Pasar logam mulia dalam negeri kembali mengalami koreksi tajam. Harga perak murni yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam mencatatkan penurunan signifikan pada perdagangan Kamis (15/10/2026). Penurunan ini memperpanjang tren negatif harga komoditas perak dalam beberapa hari terakhir, yang memicu kecermatan ekstra bagi para investor dan pelaku usaha di sektor logam mulia.
Koreksi Tajam Tiga Hari Beruntun
Berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia, harga perak murni Antam terkoreksi tajam sebesar Rp 2.000 per gram. Penurunan drastis ini menempatkan harga perak berada di level Rp 37.700 per gram pada hari ini.
Koreksi ini menjadi yang terbesar sepanjang pekan ini, melanjuti tren penurunan beruntun yang terjadi sejak awal pekan. Sebelumnya pada Rabu (14/10/2026), harga perak Antam sudah tergerus sebesar Rp 600 menuju level Rp 39.700 per gram. Sementara pada Selasa (13/10/2026), harga komoditas ini juga melemah Rp 650 ke posisi Rp 40.300 per gram. Jika diakumulasi, harga perak Antam telah kehilangan nilai sebesar Rp 3.250 per gram hanya dalam rentang waktu tiga hari perdagangan.
Daftar Harga Perak Antam Berdasarkan Pecahan
Koreksi harga ini turut berdampak pada nominal harga jual pecahan besar perak murni Antam di pasaran. Untuk pecahan perak murni berukuran 250 gram, harga dasar yang ditetapkan mencapai Rp 9.825.000. Jika diperhitungkan dengan kewajiban Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11%, maka total harga konsumen untuk ukuran ini dipatok pada angka Rp 10.905.750.
Sementara itu, untuk unit perak murni dengan bobot 500 gram, Antam menetapkan harga dasar senilai Rp 18.850.000. Setelah ditambahkan komponen PPN 11%, harga akhir yang dibebankan kepada pembeli berada di level Rp 20.923.500.
Fluktuasi yang cukup tajam pada perak murni ini menjadi indikator dinamika pasar logam mulia yang perlu dicermati oleh para pelaku pasar modal maupun kolektor fisik. Pergerakan harga perak, yang sering kali dipengaruhi oleh sentiment industri global dan pergerakan nilai tukar, berpotensi membuka ruang revaluasi portofolio bagi para pengumpul aset investasi alternatif dalam jangka menengah hingga panjang.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post