Pendar Mas Hipnotis Saint Laurent: Selebrasi Penuh Nostalgia Anthony Vaccarello di Bawah Menara Eiffel
Pendar cahaya Menara Eiffel menyala megah, membuka sekaligus menutup pagelaran busana Saint Laurent yang berlangsung dramatis di Paris. Direktur Kreatif Anthony Vaccarello menghadirkan simfoni visual yang memukau untuk koleksi Womenswear Spring-Summer 2027. Dibalut narasi monokromatis bernuansa emas murni, panggung runway malam itu memancarkan pesona estetika yang intens, hangat, sekaligus diselimuti nostalgia mendalam yang menyentuh kalbu para pencinta mode dunia.
Berlatar di Esplanade du Trocadéro yang ikonik, pertunjukan ini menciptakan dialog estetis yang puitis antara keanggunan Menara Eiffel dan pendar lampu gantung kristal berukuran raksasa yang tergelar di bawah langit musim panas. Jalinan kilau cahaya reflektif menghidupkan deretan siluet busana yang tampak bagai lelehan emas cair yang terus mengalir tanpa henti.
Simfoni Emas dan Warisan Legendaris Sang Maestro
Di tengah dominasi rona emas yang hipnotis, Vaccarello tetap mempertahankan DNA keanggunan khas Saint Laurent. Elemen klasik rumah mode Prancis ini dieksplorasi secara apik melalui rok midi berpotongan presisi, jaket safari yang kontemporer, trench coat bersiluet tegas, hingga gaun-gaun beraksen cap sleeves serta balutan renda transparan yang sensual.
Sentuhan warna emas—mulai dari patina klasik, iridesen yang berkilau, hingga tekstur kilap pada material kulit—membungkus para model secara menyeluruh. Tampilan disempurnakan dari ujung kaki yang dihiasi strappy sandals anggun, hingga mahkota kepala yang dipercantik kurasi perhiasan emas berukuran masif (oversized gold jewellery) yang menjadi penanda gaya khas sang kurator.
Eksplorasi warna mulia ini berakar kuat pada warisan filosofis sang maestro, Yves Saint Laurent. “Saya mencintai warna emas; ini adalah warna yang penuh keajaiban,” kenang Yves dalam rekam jejak sejarah mode. Kenangan manis Yves akan kehangatan mentari di Oran dan Marrakesh, artefak seni yang ia kumpulkan bersama Pierre Bergé, serta kreasi aksesori ikonis karya Loulou de la Falaise menjadi fondasi utama bagi Vaccarello untuk menghadirkan eksplorasi emas yang menyeluruh, hipnotik, dan hampir obsesif.
Tanda Tanya Besar dan Jejak Emas Satu Dekade
Barisan depan front row turut diramaikan oleh kehadiran para bintang dan ikon gaya hidup global. Sosok seperti Hailey Bieber hingga musisi Rosé Blackpink tampak memadati barisan tamu undangan. Momen paling mengharukan terjadi saat aktris dan penyanyi Charlotte Gainsbourg mengiringi langkah penghormatan terakhir (final bow) sang desainer dengan alunan suaranya yang merdu.
Sejak ditunjuk pada tahun 2016 untuk menggantikan Hedi Slimane, Anthony Vaccarello telah berhasil mengukuhkan karakter desain yang sangat kuat selama satu dekade terakhir. Ia sukses mendefinisikan ulang sensualitas modern melalui permainan material transparan, bahu berpotongan tegas, interpretasi ulang setelan jas ikonis Le Smoking, serta paduan kontras antara nuansa hitam dan elemen logam. Di bawah kepemimpinannya, Saint Laurent bahkan berhasil menembus rekor pendapatan lebih dari tiga miliar euro pada tahun 2022.
Pagelaran dramatis ini sekaligus memicu spekulasi hangat di industri mode global mengenai kemungkinan mundurnya perancang busana asal Belgia tersebut setelah sepuluh tahun bertakhta. Meski pihak rumah mode belum memberikan konfirmasi resmi, Vaccarello meninggalkan pesan puitis nan sarat makna pada catatan kurasi acara yang kian memperkuat kesan perpisahan.
“Apa yang pergi terkadang meninggalkan lebih banyak cahaya daripada apa yang bertahan,” tulis Vaccarello puitis, menutup selebrasi emasnya dengan penuh keanggunan yang tak terlupakan.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post