Sinergi Keuangan Digital: Indonesia dan Hong Kong Jajaki Integrasi Pembayaran QR Lintas Negara
Ekosistem keuangan digital Indonesia terus mengepakkan sayapnya di panggung global. Bank Indonesia (BI) bersama Hong Kong Monetary Authority (HKMA) resmi menyepakati kerja sama strategis untuk mengeksplorasi interkoneksi sistem pembayaran berbasis kode QR lintas negara (cross-border QR payment). Langkah ini memuluskan jalan bagi kemudahan transaksi keuangan bilateral antara masyarakat Indonesia dan Hong Kong.
Kesepakatan bersejarah tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti dan Chief Executive HKMA Eddie Yue di sela-sela perhelatan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Indonesia Fintech Summit and Expo (FEKDI x IFSE). Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat infrastruktur pembayaran digital yang aman dan efisien di kawasan Asia.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan wujud komitmen kedua otoritas moneter untuk merajut kerja sama yang erat. Fokus utamanya adalah membangun mekanisme pembayaran lintas batas yang lebih cepat, murah, transparan, dan inklusif bagi pelaku usaha maupun wisatawan dari kedua belah pihak.
Membangun Kerangka Teknis dan Regulasi Multilateral
Melalui MoU ini, BI dan HKMA akan secara intensif membahas berbagai aspek teknis, operasional, hingga keselarasan regulasi. Proses eksplorasi ini ditujukan untuk merumuskan kerangka kerja yang solid agar sistem pembayaran berbasis QR dari kedua kawasan dapat saling terhubung dan berinteroperabilitas secara nirambatan (seamless).
Integrasi ini tidak hanya mempermudah transaksi pembayaran ritel bagi wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Hong Kong maupun sebaliknya, tetapi juga berpotensi besar mendorong efisiensi transaksi perdagangan skala kecil dan menengah (UMKM) antarwilayah. Langkah ini sejalan dengan percepatan transformasi digital ekonomi nasional yang terus didorong oleh otoritas moneter Indonesia.
Sinyal Kuat Ekspansi Agresif Jaringan QRIS Lintas Negara
Masuknya Hong Kong ke dalam peta kerja sama memperluas jangkauan jaringan QRIS Cross-Border milik Indonesia secara signifikan. Sebelumnya, Bank Indonesia telah sukses mengoneksikan sistem pembayaran digitalnya dengan beberapa negara mitra strategis di Asia, meliputi Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok.
Agresivitas BI dalam memperluas konektivitas sistem pembayaran tidak berhenti di situ. Bank sentral Indonesia ini juga dijadwalkan menandatangani MoU serupa dengan Bank Sentral Timor-Leste. Kesepakatan dengan Timor-Leste tersebut turut mencakup pemanfaatan QRIS untuk memfasilitasi transaksi pembayaran lintas batas negara tetangga tersebut.
Dengan rampungnya kesepakatan bersama Hong Kong dan Timor-Leste, jaringan konektivitas QRIS Cross-Border Indonesia dipastikan bakal menjangkau delapan negara dan wilayah administratif utama. BI menegaskan komitmennya untuk terus menjajaki kerja sama pembayaran lintas negara dengan otoritas moneter global lainnya guna memosisikan Indonesia sebagai salah satu pemain kunci dalam ekosistem keuangan digital dunia.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post