Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
Debut Manis Andre Caldas Bawa Arema FC Bantai Dewa United Empat Gol Tanpa Balas/Buku Cyberselfish Bangkit Lagi dan Kembali Bidik Ideologi Libertarian Silicon Valley/Gubernur URI Tancap Gas Laporkan Persiapan Magang P3MD Langsung ke Prabowo di Hambalang/Nasib Hiu Tersesat di Kanal Korea Selatan, Berhasilkah Kembali ke Laut?/Cegah Perluasan Konflik Timur Tengah, Sekjen PBB Desak Genjatan Senjata demi Perdamaian/Pabrik Sepatu di Banten Gulung Tikar, 1.100 Buruh Kena PHK Massal/Jenderal Sayudi Didesak Reformasi Total Yanma demi Perkuat Struktur Polri/Achmad Maulana Bongkar Taktik Sayap Agresif di Balik Kemenangan Arema FC/Riset Ekonom Apollo Ungkap Mayoritas Perusahaan Belum Memetik Keuntungan Finansial dari AI/Daya Bumi Advisory Sasar Generasi Muda guna Pacu Literasi Pasar Modal/Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.500 Tahun Ditemukan di Lepas Pantai Turki/Uzbekistan Resmi Gunakan Abjad Latin Versi Revisi Mulai 2027/Singapura Minta Indonesia Setia pada Komitmen Pasokan Gas Bumi/Utamakan Industri Dalam Negeri, Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura/Dino Patti Djalal Endus Pergerakan Tim Siluman menjelang Pemilu/
Debut Manis Andre Caldas Bawa Arema FC Bantai Dewa United Empat Gol Tanpa Balas/Buku Cyberselfish Bangkit Lagi dan Kembali Bidik Ideologi Libertarian Silicon Valley/Gubernur URI Tancap Gas Laporkan Persiapan Magang P3MD Langsung ke Prabowo di Hambalang/Nasib Hiu Tersesat di Kanal Korea Selatan, Berhasilkah Kembali ke Laut?/Cegah Perluasan Konflik Timur Tengah, Sekjen PBB Desak Genjatan Senjata demi Perdamaian/Pabrik Sepatu di Banten Gulung Tikar, 1.100 Buruh Kena PHK Massal/Jenderal Sayudi Didesak Reformasi Total Yanma demi Perkuat Struktur Polri/Achmad Maulana Bongkar Taktik Sayap Agresif di Balik Kemenangan Arema FC/Riset Ekonom Apollo Ungkap Mayoritas Perusahaan Belum Memetik Keuntungan Finansial dari AI/Daya Bumi Advisory Sasar Generasi Muda guna Pacu Literasi Pasar Modal/Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.500 Tahun Ditemukan di Lepas Pantai Turki/Uzbekistan Resmi Gunakan Abjad Latin Versi Revisi Mulai 2027/Singapura Minta Indonesia Setia pada Komitmen Pasokan Gas Bumi/Utamakan Industri Dalam Negeri, Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura/Dino Patti Djalal Endus Pergerakan Tim Siluman menjelang Pemilu/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

Riset Ekonom Apollo Ungkap Mayoritas Perusahaan Belum Memetik Keuntungan Finansial dari AI

by Malang Today
October 26, 2026
Riset Ekonom Apollo Ungkap Mayoritas Perusahaan Belum Memetik Keuntungan Finansial

Riset Ekonom Apollo Ungkap Mayoritas Perusahaan Belum Memetik Keuntungan Finansial

Mitologi Efisiensi AI Terbentur Realitas: Sektor Non-Teknologi Masih Gigit Jari

Narasi besar mengenai kecerdasan buatan (AI) sebagai juru selamat efisiensi industri global kini menghadapi ujian realitas yang amat getir. Di luar lingkaran elite raksasa teknologi, gelombang investasi jumbo dan disrupsi AI rupanya belum memberikan dampak finansial yang nyata bagi korporasi arus utama. Janji manis peningkatan produktivitas dan ledakan margin keuntungan yang selama ini digembor-gemborkan para penginjil teknologi justru membentur tembok tebal di sektor riil.

Analisis tajam terbaru dari Torsten Slok, Chief Economist di lembaga ekuitas swasta global Apollo Global Management, membongkar ketimpangan ekstrem ini. Slok membedah performa finansial kelompok yang ia sebut sebagai S&P 493—yakni indeks S&P 500 setelah mengelurkan tujuh raksasa teknologi utama: Alphabet, Amazon, Apple, Meta, Microsoft, Nvidia, dan Tesla. Hasilnya mengejutkan: margin laba dan pendapatan per pekerja di ratusan korporasi non-teknologi tersebut cenderung stagnan, tanpa ada bukti empiris bahwa adopsi AI berhasil mendongkrak produktivitas secara signifikan.

“Di luar sektor teknologi, kecerdasan buatan sama sekali belum memberikan imbal hasil finansial bagi korporasi Amerika, terlepas dari besarnya investasi dan masifnya propaganda yang beredar,” tegas Slok dalam laporan resminya.

Kecerdasan Tanpa Judgement: Mengapa AI Gagal Mendongkrak Margin?

Sikap skeptis makin menguat ketika menyoroti mampukah sektor korporasi non-teknologi mengejar ketertinggalan mereka dari para raksasa Silicon Valley. Mengubah disrupsi teknologi menjadi pertumbuhan pendapatan dan efisiensi biaya nyata bukanlah perkara gampang sekadar mengintegrasikan perangkat lunak baru ke dalam sistem operasional perusahaan.

Slok garis bawahi perbedaan mendasar antara kemampuan komputasi dan dinamika bisnis yang rumit. Menurutnya, AI mungkin tampil impresif sebagai alat kalkulasi super cepat. Namun dalam realitas bisnis yang sesungguhnya, esensi utama dari kecerdasan adalah pertimbangan intuitif atau judgment—sesuatu yang belum dan mungkin tidak akan pernah dimiliki oleh model kalkulasi algoritmik.

“AI tidak memahami akuntabilitas, rasa percaya, budaya organisasi, aturan tak tertulis, kompromi etis, hingga prinsip keadilan. Padahal, seluruh elemen inilah yang membentuk risiko reputasi dan pada akhirnya menjadi penggerak utama pertumbuhan pendapatan serta margin keuntungan perusahaan,” papar Slok membongkar titik lemah otomatisasi AI.

Krisis Produktivitas dan Tanda-Tanda Kelelahan Industri

Temuan dari Apollo Global Management ini semakin memperkuat jajaran riset independen terkini yang mulai mengidentifikasi anomali adopsi AI di dunia kerja. Alih-alih memangkas beban kerja dan meningkatkan output secara drastis, pengimplementasian perangkat AI yang terburu-buru justru sering kali memicu kerumitan baru, peningkatan biaya infrastruktur cloud yang membengkak, hingga fenomena kejenuhan (burnout) di tingkat tenaga kerja.

Fenomena ini memicu sinyal bahaya bagi para pemimpin perusahaan dan investor modal ventura. Tanpa adanya restrukturisasi budaya kerja yang mendalam dan pemahaman atas keterbatasan fundamental AI, efisiensi yang dijanjikan teknologi ini berisiko hanya menjadi ilusi mahal. Industri kini dituntut untuk kembali rasional: membedakan antara nilai bisnis yang substantif dan sekadar euforia teknologi yang tak berujung pada neraca keuangan.

Logo Malang Today
Malang Today

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.

Related Posts

Buku Cyberselfish Bangkit Lagi Dan Kembali Bidik Ideologi Libertarian Silicon

Buku Cyberselfish Bangkit Lagi dan Kembali Bidik Ideologi Libertarian Silicon Valley

by Malang Today
October 26, 2026

Buku Cyberselfish kembali hadir mengkritik tajam paham libertarian Silicon Valley yang menguasai industri teknologi modern. Simak ulasannya!

Model Suara Baru Block Hadirkan Audio Ai Bertutur Mirip Manusia

Model Suara Baru Block Hadirkan Audio AI Bertutur Mirip Manusia Presisi Tinggi

by Malang Today
October 25, 2026

Model suara AI terbaru Block kini mampu meniru ucapan manusia dengan sangat mirip dan natural, menghadirkan interaksi audio yang kian...

Gugur Sebelum Berkembang Deretan Startup Dan Proyek Ai Yang Gagal

Gugur Sebelum Berkembang: Deretan Startup dan Proyek AI yang Gagal Bertahan

by Malang Today
October 25, 2026

Jelajahi daftar lengkap startup dan proyek AI yang gagal bertahan di industri teknologi terkini beserta alasan di balik kejatuhannya di...

Ledakan Tren Ai Berpotensi Lumpuhkan Infrastruktur Utama Internet

Ledakan Tren AI Berpotensi Lumpuhkan Infrastruktur Utama Internet

by Malang Today
October 25, 2026

Apakah AI akan merusak infrastruktur internet yang makin rapuh? Simak analisis mendalam dampaknya terhadap stabilitas jaringan global di sini.

Layanan Internet Starlink Di Ukraina Kembali Pulih Dan Beroperasi Normal

Layanan Internet Starlink di Ukraina Kembali Pulih dan Beroperasi Normal

by Malang Today
October 25, 2026

Layanan internet satelit Starlink di Ukraina dilaporkan telah kembali beroperasi normal setelah sempat mengalami gangguan koneksi.

Instacart Dilaporkan Sempat Jajaki Opsi Penjualan Perusahaan Ke Doordash Dan

Instacart Dilaporkan Sempat Jajaki Opsi Penjualan Perusahaan ke DoorDash dan Uber

by Malang Today
October 25, 2026

DoorDash dan Uber kabarnya sempat dilamar Instacart untuk akuisisi perusahaan, temukan fakta di balik rumor megamerger raksasa pengiriman ini.

Kucurkan Dana Rp13 Triliun Commonwealth Fusion Systems Siap Kembangkan Semikonduktor

Kucurkan Dana Rp1,3 Triliun, Commonwealth Fusion Systems Siap Kembangkan Semikonduktor Khusus Reaktor Fusi

by Malang Today
October 24, 2026

Commonwealth Fusion Systems raih dana $85 juta demi kembangkan semikonduktor canggih untuk mempercepat era energi fusi komersial yang efisien.

Carta Dan Newview Berkemitraan Dorong Startup Izinkan Karyawan Opsi Jual

Carta dan NewView Berkemitraan Dorong Startup Izinkan Karyawan Opsi Jual Saham Lebih Awal

by Malang Today
October 24, 2026

Kemitraan Carta dan NewView mudahkan karyawan startup jual saham lebih awal melalui pasar sekunder guna tingkatkan daya tarik talenta.

Techcrunch Founder Summit 2026 Bedah Strategi Konkrit Para Pendiri Startup

TechCrunch Founder Summit 2026 Bedah Strategi Konkrit Para Pendiri Startup Atasi Tantangan Bisnis Masa Kini

by Malang Today
October 24, 2026

Ikuti sesi meja bundar di TechCrunch Founder Summit 2026 untuk mengupas tuntas tantangan dan solusi bisnis startup terkini bersama para...

Nvidia Pamerkan Robot Canggih Microduck Yang Laris Manis Terjual 20

Nvidia Pamerkan Robot Canggih Microduck yang Laris Manis Terjual 20 Ribu Unit

by Malang Today
October 24, 2026

Bos Nvidia pamer robot Microduck lucu yang berpotensi jadi mainan terlaris Natal ini usai ludes terjual 20 ribu unit dalam...

Discussion about this post

Signaturee 2026 Badge
Signaturee Avatar
View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

10331
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.