Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
Kapitalisasi Fanatisme: Bagaimana Fandom K-Pop Bertransformasi Menjadi Mesin Ekonomi Raksasa/ZZUF Bentangkan Spektrum Musikal Baru lewat 15 Trek di Album Kedua/TAX Membedah Labirin Kehampaan dan Kekacauan Batin dalam Debut EP Perdana/Denting Gitar dan Melankolia Album Debut The Smiths yang Merumuskan Bahasa Baru Indie Pop/Resmi Dilantik, Susanna Pimpin Politeknik Aisyiyah Batam/Aksi Kilat Kawanan Pencuri Gasak Artefak Emas Zaman Perunggu di Museum Spanyol/Peragaan Busana COS Diguncang Protes PETA Petinggi CFDA Ikut Turun Tangan/Kowani Apresiasi Sikap Tegas Perwira Tolak KLB/Menkeu Baru Buka Suara Terkait Rencana Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak/Prabowo Copot Menkeu Purbaya, Ini Profil dan Rekam Jejak Suahasil Nazara/9 Startup Y Combinator Paling Dilirik Investor di Demo Day Terbaru/Profil Suahasil Nazara, Rekam Jejak dan Kiprah Strategis sang Ekonom di Kementerian Keuangan/REDMI Note 17 Series Hadir dengan Baterai 10.000mAh Terbesar Xiaomi, REDMI Titan Quality, dan Kamera Berbasis AI/Terima Bantuan Bekas Penjajah, Menhut Raja Juli Menuai Kritik Tajam/CapCut Himpun 300 Kreator di Singapura demi Pacu Inovasi Konten Berbasis AI/
Kapitalisasi Fanatisme: Bagaimana Fandom K-Pop Bertransformasi Menjadi Mesin Ekonomi Raksasa/ZZUF Bentangkan Spektrum Musikal Baru lewat 15 Trek di Album Kedua/TAX Membedah Labirin Kehampaan dan Kekacauan Batin dalam Debut EP Perdana/Denting Gitar dan Melankolia Album Debut The Smiths yang Merumuskan Bahasa Baru Indie Pop/Resmi Dilantik, Susanna Pimpin Politeknik Aisyiyah Batam/Aksi Kilat Kawanan Pencuri Gasak Artefak Emas Zaman Perunggu di Museum Spanyol/Peragaan Busana COS Diguncang Protes PETA Petinggi CFDA Ikut Turun Tangan/Kowani Apresiasi Sikap Tegas Perwira Tolak KLB/Menkeu Baru Buka Suara Terkait Rencana Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak/Prabowo Copot Menkeu Purbaya, Ini Profil dan Rekam Jejak Suahasil Nazara/9 Startup Y Combinator Paling Dilirik Investor di Demo Day Terbaru/Profil Suahasil Nazara, Rekam Jejak dan Kiprah Strategis sang Ekonom di Kementerian Keuangan/REDMI Note 17 Series Hadir dengan Baterai 10.000mAh Terbesar Xiaomi, REDMI Titan Quality, dan Kamera Berbasis AI/Terima Bantuan Bekas Penjajah, Menhut Raja Juli Menuai Kritik Tajam/CapCut Himpun 300 Kreator di Singapura demi Pacu Inovasi Konten Berbasis AI/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

Serial The Playlist “Tidak akan ada bisa memuaskan setiap orang setiap waktu”

by Malang Today
November 15, 2022

Dua dekade lalu, Winamp dan data-data lagu gratis (yang tentunya ilegal) menjadi andalan orang untuk memutar lagu disamping pemutar rilisan fisik. Dengan mudahnya perpindahan data di internet saat itu, orang-orang belum kepikiran bahwa yang akan merajai pasar musik di era selanjutnya adalah layanan streaming digital, hingga Spotify datang.

Dengan sekelumit permasalahannya, Spotify disebut-sebut sebagai penyelamat industri musik atau setidaknya memberi kembali sedikit nilai (finansial) kepada karya musik yang nilainya hampir punah. Serial The Playlist mencoba menceritakan perjalanan Spotify hingga berada di posisi tersebut dari berbagai sisi.

The Playlist merupakan serial enam episode hasil besutan sutradara Swedia, Per-Olav Sørensen, yang dirilis Oktober lalu. Inspirasinya diambil dari buku Spotify Untold, buku nonfiksi yang merangkum lebih dari 70 wawancara terhadap mantan eksekutif Spotify, investor, para pemimpin label rekaman, para pesaing dan sumber-sumber terkait. Sørensen mencoba menyampaikan cerita-cerita di dalamnya melalui sebuah rangkaian sinema yang difiksikan.

Serial ini diceritakan dengan cara yang cukup menarik. Setiap episodenya seperti cerita pendek yang terlihat terpisah, seperti kumpulan film pendek dalam omnibus, namun membangun cerita yang lebih luas jika digabungkan. Gaya berceritanya mirip dengan gaya menulis Irvine Welsh dalam novel Trainspotting dan Porno.

Dengan gaya bercerita yang demikian, penonton bisa merasakan sisi dari setiap karakter yang menjadi pemeran utama tiap episode. Setiap karakter pun bisa terasa lebih protagonis di suatu episode dan antagonis di episode yang lain.

“You can fool some people sometimes, but you can’t fool all the people all the time“

Kutipan lirik “Get Up, Stand Up” dari Bob Marley tersebut akan terasa relevan dengan keseluruhan cerita The Playlist jika kata “fool” digantikan dengan “please“. Penonton bisa merasakan perjuangan Petra Hansson (Gizem Erdogan) dari sisi hukum untuk mendapat akses label rekaman besar sebagai prestasi yang cukup menguras akal dan tenaga. Namun, bagi Andreas Ehn (Joel Lützow), sang pemrogram, keberhasilan itu melecehkan keindahan hasil karyanya karena ia menginginkan Spotify bisa diakses setiap orang secara gratis.

Selain itu, sebenci-bencinya penonton terhadap label besar yang serakah, keadaan Per Sundin (Ulf Stenberg) yang harus memecat satu-satu pegawainya tetap bikin kasihan. Perkembangan karakter Daniel Ek (Edvin Endre), dari seseorang yang mencoba mencari solusi dari pertikaian pembajakan yang merakyat dari The Pirate Bay dan Universal Music yang tamak namun lebih menghargai musisi, hingga terjebak versi tamaknya sendiri pun dapat dirasakan dengan halus. Setiap orang memiliki keperluan, tantangan, dan idealismenya masing-masing. Sebagian bisa kompromi dan yang lain tetap pada jalannya. Keadaan tersebut cukup menunjukkan gambaran dunia dengan skala yang lebih kecil.

Tiga episode awal terlihat seperti biopik-biopik berbau positif biasa menuju keberhasilan, namun tiga episode selanjutnya terasa lebih kelam khususnya di bagian Bobbi T. Ia merupakan satu-satunya karakter fiksi dalam The Playlist yang mendapat episodenya sendiri. Bertitel “The Artist”, episode tersebut menceritakan sisi para musikus yang menuntut karya mereka lebih dihargai oleh Spotify. The Playlist, dalam episode epilog ini, menegaskan bahwa ia merupakan sebuah karya fiksi karena mencoba menggambarkan ketegangan antara para musikus dan yang dianggap mengeksploitasi mereka hingga masa depan, 2025. Biarpun begitu, episode tersebut lumayan menggambarkan ketegangan beberapa musikus terhadap layanan musik digital ini beberapa waktu lalu.

Di sana, kumpulan musikus melakukan aksi bernama Scratch the Record untuk melawan ketidakadilan yang dilanggengkan Spotify. Bobbi memegang peran penting di sana karena unggahan berisi keluh kesahnya di media sosial menjadi viral dan menarik perhatian orang untuk lebih melirik permasalahan Spotify. Ia mengeluhkan bagaiman ia sudah merilis enam album dalam sepuluh tahun terakhir dengan angka stream perbulan untuk beberapa lagu mencapai 200.000 namun tetap kesulitan membayar biaya sewa tempat tinggal.

Hal serupa memang benar terjadi di dunia nyata. Biarpun pandemi tidak dibahas di The Playlist, namun dua tahun tanpa panggung itu terasa serupa dengan keadaan mendesak yang dihadapi Bobbi T. Sebelumnya, kebanyakan pekerja musik menerima Spotify, bukan sebagai sumber penghasilan utama dari angka streaming, namun lebih pada media promosi keberadaan mereka melalui fitur-fitur seperti Discovery yang menaikan kemungkinan mereka diundang di berbagai panggung. Saat pandemi berlangsung, beberapa musikus lebih dalam lagi melirik penghasilan mereka dari layanan streaming macam Spotify.

Jason Ranti, yang sebelumnya tidak memasukkan katalog musiknya ke layanan tersebut karena alasan tidak mau serakah, akhirnya mencoba peruntungannya ke sana. Namun, di luar itu, banyak juga yang sudah menggunakan layanan tersebut malah menyadari bahwa karya mereka tidak dihargai secara serius.

Beberapa dari mereka bahkan melakukan gerakan semacam Scratch the Record. Para musikus dan pekerja musik yang tergabung dalam Union of Musicians and Allied Workers (UMAW) misalnya. Tahun lalu, mereka melakukan gerakan yang disebut Justice at Spotify di beberapa kota dunia, Los Angeles, Toronto, São Paulo, hingga Berlin. Sebagian dari tuntutan mereka, melansir Los Angeles Times, adalah Spotify menaikan bagian untuk musisi sekaligus memberikan transparasi terhadap perhitungan keuntungannya. Selain itu, ketidakadilan sistem algoritma Spotify yang lebih menguntungkan beberapa pihak juga menjadi bahasan.

Ketidakadilan yang terakhir akan lebih cocok dengan musisi independen yang memang mengincar pendengar yang terbatas. Musikus dengan katalog yang masih sedikit atau jumlah stream belum mencapai jutaan mungkin akan merasa pemasukan dari Spotify hanya cukup untuk bayar parkir Alfamart.

Pemeran Bobbi T, Janice Kamya Kavander, bahkan menyesalkan hal serupa. Janice yang memang merupakan musikus asli di dunia nyata merasa bahwa Spotify berpotensi mengurangi esensi bermusik. “Spotify can truly change someone’s life and career, but it’s kind of sad that it’s now a lot about the numbers and what playlist you’re on,” tutur penyanyi soul itu dalam wawancara dengan Vogue Scandinavia.

Seperti dibahas sebelumnya, tidak akan ada bisa memuaskan setiap orang setiap waktu. Spotify pun begitu. Sebenarnya, berapa nilai yang harusnya diberikan kepada sebuah karya musik? Toh, orang juga akan tetap hidup tanpa mendengarkan lagu.

Mungkin dulu label-label besar lah yang terlalu mengglorifikasi nilai musik untuk keuntungan mereka dan The Pirate Bay, 4Shared, serta BeeMP3 adalah penyelamat bagi para pendengar miskin. Yang jelas sekarang Daniel Ek masih jadi orang kaya, dengan net worth lebih dari 20 triliun rupiah, sebagai pengusaha sekaligus teknikus, bukan musikus.

Logo Malang Today
Malang Today

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.

Related Posts

Fandom K Pop Dan Industri Musik Spektakuler

Kapitalisasi Fanatisme: Bagaimana Fandom K-Pop Bertransformasi Menjadi Mesin Ekonomi Raksasa

by Malang Today
September 15, 2026

Fenomena ekonomi fandom K-pop kini bertransformasi menjadi mesin industri raksasa yang menggerakkan nilai pasar global melalui loyalitas fanatik para penggemar.

Zzuf Bentangkan Spektrum Musikal Baru Lewat 15 Trek Di Album Kedua

ZZUF Bentangkan Spektrum Musikal Baru lewat 15 Trek di Album Kedua

by Malang Today
September 15, 2026

ZZUF kembali menggebrak kancah musik lewat album kedua yang menghadirkan lima belas lagu penuh eksplorasi kreatif untuk pendengar setia di...

TAX Membedah Labirin Kehampaan dan Kekacauan Batin dalam Debut EP Perdana

TAX Membedah Labirin Kehampaan dan Kekacauan Batin dalam Debut EP Perdana

by Malang Today
September 14, 2026

TAX merilis album mini perdana yang membedah narasi kelam tentang siklus kehampaan hingga pergulatan batin manusia melalui komposisi musik yang...

Denting Gitar dan Melankolia Album Debut The Smiths yang Merumuskan Bahasa Baru Indie Pop

Denting Gitar dan Melankolia Album Debut The Smiths yang Merumuskan Bahasa Baru Indie Pop

by Malang Today
September 14, 2026

Menelusuri debut album self-titled milik The Smiths yang melahirkan bahasa baru indie pop lewat perpaduan gitar jangly dan lirik melankolis...

Resmi Dilantik Susanna Pimpin Politeknik Aisyiyah Batam

Resmi Dilantik, Susanna Pimpin Politeknik Aisyiyah Batam

by Malang Today
September 14, 2026

Susanna resmi dilantik sebagai Direktur Politeknik Aisyiyah Batam yang baru untuk membawa kampus ini menuju era baru pendidikan tinggi yang...

Aksi Kilat Kawanan Pencuri Gasak Artefak Emas Zaman Perunggu Di

Aksi Kilat Kawanan Pencuri Gasak Artefak Emas Zaman Perunggu di Museum Spanyol

by Malang Today
September 14, 2026

Intip kronologi pencurian kilat koleksi emas Zaman Perunggu yang tak ternilai harganya dari sebuah museum di Spanyol yang menghebohkan dunia.

Peragaan Busana Cos Diguncang Protes Peta Petinggi Cfda Ikut Turun

Peragaan Busana COS Diguncang Protes PETA Petinggi CFDA Ikut Turun Tangan

by Malang Today
September 14, 2026

Simak kronologi aksi protes PETA di peragaan busana COS yang memicu ketegangan hingga menyeret ketua CFDA ke dalam pusaran konflik...

Kowani Apresiasi Sikap Tegas Perwira Tolak Klb

Kowani Apresiasi Sikap Tegas Perwira Tolak KLB

by Malang Today
September 14, 2026

Kowani mengapresiasi langkah tegas para perwira yang menolak pelaksanaan KLB demi menjaga integritas serta marwah organisasi dari perpecahan.

Menkeu Baru Buka Suara Terkait Rencana Perombakan Pejabat Bea Cukai

Menkeu Baru Buka Suara Terkait Rencana Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

by Malang Today
September 14, 2026

Menkeu baru buka suara soal rencana perombakan pejabat strategis di Bea Cukai dan Dirjen Pajak demi memperkuat integritas serta kinerja...

Prabowo Copot Menkeu Purbaya Ini Profil Dan Rekam Jejak Suahasil

Prabowo Copot Menkeu Purbaya, Ini Profil dan Rekam Jejak Suahasil Nazara

by BBC Indonesia
September 14, 2026

Prabowo menunjuk Suahasil Nazara menggantikan Menkeu Purbaya, simak profil lengkap dan rekam jejak karier sosok ekonom senior ini selengkapnya di...

Discussion about this post

View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

imunify-bot-check 1043
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.