Melangkah ke Era Baru: Eksplorasi Tanpa Batas Sang Maestro Pop
Memasuki dekade demi dekade di kancah musik tanah air, keberanian untuk merefresh identitas musikal adalah garis tipis yang membedakan antara band yang sekadar bertahan dan mereka yang terus relevan. D’MASIV secara tegas memilih opsi kedua. Lepas dari jeda singkat usai melepas “On Our Own”, kuintet pop rock papan atas ini kembali menggebrak dengan karya terbarunya bertajuk “Till We’re Old”. Lebih dari sekadar nomor pop biasa, trek ini hadir sebagai pilar penanda era baru mereka: independensi yang penuh gairah.
Aransemen Megah, Tempo Kencang, dan Ledakan Energi Anthemic
Bila publik mengenal Rian Ekky Pradipta dan kawan-kawan lewat lagu-lagu balada emosional bernuansa melankolis, “Till We’re Old” menyuguhkan anomali yang sangat menyegarkan. Menitikkan denyut nadinya pada tempo medium-upbeat sekitar 123 BPM, lagu ini dibangun di atas pondasi departemen ritme yang begitu solid. Dentuman drum dan garis bass yang driving berpadu presisi dengan sapuan gitar melodis, ketukan perkusi yang presisi, hingga lapisan piano, keyboard, dan synth yang megah. Puncaknya terasa pada bagian chorus yang meledak—menjadikannya sebuah trek bernuansa anthemic yang siap menjadi pemantik koor masal di panggung-panggung festival besar.
Manifesto Komitmen dan Cinta yang Menguat Seiring Waktu
Dari segi lirik, “Till We’re Old” meretas definisi cinta yang tak lagi dangkal. Lagu ini mengartikulasikan bahwa ikatan emosional bukan cuma romantisme sesaat, melainkan sebuah keputusan sadar untuk melangkah bersama melewati dinamika zaman. Kalimat-kalimat tegas seperti “Through the fire and forever, I’ll be by your side” serta “Us against the world forever” menjadi pengungkit emosional yang mempertegas pesan: tentang keberanian untuk menua bersama dan menghadapi riak dunia dengan bahu membahu.
Napas Baru di Bawah Bendera Independen
Kelahiran single ini terasa semakin krusial karena menjadi penanda babak baru dalam linimasa karier D’MASIV. Setelah sekian lama berada di bawah naungan label mayor Musica Studios, mereka kini resmi menahbiskan diri sebagai band independen melalui label mereka sendiri, MSV Records. Energi baru ini sebenarnya sudah sempat dibocorkan secara eksplosif saat mereka menghentak panggung internasional AXEAN Festival di Bali. Dengan kemudi artistik yang kini sepenuhnya berada di tangan sendiri, “Till We’re Old” bukan sekadar lagu baru, melainkan sebuah pernyataan sikap bahwa kreativitas mereka justru semakin membara dan tak terbatas.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post