Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
Sukses Rambah Dunia Akting, Penyanyi Anggun C Sasmi Sabet Penghargaan Internasional Prestige Award/Gencarkan Promosi, Yordania Siap Gaet Gelombang Wisatawan Tiongkok/Defisit APBN Indonesia Tembus 1,24 Persen dari PDB Per Oktober 2024/Kemenhub Terjunkan Tim Cari ABK MV Khatulistiwa 8 yang Tenggelam di Perairan Tuban/Pascakebakaran Hebat, BPBD Jatim Genjot Pemulihan Ekosistem Bromo-Semeru/Goodfire Rilis Sistem Pemantau AI Berbiaya Murah untuk Cegah Agent Liar/Ekspansi Kereta Canggih CRRC Sifang Potensial Ubah Peta Mobilitas Rel Global/Kenya Catat Kasus Pertama Ebola, Pasien Meninggal Dunia/Garuda Indonesia Tunjuk Thomas Oentoro Jadi Direktur Utama Baru/Warga Jaksel Laporkan Dugaan Pengeroyokan Usai Kegiatan Maulid di Pondok Pinang/Suara Hati Michelle Karla Merawat Cinta Jarak Jauh Lewat Digital Pillow Talk/Gaspol Tangguh Malang Desak Perlindungan Nyata Bagi Ojol Perempuan/Amazon Rilis Tablet Fire Terbaru Berbekal Alexa+ dan Akses Google Play Store/Wamenkeu Suahasil Sebut APBN dan Danantara Motor Utama Model Ekonomi Indonesia/Forum Beijing 2026 Dibuka 12 Oktober: Bahas Respons Cepat Pengaduan Publik dan Rilis Penelitian Terbaru/
Sukses Rambah Dunia Akting, Penyanyi Anggun C Sasmi Sabet Penghargaan Internasional Prestige Award/Gencarkan Promosi, Yordania Siap Gaet Gelombang Wisatawan Tiongkok/Defisit APBN Indonesia Tembus 1,24 Persen dari PDB Per Oktober 2024/Kemenhub Terjunkan Tim Cari ABK MV Khatulistiwa 8 yang Tenggelam di Perairan Tuban/Pascakebakaran Hebat, BPBD Jatim Genjot Pemulihan Ekosistem Bromo-Semeru/Goodfire Rilis Sistem Pemantau AI Berbiaya Murah untuk Cegah Agent Liar/Ekspansi Kereta Canggih CRRC Sifang Potensial Ubah Peta Mobilitas Rel Global/Kenya Catat Kasus Pertama Ebola, Pasien Meninggal Dunia/Garuda Indonesia Tunjuk Thomas Oentoro Jadi Direktur Utama Baru/Warga Jaksel Laporkan Dugaan Pengeroyokan Usai Kegiatan Maulid di Pondok Pinang/Suara Hati Michelle Karla Merawat Cinta Jarak Jauh Lewat Digital Pillow Talk/Gaspol Tangguh Malang Desak Perlindungan Nyata Bagi Ojol Perempuan/Amazon Rilis Tablet Fire Terbaru Berbekal Alexa+ dan Akses Google Play Store/Wamenkeu Suahasil Sebut APBN dan Danantara Motor Utama Model Ekonomi Indonesia/Forum Beijing 2026 Dibuka 12 Oktober: Bahas Respons Cepat Pengaduan Publik dan Rilis Penelitian Terbaru/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

Warga Jaksel Laporkan Dugaan Pengeroyokan Usai Kegiatan Maulid di Pondok Pinang

by Malang Today
October 8, 2026
Warga Jaksel Laporkan Dugaan Pengeroyokan Usai Kegiatan Maulid Di Pondok

Warga Jaksel Laporkan Dugaan Pengeroyokan Usai Kegiatan Maulid Di Pondok

Promo Hujan Bonus Fiberzone #Internetcepatindonesia

Protes Kembang Api Berujung Penganiayaan, Seorang Ibu Laporkan Oknum Warga ke Polda Metro Jaya

Seorang ibu rumah tangga bernama Amanda resmi melayangkan laporan ke Polda Metro Jaya setelah menjadi korban dugaan pengeroyokan dan intimidasi oleh sekelompok orang. Insiden tragis ini bermula saat korban melayangkan protes terhadap penggunaan kembang api bersuara nyaring dalam sebuah acara keagamaan yang memicu anak berkebutuhan khususnya mengalami kejang-kejang.

Laporan polisi tersebut telah diterima dan teregistrasi dengan nomor LP/B/7547/X/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA pada Kamis, 8 Oktober 2026. Korban menuntut keadilan atas tindakan represif yang dialaminya saat berusaha melindungi kondisi kesehatan buah hatinya.

Dentuman Kembang Api Picu Anak Berkebutuhan Khusus Kejang

Peristiwa bermula ketika sebuah acara peringatan Maulid Nabi di dekat kediaman korban menyalakan kembang api berukuran besar menggunakan mesin peluncur. Suara ledakan yang menggelegar seketika membangunkan anak Amanda yang memiliki kebutuhan khusus dari tidurnya.

“Saya datang ke sana karena berisik. Petasan kembang api yang segitu besarnya, dan itu bukan hanya dari petasan biasa, tapi dari mesin. Sehingga anak saya langsung kaget, bangun, kejang, panik, dan berteriak,” ujar Amanda saat menjelaskan situasi mencekam yang menimpa anaknya.

Didorong rasa panik melihat kondisi sang anak, Amanda mendatangi lokasi acara yang berjarak sekitar 200 hingga 250 meter dari rumahnya. Ia berniat meminta panitia menghentikan aktivitas penyalaan kembang api tersebut demi keselamatan bayinya.

Diinterogasi hingga Mengalami Kekerasan Fisik

Alih-alih mendapatkan respons persuasif, kehadiran Amanda di lokasi justru disambut dengan ketegangan. Korban mengaku diinterogasi mengenai identitas keagamaan hingga status kependudukannya di wilayah tersebut.

“Saya ditanya apakah kamu muslim atau bukan, ditanya apakah warga sini atau bukan. Padahal saya jelas-jelas warga sini. Jarak rumah saya ke lokasi hanya sekitar 200 meter. Saya hanya menuntut agar (kembang api) dimatikan karena sangat berisik,” tutur Amanda.

Situasi kian memanas saat sejumlah oknum warga mulai melakukan tindakan intimidasi fisik. Amanda mengaku dituduh sebagai provokator, diludahi pada bagian wajah, hingga didorong oleh beberapa pria sampai terjatuh ke dalam saluran air (got).

“Saya dibilang datang tidak kulonuwun (permisi). Padahal sebetulnya siapa yang tidak permisi? Saya ditahan, diludahi mukanya, disembur, dan disuruh pulang. Akhirnya saya diserang oleh bapak-bapak di sana,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Mediasi Buntu, Korban Tempuh Jalur Hukum dan Visum

Sebelum memutuskan membawa kasus ini ke ranah hukum, sempat ada upaya mediasi antara korban, warga terdampak lainnya, dan pihak penyelenggara acara. Namun, proses mediasi yang difasilitasi oleh pengurus RW dan Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) tersebut dinilai tidak memberikan keadilan bagi para korban.

“Kami sudah melakukan mediasi, tetapi hasilnya tidak memuaskan bagi saya dan beberapa korban lainnya. Kami merasa ini belum cukup karena penyelesaiannya hanya diwakili oleh RW dan LMK tanpa ada pertanggungjawaban langsung dari pelaku,” tegas Amanda.

Guna memperkuat bukti laporan dugaan penganiayaan dan pengeroyokan ini, Amanda bersama anaknya telah diarahkan oleh pihak kepolisian untuk menjalani visum medis di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Kasus ini kini tengah dalam penanganan intensif penyidik Polda Metro Jaya untuk mengungkap para pelaku di balik aksi kekerasan tersebut.

Logo Malang Today
Malang Today

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.

Related Posts

Sukses Rambah Dunia Akting Penyanyi Anggun C Sasmi Sabet Penghargaan

Sukses Rambah Dunia Akting, Penyanyi Anggun C Sasmi Sabet Penghargaan Internasional Prestige Award

by Malang Today
October 9, 2026

Penyanyi Anggun sukses meraih penghargaan membanggakan di bidang akting, membuktikan bakat luar biasanya di dunia seni peran internasional.

Gencarkan Promosi Yordania Siap Gaet Gelombang Wisatawan Tiongkok

Gencarkan Promosi, Yordania Siap Gaet Gelombang Wisatawan Tiongkok

by Xinhua News
October 9, 2026

Yordania resmi meningkatkan upaya promosi demi memikat wisatawan Tiongkok untuk membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

Defisit Apbn Indonesia Tembus 124 Persen Dari Pdb Per Oktober

Defisit APBN Indonesia Tembus 1,24 Persen dari PDB Per Oktober 2024

by Malang Today
October 8, 2026

Defisit anggaran Indonesia mencapai 1,24 persen dari PDB per November 2024 akibat penurunan penerimaan negara dan peningkatan belanja publik.

Kemenhub Terjunkan Tim Cari Abk Mv Khatulistiwa 8 Yang Tenggelam

Kemenhub Terjunkan Tim Cari ABK MV Khatulistiwa 8 yang Tenggelam di Perairan Tuban

by Malang Today
October 8, 2026

Kemenhub kerahkan tim gabungan dan kapal patroli untuk mendukung pencarian ABK MV Khatulistiwa 8 yang tenggelam di perairan Tuban.

Ekspansi Kereta Canggih Crrc Sifang Potensial Ubah Peta Mobilitas Rel

Ekspansi Kereta Canggih CRRC Sifang Potensial Ubah Peta Mobilitas Rel Global

by Malang Today
October 8, 2026

CRRC Sifang menghadirkan inovasi mobilitas kereta api canggih yang efisien dan ramah lingkungan untuk mentransformasi transportasi modern.

Kenya Catat Kasus Pertama Ebola Pasien Meninggal Dunia

Kenya Catat Kasus Pertama Ebola, Pasien Meninggal Dunia

by Xinhua News
October 8, 2026

Kasus pertama virus Ebola terdeteksi di Kenya setelah seorang pasien dilaporkan meninggal dunia, memicu kewaspadaan tinggi dari otoritas kesehatan.

Garuda Indonesia Tunjuk Thomas Oentoro Jadi Direktur Utama Baru

Garuda Indonesia Tunjuk Thomas Oentoro Jadi Direktur Utama Baru

by Malang Today
October 8, 2026

Garuda Indonesia resmi menunjuk Thomas Oentoro sebagai CEO baru untuk memimpin arah strategis dan pemulihan kinerja maskapai nasional.

Wamenkeu Suahasil Sebut Apbn Dan Danantara Motor Utama Model Ekonomi

Wamenkeu Suahasil Sebut APBN dan Danantara Motor Utama Model Ekonomi Indonesia

by Malang Today
October 8, 2026

Wamenkeu Suahasil tegaskan APBN dan Danantara siap jadi instrumen kunci dorong model pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan.

Forum Beijing 2026 Dibuka 12 Oktober Bahas Respons Cepat Pengaduan

Forum Beijing 2026 Dibuka 12 Oktober: Bahas Respons Cepat Pengaduan Publik dan Rilis Penelitian Terbaru

by Xinhua News
October 8, 2026

Forum Beijing 2026 tentang respons cepat pengaduan publik dibuka 12 Oktober. Simak serangkaian hasil penelitian penting yang akan dirilis di...

Cegah Bakar Uang Danantara Bakal Bentuk Komite Khusus Pengawas Investasi

Cegah Bakar Uang, Danantara Bakal Bentuk Komite Khusus Pengawas Investasi

by Malang Today
October 8, 2026

Danantara bakal bentuk komite khusus guna mencegah investasi berlebih dan menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi Indonesia secara efektif.

Discussion about this post

View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

7468
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.