Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
Kecelakaan KM Virgo Transport 8 dan Peringatan Penting Keselamatan Pelayaran Nasional/Akhir Pekan Mencekam di Malang: Damkar Tangani Dua Kebakaran dan Satu Evakuasi Warga/Bos Anthropic Bakal Jamuan Makan Malam Bersama Presiden Trump/Yield Obligasi AS Melesat, Pakar Ungkap Prospek dan Arah Harga Emas/Pertemuan Xi-Trump Dorong Arah Baru Hubungan Strategis China-AS/Presiden Serbia Aleksandar Vucic Umumkan Pengunduran Diri dari Jabatannya/Menegaskan Arah Pergerakan NU untuk Islam dan Keutuhan Indonesia/BPBD Probolinggo Pasok 24 Ribu Liter Air Bersih Atasi Krisis Kekeringan di Tiga Dusun/Strategi Bisnis Mobil Otonom Memasuki Babak Baru: Para Raksasa Teknologi Mulai Fokus Tentukan Arah/Bencana Banjir Parah Memaksa Pemerintah Thailand Meliburkan PNS Dua Hari/Kemarau Panjang Terjang Jawa Tengah, Waduk Tandon Krisak Mengering Total/Tolak Penolakan AS, Iran Tetap Teguh Eksekusi Rencana Strategis di Selat Hormuz/Wacana Syarat Dua Fraksi Capres Dinilai Berpotensi Mengubah Sistem Presidensial Jadi Parlementer/Gelar Tari Nusantara, Ibis Styles Malang Jaga Kelestarian Seni Tradisional Tradisi Lokal/Bos Anthropic Dario Amodei Jadi Bahan Parodi Kontroversi AI di Sketsa Komedi Saturday Night Live/
Kecelakaan KM Virgo Transport 8 dan Peringatan Penting Keselamatan Pelayaran Nasional/Akhir Pekan Mencekam di Malang: Damkar Tangani Dua Kebakaran dan Satu Evakuasi Warga/Bos Anthropic Bakal Jamuan Makan Malam Bersama Presiden Trump/Yield Obligasi AS Melesat, Pakar Ungkap Prospek dan Arah Harga Emas/Pertemuan Xi-Trump Dorong Arah Baru Hubungan Strategis China-AS/Presiden Serbia Aleksandar Vucic Umumkan Pengunduran Diri dari Jabatannya/Menegaskan Arah Pergerakan NU untuk Islam dan Keutuhan Indonesia/BPBD Probolinggo Pasok 24 Ribu Liter Air Bersih Atasi Krisis Kekeringan di Tiga Dusun/Strategi Bisnis Mobil Otonom Memasuki Babak Baru: Para Raksasa Teknologi Mulai Fokus Tentukan Arah/Bencana Banjir Parah Memaksa Pemerintah Thailand Meliburkan PNS Dua Hari/Kemarau Panjang Terjang Jawa Tengah, Waduk Tandon Krisak Mengering Total/Tolak Penolakan AS, Iran Tetap Teguh Eksekusi Rencana Strategis di Selat Hormuz/Wacana Syarat Dua Fraksi Capres Dinilai Berpotensi Mengubah Sistem Presidensial Jadi Parlementer/Gelar Tari Nusantara, Ibis Styles Malang Jaga Kelestarian Seni Tradisional Tradisi Lokal/Bos Anthropic Dario Amodei Jadi Bahan Parodi Kontroversi AI di Sketsa Komedi Saturday Night Live/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

Tolak Penolakan AS, Iran Tetap Teguh Eksekusi Rencana Strategis di Selat Hormuz

by Malang Today
September 28, 2026
Tolak Penolakan As Iran Tetap Teguh Eksekusi Rencana Strategis Di

Tolak Penolakan As Iran Tetap Teguh Eksekusi Rencana Strategis Di

Saling Kunci di Selat Hormuz: Iran Bergeming, AS Tolak Syarat Pembukaan Jalur Energi Dunia

Ketegangan di Timur Tengah kembali menemui jalan buntu setelah pemerintah Iran menyatakan sikap tegas untuk tidak melonggarkan syarat pembukaan kembali Selat Hormuz. Langkah keras Teheran ini tetap dipertahankan meskipun Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara terbuka menolak proposal gencatan senjata tersebut. Situasi ini membuat jalur pelayaran vital yang menjadi urat nadi pasokan energi global tersebut tetap berada dalam pusaran konflik yang mengkhawatirkan.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa rencana perdamaian yang diajukan negaranya mencakup penghentian total seluruh permusuhan di Timur Tengah, termasuk pertempuran di Lebanon, serta pemulihan poin-poin kesepakatan gencatan senjata yang sempat runtuh beberapa bulan lalu. “Syarat kami sudah sangat jelas. Setiap langkah menuju pembukaan kembali Selat Hormuz mutlak bergantung pada dipenuhinya syarat-syarat tersebut. Kami tidak akan mundur selangkah pun,” ujar Araghchi sebagaimana dikutip stasiun penyiaran negara Iran, IRIB.

Tarik Ulur Diplomasi di Tengah Sanksi dan Blokade

Kesepakatan yang sebelumnya runtuh akibat eskalasi pertempuran di sekitar Hormuz tersebut sebenarnya mengatur beberapa poin krusial. Di antaranya adalah pencairan aset-aset Iran yang dibekukan, pencabutan sanksi terhadap ekspor minyak Iran, serta penghentian blokade laut yang dilakukan oleh militer Amerika Serikat.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menegaskan penolakannya terhadap draf perdamaian tersebut. Menurut Trump, tawaran Iran muncul karena posisi negara tersebut yang kian terdesak akibat konflik yang telah berlangsung selama hampir tujuh bulan ini. “Mereka ingin membuat kesepakatan untuk segera membuka selat karena mereka kalah sangat telak. Mereka ingin berunding, dan saya rasa itu bagus. Saya juga suka bernegosiasi,” ungkap Trump kepada awak media.

Sikap senada disampaikan oleh Duta Besar AS untuk PBB, Mike Waltz. Ia menilai Teheran menuntut konsesi yang terlalu besar hanya untuk memulai kembali pembicaraan meja bundar. “Ini adalah upaya yang cukup sinis dengan menyodorkan sesuatu yang mereka tahu pasti akan ditolak. Meminta pencabutan blokade, sanksi internasional, dan akses ke miliaran aset hanya untuk sekadar berbicara adalah hal yang tidak masuk akal,” kata Waltz dalam wawancara bersama NBC News.

Ketegangan Militer Meningkat: Penyitaan Drone Bawah Air AS

Di tengah kebuntuan meja diplomasi, situasi di lapangan justru kian memanas. Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) mengumumkan telah menyita sebuah drone kapal selam milik militer Amerika Serikat di kawasan strategis Selat Hormuz. Pihak militer Iran menuduh wahana bawah air tanpa awak tersebut digunakan untuk aktivitas spionase.

Saat ini, perangkat pengintai bawah air tersebut telah diamankan oleh tim spesialis Garda Revolusi untuk dilakukan proses pemulihan dan analisis data. Insiden ini menambah panjang daftar gesekan fisik di jalur perairan tersebut, di mana Iran kerap menargetkan kapal-kapal komersial yang dianggap melanggar prosedur izin melintas, yang kemudian kerap dibalas dengan serangan udara terbatas oleh AS ke wilayah pesisir Iran.

Dampak Global dan Desakan Keamanan Jalur Energi

Ketidakpastian di Selat Hormuz memicu kekhawatiran mendalam dari negara-negara tetangga di kawasan. Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Faisal bin Farhan, dalam forum PBB mengkritik lambannya respons dunia internasional dalam menjaga keamanan jalur maritim strategis, termasuk Selat Hormuz dan Bab al-Mandab.

“Kerajaan Arab Saudi menolak keras tindakan pihak mana pun yang menggunakan jalur perairan vital ini sebagai alat penekan, ancaman, atau alat untuk merugikan kepentingan negara lain,” tegas Faisal, merujuk pada pentingnya jalur tersebut bagi ketahanan energi global.

Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian yang bertemu dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres di New York menyatakan bahwa Iran tidak pernah meninggalkan meja perundingan. Namun, berkaca pada pengalaman masa lalu, Teheran mengaku telah kehilangan kepercayaan terhadap komitmen Amerika Serikat.

Melalui mediator Qatar, Iran dilaporkan telah mengirimkan draf rencana taktis berdurasi tujuh hari kepada AS. Jika syarat-syarat yang diajukan dipenuhi, Selat Hormuz dapat kembali dibuka untuk pelayaran internasional dalam waktu sepekan. Kini, keputusan sepenuhnya berada di tangan Washington, sementara sayap militer Iran menegaskan akan terus memberikan tekanan hingga seluruh tuntutan mereka dipenuhi.

Logo Malang Today
Malang Today

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.

Related Posts

Kecelakaan Km Virgo Transport 8 Dan Peringatan Penting Keselamatan Pelayaran

Kecelakaan KM Virgo Transport 8 dan Peringatan Penting Keselamatan Pelayaran Nasional

by Malang Today
September 28, 2026

Pelajari penyebab insiden KM Virgo Transport 8 dan evaluasi keselamatan pelayaran demi mencegah kecelakaan serupa di perairan Indonesia.

Yield Obligasi As Melesat Pakar Ungkap Prospek Dan Arah Harga

Yield Obligasi AS Melesat, Pakar Ungkap Prospek dan Arah Harga Emas

by Malang Today
September 28, 2026

Simak analisis ahli terkait nasib harga emas dunia yang tertekan di tengah lonjakan yield obligasi AS dan dampaknya bagi pasar...

Pertemuan Xi Trump Dorong Arah Baru Hubungan Strategis China As

Pertemuan Xi-Trump Dorong Arah Baru Hubungan Strategis China-AS

by Xinhua News
September 28, 2026

Simak poin penting pertemuan Xi Jinping dan Donald Trump yang menekankan babak baru hubungan strategis serta kerja sama ekonomi antara...

Presiden Serbia Aleksandar Vucic Umumkan Pengunduran Diri Dari Jabatannya

Presiden Serbia Aleksandar Vucic Umumkan Pengunduran Diri dari Jabatannya

by Malang Today
September 28, 2026

Presiden Serbia Aleksandar Vucic secara mengejutkan mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan di tengah dinamika politik negara yang memanas.

Menegaskan Arah Pergerakan Nu Untuk Islam Dan Keutuhan Indonesia

Menegaskan Arah Pergerakan NU untuk Islam dan Keutuhan Indonesia

by Malang Today
September 28, 2026

Temukan kisah perjalanan pergerakan Nahdlatul Ulama yang memadukan nilai Islam dan keindonesiaan secara selaras dalam menjaga keutuhan NKRI.

Bencana Banjir Parah Memaksa Pemerintah Thailand Meliburkan Pns Dua Hari

Bencana Banjir Parah Memaksa Pemerintah Thailand Meliburkan PNS Dua Hari

by Malang Today
September 28, 2026

Pemerintah Thailand meliburkan PNS selama dua hari akibat banjir parah di Bangkok demi menjaga keselamatan warga dan melancarkan evakuasi.

Kemarau Panjang Terjang Jawa Tengah Waduk Tandon Krisak Mengering Total

Kemarau Panjang Terjang Jawa Tengah, Waduk Tandon Krisak Mengering Total

by Xinhua News
September 28, 2026

Waduk Tandon Krisak di Jawa Tengah mengering parah akibat kemarau panjang hingga berubah menjadi hamparan rumput hijau yang luas.

Wacana Syarat Dua Fraksi Capres Dinilai Berpotensi Mengubah Sistem Presidensial

Wacana Syarat Dua Fraksi Capres Dinilai Berpotensi Mengubah Sistem Presidensial Jadi Parlementer

by Malang Today
September 28, 2026

Pakar memperingatkan syarat minimal dua fraksi untuk calonkan presiden berisiko menggeser sistem presidensial Indonesia ke arah sistem parlementer.

Ruu Baru Bidik Perlindungan Pekerja Dan Perluasan Lapangan Kerja

RUU Baru Bidik Perlindungan Pekerja dan Perluasan Lapangan Kerja

by Malang Today
September 28, 2026

RUU terbaru fokus pada perlindungan hak pekerja dan penciptaan lapangan kerja demi dorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif.

Pengangguran Australia Melonjak Ke Level Tertinggi Sejak 2021

Pengangguran Australia Melonjak ke Level Tertinggi Sejak 2021

by Xinhua News
September 27, 2026

Tingkat pengangguran Australia naik ke level tertinggi sejak 2021, memicu kekhawatiran baru terkait stabilitas ekonomi dan pasar kerja negara tersebut.

Discussion about this post

View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

imunify-bot-check 5421
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.