Malang Today

  • Beauty
  • Fashion
  • Music
  • Malang

ALL CATEGORY

Auto Update Date
Jam Digital
-- : --
27°C
Misteri kematian miliuner pencipta Mango, pembunuhan atau kecelakaan? / MBG: Puluhan lapas akan kelola dapur MBG, bagaimana penyajian menu dari penjara di Sukamiskin? / Gaza: Cerita WNI yang ditangkap Israel – ‘Dia bukan teroris’ / Prabowo Sentil Nasionalisme Pengusaha: Kekayaan Alam Harus Dinikmati Rakyat, Bukan Parkir di Luar Negeri / Bank Muamalat dan BMM Salurkan Bantuan Ramadhan untuk Warga Binaan Lapas Lowokwaru /
  • Beauty
  • Fashion
  • Music
  • Malang
:
27°C
Misteri kematian miliuner pencipta Mango, pembunuhan atau kecelakaan? / MBG: Puluhan lapas akan kelola dapur MBG, bagaimana penyajian menu dari penjara di Sukamiskin? / Gaza: Cerita WNI yang ditangkap Israel – ‘Dia bukan teroris’ / Prabowo Sentil Nasionalisme Pengusaha: Kekayaan Alam Harus Dinikmati Rakyat, Bukan Parkir di Luar Negeri / Bank Muamalat dan BMM Salurkan Bantuan Ramadhan untuk Warga Binaan Lapas Lowokwaru /

Tradisi Bantengan yang Mulai Bergeser di Era Modernisasi

Deviardi Panca Khairunnisa by Deviardi Panca Khairunnisa
January 22, 2025
Festival bantengan di kota malang

Festival bantengan di kota malang (Source : Malang Posco Media)

Bantengan berasal dari kata “banteng”, hewan yang jadi simbol keberanian, kekuatan, dan keteguhan. Kesenian ini awalnya berkembang di desa-desa Malang, terutama yang masih kental dengan budaya agraris. Dulu, Bantengan dipentaskan sebagai bagian dari ritual adat, untuk meminta keselamatan, hasil panen yang melimpah, atau perlindungan dari bencana.

Bantengan juga punya makna filosofi yang dalam, lho. Banteng dianggap sebagai simbol jiwa pemberani yang siap menghadapi segala rintangan, yang merepresentasikan semangat masyarakat Malang yang gigih dan nggak mudah menyerah.

Dalam pertunjukannya, para pemain mengenakan kostum kepala banteng lengkap dengan tubuh yang dibalut kain hitam. Gerakan tariannya juga dinamis, meniru gerakan banteng liar yang berlari, melompat, hingga menyeruduk. Biasanya, pertunjukan ini diiringi gamelan tradisional atau alat musik seperti kendang, gong, dan kenong.

Salah satu bentuk penampilan bantengan yang mulai mengikuti zaman
Salah satu bentuk penampilan bantengan yang mulai mengikuti zaman

Tapi yang bikin Bantengan unik adalah unsur mistisnya. Sering banget, pemain bisa kesurupan selama pertunjukan, sehingga gerakannya jadi lebih liar dan spontan. Masyarakat sekitar percaya kalau itu adalah roh banteng yang merasuki tubuh pemain.

Sebelum pertunjukan, biasanya ada ritual sesaji untuk minta izin pada leluhur dan “penunggu” gaib. Sesaji ini berupa bunga, dupa, dan makanan tradisional. Banyak yang percaya kalau roh leluhur dan makhluk gaib juga hadir untuk memberikan perlindungan atau berkah.

Penampilan bantengan wanita di salah satu desa
Penampilan bantengan wanita di salah satu desa

Namun, sekarang ada beberapa kelompok Bantengan yang mulai mengganti alat musik tradisional dengan musik modern atau bahkan rekaman audio. Beberapa pertunjukan Bantengan yang diadakan di festival modern, misalnya, menggunakan musik digital untuk kesan yang lebih futuristik. Sayangnya, perubahan ini kadang-kadang mengurangi esensi mistis dan nuansa khas Bantengan. Musik tradisional yang biasanya bisa bikin suasana magis, perlahan digantikan musik modern yang lebih terkesan komersial.

Selain itu, ada satu perubahan unik yang terjadi, yaitu semakin banyak perempuan yang terlibat dalam melestarikan Bantengan. Dulu, seni ini identik dengan laki-laki karena butuh kekuatan fisik dan energi besar untuk menirukan gerakan banteng liar. Tapi seiring waktu, perempuan juga mulai ikut berperan aktif dalam menjaga dan mengembangkan seni Bantengan di Malang.

Sebagai seni tradisional yang kaya makna, Bantengan jadi cerminan semangat dan keberanian masyarakat Malang. Meski begitu, di tengah modernisasi dan perubahan sosial, seni ini harus menghadapi tantangan besar untuk tetap bertahan dalam bentuk aslinya. Pergeseran musik, modifikasi gerakan, hingga perubahan peran gender membawa warna baru, tapi juga perlu hati-hati agar filosofi dan nilai spiritual dalam Bantengan tetap terjaga.

Deviardi Panca Malang Today
Deviardi Panca Khairunnisa

Cewek generasi Z yang tidak bisa jauh dari gadget. Meskipun introvert, saya suka mengeksplorasi tempat-tempat baru. Saya juga tertarik dengan tren yang sedang berkembang

Related Posts

Misteri kematian miliuner pencipta Mango, pembunuhan atau kecelakaan?
Entertains

Misteri kematian miliuner pencipta Mango, pembunuhan atau kecelakaan?

Ketika Jonathan Andic, putra mendiang pendiri salah satu merek pakaian terbesar di Eropa, membayar uang jaminan sebesar €1 juta...

by Malang Today
May 21, 2026
MBG: Puluhan lapas akan kelola dapur MBG, bagaimana penyajian menu dari penjara di Sukamiskin?
News

MBG: Puluhan lapas akan kelola dapur MBG, bagaimana penyajian menu dari penjara di Sukamiskin?

Setidaknya 36 dapur MBG akan dibuka oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan di berbagai penjara akhir Mei mendatang. Di Lapas Sukamiskin,...

by Malang Today
May 21, 2026
Gaza: Cerita WNI yang ditangkap Israel - 'Dia bukan teroris'
International

Gaza: Cerita WNI yang ditangkap Israel – ‘Dia bukan teroris’

"Memang tidak ada hubungan diplomatik antara Indonesia dan Israel. Tapi kan kita tahu bahwa Indonesia masuk bagian dari Board...

by Malang Today
May 20, 2026
Prabowo Pertanyakan Nasionalisme Pengusaha RI
News

Prabowo Sentil Nasionalisme Pengusaha: Kekayaan Alam Harus Dinikmati Rakyat, Bukan Parkir di Luar Negeri

Presiden Prabowo Subianto memberikan teguran keras terhadap perilaku sejumlah pelaku usaha di Indonesia yang dianggap kurang memiliki rasa nasionalisme....

by Malang Today
April 29, 2026

Discussion about this post

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

1399