Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
Dubes Inggris Dominic Jermey Tegaskan Kesiapan Sambut Delegasi Indonesia di KTT G20 Manchester/Dampak El Nino Memburuk, Bali Alami Kekeringan Ekstrem Tanpa Hujan Selama 123 Hari/Peringati 2 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Arema FC Gelar Doa Bersama Keluarga Korban di Malang/Rekomendasi Saham Hari Ini: Meneropong Potensi Cuan EMAS, UNTR, dan SRSN/Sengkarut Kopdes Merah Putih: Manajer Terlempar Luar Pulau, Gaji Minim, dan Jeratan Hukum Remang-Remang/Qatar Terus Mediasi AS-Iran untuk Jembatani Perbedaan/ASOS Tunjuk Kepala Divisi Pria, Luncurkan Kampanye Musim Gugur, dan Siapkan Majalah Mode/Aksi Ugal-ugalan Bermain Jet Ski di Tengah Lokasi Banjir Berakhir di Sel Tahanan/Meredam Polemik dan Esalasi Dampak Lingkungan Pusat Data Global/Pemkot Malang Kejar Pengisian Posisi Lurah dan Camat Kosong Demi Pelayanan Publik/Ekspansi Raksasa Tekstil Fujian Pacu Geliat Industri Baru di Kendal/Roger Lynch Mundur dari Jabatan CEO Condé Nast Raksasa Media Fashion Global/Panggung Paris Fashion Week Bergoyang Antara Gelora Tren dan Tensi Industri/BPOM Sita Impor Ilegal Asal China, AS, dan Australia Senilai Rp25 Miliar/Seksi Tol Probowangi Gending-Paiton Siap Beroperasi, Lanjutan hingga Besuki Menanti Kepastian Kementerian PU/
Dubes Inggris Dominic Jermey Tegaskan Kesiapan Sambut Delegasi Indonesia di KTT G20 Manchester/Dampak El Nino Memburuk, Bali Alami Kekeringan Ekstrem Tanpa Hujan Selama 123 Hari/Peringati 2 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Arema FC Gelar Doa Bersama Keluarga Korban di Malang/Rekomendasi Saham Hari Ini: Meneropong Potensi Cuan EMAS, UNTR, dan SRSN/Sengkarut Kopdes Merah Putih: Manajer Terlempar Luar Pulau, Gaji Minim, dan Jeratan Hukum Remang-Remang/Qatar Terus Mediasi AS-Iran untuk Jembatani Perbedaan/ASOS Tunjuk Kepala Divisi Pria, Luncurkan Kampanye Musim Gugur, dan Siapkan Majalah Mode/Aksi Ugal-ugalan Bermain Jet Ski di Tengah Lokasi Banjir Berakhir di Sel Tahanan/Meredam Polemik dan Esalasi Dampak Lingkungan Pusat Data Global/Pemkot Malang Kejar Pengisian Posisi Lurah dan Camat Kosong Demi Pelayanan Publik/Ekspansi Raksasa Tekstil Fujian Pacu Geliat Industri Baru di Kendal/Roger Lynch Mundur dari Jabatan CEO Condé Nast Raksasa Media Fashion Global/Panggung Paris Fashion Week Bergoyang Antara Gelora Tren dan Tensi Industri/BPOM Sita Impor Ilegal Asal China, AS, dan Australia Senilai Rp25 Miliar/Seksi Tol Probowangi Gending-Paiton Siap Beroperasi, Lanjutan hingga Besuki Menanti Kepastian Kementerian PU/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

Sengkarut Kopdes Merah Putih: Manajer Terlempar Luar Pulau, Gaji Minim, dan Jeratan Hukum Remang-Remang

by BBC Indonesia
October 1, 2026
Sengkarut Kopdes Merah Putih Manajer Terlempar Luar Pulau Gaji Minim

Sengkarut Kopdes Merah Putih Manajer Terlempar Luar Pulau Gaji Minim

Promo Hujan Bonus Fiberzone #Internetcepatindonesia

MALANG TODAY – Kebijakan penempatan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) menuai gelombang protes dari para peserta. Keputusan pemerintah yang mendistribusikan para manajer ke luar daerah domisili memicu kekecewaan luas, lantaran dinilai tidak sesuai dengan informasi awal yang beredar selama proses rekrutmen.

Polemik ini mencuat setelah penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan pada akhir September lalu. Banyak peserta yang sebelumnya meyakini akan ditugaskan di wilayah asal, justru mendapati diri mereka dipindahtugaskan hingga ratusan bahkan ribuan kilometer dari tempat tinggalnya.

Keluhan Manajer: Jauh dari Keluarga dan Beban Finansial

Saiful, seorang manajer asal Makassar, Sulawesi Selatan, mengaku terkejut saat menerima SK yang menugaskannya di Kabupaten Luwu—berjarak sekitar 300 kilometer dari tempat tinggalnya. Ia mengungkapkan, keterbatasan jumlah fisik bangunan koperasi di Makassar menjadi alasan utama penumpukan SDM yang akhirnya digeser ke daerah lain.

Kondisi yang lebih berat dialami Selvi, peserta asal Medan, Sumatra Utara. Perempuan berusia 24 tahun ini harus mendapati dirinya ditempatkan di Sulawesi Utara. Menurutnya, besaran gaji yang dijanjikan sekitar Rp5 juta hingga Rp6 juta per bulan tidak akan mencukupi jika harus menutup biaya operasional mandiri, seperti tempat tinggal dan transportasi di daerah penugasan yang sangat jauh dari keluarga.

Masalah serupa juga dirasakan Beni, manajer asal Deli Serdang. Meski masih berada di Sumatra Utara, ia ditempatkan di lokasi yang berjarak 60 kilometer dari rumahnya. Kebutuhan untuk menyewa tempat tinggal tambahan memicu kekhawatiran membengkaknya pengeluaran bulanan.

Sebelumnya, para peserta ini telah melalui proses seleksi ketat dan pelatihan intensif selama 45 hari. Namun, ketidakpastian status dan jadwal penempatan yang memakan waktu bertahun-tahun membuat sebagian peserta berada dalam posisi rentan, bahkan sampai harus menguras tabungan dan menjual aset pribadi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Tanggapan Pemerintah: Demi Pemerataan SDM

Menanggapi gelombang protes tersebut, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menjelaskan bahwa kebijakan penempatan lintas daerah diambil demi pemerataan kualitas sumber daya manusia (SDM) di seluruh wilayah Indonesia. Langkah ini juga dimaksudkan agar bangunan koperasi yang sudah berdiri dapat segera beroperasi tanpa terkendala kekosongan pengelola.

Kementerian Koperasi mencatat, dari total 28.260 manajer yang terdaftar, sekitar 85 persen telah menyatakan kesediaannya untuk ditempatkan di lokasi penugasan. Pemerintah juga memberikan opsi bahwa penyesuaian lokasi penempatan yang lebih dekat dengan domisili dapat diatur kembali setelah pembangunan fisik koperasi di daerah asal selesai dibangun.

Senada dengan itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengimbau para peserta untuk menerima SK penempatan terlebih dahulu agar status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun tidak gugur. Zulkifli memastikan para manajer akan menerima take home pay di kisaran Rp6,3 juta hingga Rp8,3 juta per bulan, mencakup gaji pokok dan berbagai tunjangan.

Kritik Pengamat: Lemahnya Perencanaan Hukum dan Operasional

Di sisi lain, Peneliti Hukum dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Muhammad Saleh, menilai sengkarut penempatan manajer KDMP ini menunjukkan lemahnya kerangka hukum dan perencanaan sejak awal program digulirkan. Pola kebijakan yang bersifat top-down dianggap tidak diimbangi dengan kesiapan regulasi serta kejelasan status kepegawaian yang matang.

Saleh menyoroti besarnya anggaran negara yang telah dikucurkan. Dengan biaya pelatihan mencapai sekitar Rp30 juta per peserta, total dana APBN yang digelontorkan untuk puluhan ribu manajer menembus angka lebih dari Rp1 triliun. Anggaran fantastis tersebut dinilai tidak sebanding dengan eksekusi di lapangan yang dinilai gagap dan merugikan para pekerja.

Ia mendesak pemerintah untuk segera melakukan evaluasi total dan pemetaan ulang risiko dalam pelaksanaan program KDMP. Tanpa adanya kajian teknokratis yang mendalam serta uji coba yang terukur, program skala nasional ini dikhawatirkan tidak akan mencapai target penguatan ekonomi desa secara optimal.

logo BBC Indonesia
BBC Indonesia

BBC Indonesia (atau BBC News Indonesia) adalah layanan berita berbahasa Indonesia dari lembaga penyiaran publik Britania Raya, British Broadcasting Corporation (BBC)

Related Posts

Dubes Inggris Dominic Jermey Tegaskan Kesiapan Sambut Delegasi Indonesia Di

Dubes Inggris Dominic Jermey Tegaskan Kesiapan Sambut Delegasi Indonesia di KTT G20 Manchester

by Malang Today
October 1, 2026

Dubes Inggris Dominic Jermey siap menyambut delegasi Indonesia di KTT G20 Manchester guna mempererat kerja sama dan hubungan bilateral.

Dampak El Nino Memburuk Bali Alami Kekeringan Ekstrem Tanpa Hujan

Dampak El Nino Memburuk, Bali Alami Kekeringan Ekstrem Tanpa Hujan Selama 123 Hari

by Malang Today
October 1, 2026

Bali mengalami kekeringan ekstrem tanpa hujan selama 123 hari akibat El Nino yang memperpanjang musim kemarau di berbagai wilayahnya.

Rekomendasi Saham Hari Ini Meneropong Potensi Cuan Emas Untr Dan

Rekomendasi Saham Hari Ini: Meneropong Potensi Cuan EMAS, UNTR, dan SRSN

by Malang Today
October 1, 2026

Cek rekomendasi saham hari ini 1 Oktober 2026 untuk potensi cuan maksimal. Analisis teknikal saham EMAS, UNTR, dan SRSN siap...

Qatar Terus Mediasi As Iran Untuk Jembatani Perbedaan

Qatar Terus Mediasi AS-Iran untuk Jembatani Perbedaan

by Xinhua News
October 1, 2026

Qatar terus jalin komunikasi intensif demi menjembatani perbedaan antara AS dan Iran guna menjaga stabilitas diplomasi di kawasan Timur Tengah.

Asos Tunjuk Kepala Divisi Pria Luncurkan Kampanye Musim Gugur Dan

ASOS Tunjuk Kepala Divisi Pria, Luncurkan Kampanye Musim Gugur, dan Siapkan Majalah Mode

by Malang Today
October 1, 2026

ASOS tunjuk kepala busana pria baru, rilis kampanye tren musim gugur, dan siap hadirkan kembali majalah ikoniknya untuk para pecinta...

Aksi Ugal Ugalan Bermain Jet Ski Di Tengah Lokasi Banjir Berakhir

Aksi Ugal-ugalan Bermain Jet Ski di Tengah Lokasi Banjir Berakhir di Sel Tahanan

by Malang Today
October 1, 2026

Niat hati mencari hiburan dengan bermain jet ski di lokasi banjir, aksi seorang pria justru berujung ditangkap polisi dan terancam...

Meredam Polemik Dan Esalasi Dampak Lingkungan Pusat Data Global

Meredam Polemik dan Esalasi Dampak Lingkungan Pusat Data Global

by Malang Today
October 1, 2026

Pelajari fakta di balik debat pusat data dan solusi pendinginan ramah lingkungan untuk menyeimbangkan kebutuhan AI serta keberlanjutan energi.

Ekspansi Raksasa Tekstil Fujian Pacu Geliat Industri Baru Di Kendal

Ekspansi Raksasa Tekstil Fujian Pacu Geliat Industri Baru di Kendal

by Xinhua News
October 1, 2026

Investasi tekstil asal Fujian resmi merambah Kendal dan memperkuat industri manufaktur Jawa melalui penyerapan ribuan tenaga kerja lokal.

Roger Lynch Mundur Dari Jabatan Ceo Conde Nast Raksasa Media

Roger Lynch Mundur dari Jabatan CEO Condé Nast Raksasa Media Fashion Global

by Malang Today
October 1, 2026

Roger Lynch resmi mengundurkan diri dari jabatan CEO Condé Nast dan memicu era baru dalam dinamika kepemimpinan industri media fashion...

Panggung Paris Fashion Week Bergoyang Antara Gelora Tren Dan Tensi

Panggung Paris Fashion Week Bergoyang Antara Gelora Tren dan Tensi Industri

by Malang Today
October 1, 2026

Paris Fashion Week hadir memukau di tengah euforia busana megah dan tensi industri. Simak ulasan tren serta dinamika panggung mode...

Discussion about this post

View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

imunify-bot-check 6133
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.