Transformasi Pengelolaan PKL, APKLI Merah Putih Matangkan Rakernas dan Pelantikan Pengurus Baru
JAKARTA — Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pedagang Kakilima (DPP APKLI) Merah Putih mematangkan agenda strategis nasional melalui persiapan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Rapat Kerja (Raker) kepengurusan periode 2026–2031. Langkah konsolidasi organisasi ini ditandai dengan rencana pelantikan jajaran pengurus baru yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Oktober 2026 di Jakarta.
Ketua Umum APKLI Merah Putih, Ali Mahsun Atmo, mengonfirmasi bahwa agenda pengukuhan dan rapat kerja tersebut bakal melibatkan sebanyak 116 personel pengurus jajaran DPP. Struktur ini mencakup posisi Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, Bendahara Umum, Ketua Harian, 11 Wakil Ketua Umum, 44 Ketua Bidang, 8 Wakil Sekjen, 8 Wakil Bendahara Umum, hingga 41 Departemen.
“Insya Allah semua rangkaian kegiatan tersebut bisa mengambil keputusan terbaik untuk masa depan cerah bagi usaha kecil mikro dan PKL Indonesia,” ujar Ali Mahsun saat memberikan keterangan di Jakarta Timur.
Peta Jalan Lima Tahun dan Efektivitas Tata Kelola Organisasi
Dalam forum Raker mendatang, fokus utama organisasi terpusat pada pemaparan rancangan besar (blue print) serta program kerja tahunan dan jangka panjang untuk lima tahun ke depan. Cetak biru pengelolaan usaha mikro tersebut akan dipaparkan secara mendalam oleh 11 Wakil Ketua Umum sesuai dengan bidang teknis masing-masing, lengkap dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang terukur.
Ali Mahsun menekankan pentingnya akuntabilitas dan profesionalisme dalam menjalankan roda organisasi. Pengelolaan struktur yang tertata dinilai menjadi modal utama dalam memperjuangkan hak-hak serta kesejahteraan para pelaku ekonomi informal di seluruh Indonesia.
“Ketika terkelola dengan baik, benar, dan profesional, organisasi ini akan menjadi bagian dari sumber daya yang kuat untuk menopang ekonomi kerakyatan,” tegas Ali.
Penguatan Strategi Komunikasi dan Visibilitas Digital
Selain pemantapan program kerja internal, peningkatan daya jangkau dan kesadaran publik (awareness) terhadap keberadaan APKLI Merah Putih turut menjadi sorotan. Ketua Harian DPP APKLI Merah Putih, Ellif Krismawati, menyebutkan bahwa penguatan identitas organisasi di era digital merupakan kebutuhan mendesak.
“Untuk meningkatkan awareness itu antara lain bisa dilakukan dengan memanfaatkan media sosial secara strategis, memperkuat identitas organisasi, serta memperluas kolaborasi dan jaringan kerja sama,” ungkap Ellif.
Sebagai langkah konkret, koordinasi teknis mengenai tata kelola informasi publik telah dibahas intensif dalam Rapat Bidang Media, Komunikasi, dan Hubungan Masyarakat. Rapat sektoral tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Umum Bidang Media, Komunikasi, dan Humas, Ali Akbar Soleman Batubara.
Agenda perumusan strategi komunikasi digital ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus kunci, antara lain Ketua Bidang Media Sosial dan Konten Digital Dwi Puantoro, Ketua Bidang Komunikasi Publik dan Kehumasan RH. Handini Wulan, Wakil Sekretaris Jenderal Rahman Sugidiyanto, serta jajaran departemen seperti Tarwiyanti, Safari Sidakaton, dan Ilham Yulianto.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post