonomi Global
Sebagai forum kerja sama ekonomi utama dunia, G20 merepresentasikan kekuatan ekonomi yang sangat signifikan. Forum ini dihuni oleh 19 negara dengan perekonomian terbesar—termasuk Indonesia—serta dua organisasi regional, yakni Uni Eropa dan Uni Afrika.
Secara akumulatif, seluruh anggota G20 menguasai sekitar 85 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB) dunia, mengendalikan 75 persen jalur perdagangan internasional, dan mencakup dua pertiga dari total populasi bumi. Oleh karena itu, sinergi berkelanjutan antara Indonesia dan Inggris dalam forum ini dinilai sangat strategis untuk mengawal agenda pertumbuhan ekonomi global yang inklusif.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post